<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670</id><updated>2011-11-27T16:53:49.677-08:00</updated><title type='text'>Dunia Inspirasi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2910018505884419208</id><published>2008-11-24T18:08:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T18:41:35.024-08:00</updated><title type='text'>Inspirasi Menulis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SStlZmn8_CI/AAAAAAAAAGI/m8b5kOO0Xkw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SStlZmn8_CI/AAAAAAAAAGI/m8b5kOO0Xkw/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272419279306554402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap penulis pasti pernah mengalami kebuntuan dalam menulis. Mendadak macet di tengah-tengah proses penulisan, atau justru melepem saat baru ingin mulai menulis. Penyebabnya karena padamnya lentera inspirasi. Jalan pikiran menjadi gelap. Alhasil sang penulis terjebak, tak tahu harus melanjutkan ke arah mana. Tak ubahnya bagai perahu layar yang mendadak berhenti melaju akibat mati angin. Tidak maju, tidak pula mundur. Hanya mengapung-apung di tengah samudera. Jika sudah begitu, haruskah penulis berhenti menulis sementara menunggu kembalinya inspirasi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi adalah motor penggerak bagi penulis. Kehadirannya memang tak bisa ditebak. Kadang datang begitu saja tanpa diminta, kadang tak kunjung tiba meski sudah dinanti-nanti. Lantas bagaimana seandainya inspirasi tidak datang juga setelah sekian lama, haruskah penulis hanya terus menunggunya? Tentu saja tidak, karena jika seorang penulis baru menulis setelah inspirasi yang ditunggunya tiba, ini akan menyulitkan si penulis itu sendiri. Ia sulit menjadi produktif apabila hanya mengandalkan kedatangan inspirasi alias hanya pasif menunggu sampai inspirasi itu hinggap di kepalanya. Oleh sebab itu, penulis harus aktif mencari inspirasi. Menangkap inspirasi.&lt;br /&gt;Di mana inspirasi berada? Thornton Wilder (1897-1975), seorang novelis dan penulis sandiwara terkenal asal Amerika, berkata demikian: “bahan mentah karya-karya besar hanyut mengapung mengitari dunia, menunggu untuk dibungkus kata-kata.” Dengan kata lain, inspirasi ada di mana-mana. Dunia di sekeliling kita adalah harta karun inspirasi yang terus bertambah jumlahnya seiring dengan perjalanan waktu. Setiap hari selalu ada yang baru. Matahari di hari Senin tak pernah seratus persen sama dengan Matahari di hari Selasa keesokan harinya. Lagu X yang kita nikmati di bawah langit cerah pastilah menghasilkan nuansa berbeda dengan lagu X yang sama yang kita nikmati saat langit kelabu berhujan. Selalu ada sesuatu yang baru. Betapa melimpahnya inspirasi itu di sekitar kita. Keseharian kita sesungguhnya bertaburan inspirasi : filem, berita, buku, musik, langit, bunga, kucing, pakaian, tutur kata, gerak-gerik, tatapan mata, deru mobil, angin sore, lilin yang menyala, bulan purnama….; terlalu banyak untuk disebutkan. Itu hanya sebagian kecil dari sarang inspirasi.&lt;br /&gt;Inspirasi selalu sedang menunggu kita, para penulis, untuk menemukan dan menangkapnya. Dan kita pasti bisa, sebab kita semua telah diperlengkapi dengan seperangkat alat penangkapnya: indera. Jadi, apapun aktivitas keseharian atau kegiatan favorit kita, jangan biarkan inspirasi berlalu begitu saja tanpa arti. Jangan biarkan filem yang kita tonton, musik yang kita nikmati, buku yang kita baca, berita yang kita dengar, kejadian yang kita saksikan, orang-orang yang kita temui dan sebagainya, lewat dan sirna tanpa kita sempat menangkap inspirasi yang bertebaran di dalamnya.&lt;br /&gt;Tangkaplah inspirasi itu. Lalu catat dalam sebaris atau dua baris kalimat agar jangan sampai hilang terlibas keseharian kita yang lain sebelum akhirnya kita menjadikannya sebagai nafas dari tulisan kita kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2910018505884419208?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2910018505884419208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2910018505884419208' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2910018505884419208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2910018505884419208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/11/inspirasi-menulis.html' title='Inspirasi Menulis'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SStlZmn8_CI/AAAAAAAAAGI/m8b5kOO0Xkw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2421105319740216965</id><published>2008-10-19T21:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T22:12:57.915-07:00</updated><title type='text'>Cara Wanita Timur Merawat Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPwTN8ynDGI/AAAAAAAAAGA/pRYbgiiQesQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPwTN8ynDGI/AAAAAAAAAGA/pRYbgiiQesQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259099595239525474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MENGADOPSI cara wanita di negara Timur merawat dirinya, Shiseido menyajikan perawatan yang menggabungkan dua elemen dasar kehidupan Qi dan Xue. Negara-negara Timur, memiliki eksotikanya tersendiri. Salah satunya di dunia kecantikan. Cara wanita Timur merawat dirinya sering menjadi inspirasi yang tidak lekang dimakan waktu. Tsubo misalnya, suatu konsep perawatan dari Jepang yang unik digunakan oleh Shiseido.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam perawatan tradisional Timur, Qi (baca: shi) adalah jiwa, sementara Xue (baca: shie) adalah darah, merupakan elemen dasar dalam konsep kehidupan dan patologi/ ilmu penyakit," ujar Sien Lie, Training Manager Shiseido Indonesia. Umumnya, metabolisme tiap orang memiliki aliran tersebut. Jika semua lancar, mereka dinyatakan sehat. Otomatis kecantikan luar makin terpancar. Sebaliknya jika ada gangguan, kesehatan kulit pun akan terganggu. "Shiseido merupakan sebuah perawatan kulit yang tidak hanya merawat dari luar, melainkan dari dalam. Salah satunya dengan tsubo, yang sendirinya bisa menstimulasi Qi dan Xue tadi sehingga aliran energi tadi menjadi lancar," tutur Sien Lie. Tsubo merupakan titik-titik efektif di mana tekanan seharusnya diberikan untuk menstimulasi dan menormalkan sirkulasi Qi-Xue. Biasanya titik tsubo ditemukan di seluruh tubuh, termasuk kepala, wajah, lengan, kaki, dan biasanya terletak di sepanjang garis bujur di mana Qi dan Xue mengalir. Pada prinsipnya, tsubo lebih simpel dari akupunktur. Selain itu, tsubo dilakukan dengan tangan, bukan dengan jarum seperti akupunktur.&lt;br /&gt;Dalam setiap layanan professional facial yang diberikan oleh Shiseido, pasti dilakukan tsubo terhadap klien. Sebagai langkah awal, klien dapat berkonsultasi dengan aesthetician mengenai kondisi kulit dan jenis skin care yang tepat. Shesiedo sendiri memiliki berbagai varian perawatan kulit, mulai Shiseido The Skincare untuk kulit normal, normal kering, dan normal berminyak. "Aesthetician kami akan menganalisis kulit wajah agar bisa memberikan saran yang tepat sesuai dengan masalah kulit costumer. Untuk kategori produk sendiri dibedakan berdasarkan masalah kulit dan usia," kata wanita ramah ini.&lt;br /&gt;Proses perawatan professional facial dimulai dengan proses cleansing. Dari sini tsubo sudah mulai dilakukan. Meski tidak begitu intens. Porsi terbesar untuk melakukan tsubo adalah saat pemijatan. Selama sekitar 30 menit, costumer dapat merasakan pijatan di sekujur wajah dan tubuh bagian atas, dada, dan punggung. Aroma skincare juga begitu lembut menyempurnakan proses relaksasi. "Memang costumer akan mendapatkan perawatan yang lebih intens untuk menormalkan kembali kondisi kulit yang bisa jadi stres karena pengaruh lingkungan dan pekerjaan, maupun pola hidup," kata Sien Lie.&lt;br /&gt;Professional facial di Shiseido pun cenderung tidak sakit karena mereka menggunakan dua jenis vacuum berukuran sedang dan kecil. Aesthetician pun melakukannya perlahan, tapi hasilnya nyata. Kulit lebih bersih, komedo terangkat tanpa meninggalkan bekas merah. Satu sesi cleansing unik, yaitu menggunakan semacam sabun dan sikat elektrik. Baru setelah itu costumer akan diberikan masker wajah dengan sifat materi lebih padat, tapi tidak lengket dan berbau. Paduan dari teknik tsubo dan produk skincare Shiseido diyakini sangat berpengaruh dalam menjadikan kulit dan tubuh seseorang menjadi lebih cantik dan sehat. Professional facial dari Shiseido dapat dilakukan di seluruh gerai Shiseido.&lt;br /&gt;(sindo//tty)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://lifestyle.okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2421105319740216965?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2421105319740216965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2421105319740216965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2421105319740216965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2421105319740216965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/cara-wanita-timur-merawat-diri.html' title='Cara Wanita Timur Merawat Diri'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPwTN8ynDGI/AAAAAAAAAGA/pRYbgiiQesQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2270036474837794117</id><published>2008-10-13T18:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T19:31:49.851-07:00</updated><title type='text'>inspirasi toko Klontong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPQEfUAkldI/AAAAAAAAAF4/Vm4USVRx6P8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPQEfUAkldI/AAAAAAAAAF4/Vm4USVRx6P8/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256831601041774034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau Anda masih kebingungan mencari usaha sampingan, coba deh buka toko kelontong. Ternyata usaha yang sering dipandang sebelah mata ini bisa menjadi alternatif sumber penghasilan bagi Anda sekeluarga. Apalagi untuk memulai usaha toko tidak membutuhkan modal besar dan keahlian khusus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentunya Anda tidak asing lagi dengan toko kelontong. Toko yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari ini mudah ditemukan di sekitar Anda. Kalau Anda perhatikan sebenarnya usaha ini cukup menjanjikan. Terbukti banyak keluarga yang hidup berkecukupan berkat membuka toko.&lt;br /&gt;Sebagaimana Bang Ojok, pemilik toko kelontong di Jatipulo, Jakarta Barat ini menggantungkan hidupnya hanya dari basil buka toko. “Alhamdulillah sekarang anak saya juga sudah ikut-ikutan buka toko meskipun masih kecil-kecilan,” katanya Toko biasanya merupakan usaha yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Anda bisa membagi tugas di antara mereka. Seperti toko Supriyanto, berhubung Supriyanto masih bekerja maka istrinya yang menunggu toko.&lt;br /&gt;Ketika hendak berangkat ke kantor ia membawa catatan barang barang yang perlu dibeli. Nanti pulang kantor ia mampir ke toko grosir atau agen untuk kulakan. Kalau hari libur tiba gantian istrinya yang belanja. Kedua anaknya pun ikut ambil bagian menjaga toko sepulang dari sekolah.&lt;br /&gt;Usaha yang fleksibel&lt;br /&gt;Mengelola toko itu sebenarnya mudah. Karena usaha ini tidak membutuhkan keahlian khusus, misalnya harus menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu. Bahkan banyak pemilik toko sukses yang buta huruf. Usaha ini hanya membutuhkan kemampuan untuk menghafal harga dan mengenali jenis barang.&lt;br /&gt;Selain itu, Managing Partner Sarosa Consulting Group, Pietra Sarosa, mengatakan pengusaha toko juga harus telaten dengan uang recehan. Dalam usaha ini margin keuntungan yang didapat kecil, kalau tidak telaten dengan uang kecil-kecil Anda sulit mendulang keuntungan.&lt;br /&gt;“Kalau maunya sekali transaksi langsung untung gede sebaiknya jangan buka toko, sebab kalau tidak telaten keuntungannya nggak kelihatan,” cetusnya.&lt;br /&gt;Usaha toko sangat fleksibel untuk dijalankan. Anda bisa memanfaatkan garasi rumah untuk jualan, sewa tempat yang dekat jalan raya, sewa lokasi pasar. Atau kalau modal benar-benar cekak Anda bisa buka toko rombong yang menempel di pinggir-pinggir jalan.&lt;br /&gt;Toko rombong ini tidak memakan biaya sewa tempat, dan modal usahanya juga kecil. Justru toko rombong sering mendapat uang&lt;br /&gt;promosi dari perusahaan rokok kalau rombongnya boleh dijadikan sarana promosi. Tapi Anda perlu hati-hati dengan aksi Trantib yang belakangan ini Bering menggusur pedagang kaki lima.&lt;br /&gt;Mengakali cashflow&lt;br /&gt;Persoalan yang disering dihadapi oleh pengusaha toko adalah masalah likuiditas. Acapkali pengusaha kehabisan uang tunai gara gara barang dagangannya banyak diutang pembeli. Atau kalau tidak, uang tunainya habis karena barang dagangannya belum laku dijual.&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi masalah banyaknya barang yang diutang, Pietra menyarankan agar memberikan diferensiasi harga. Jadi orang yang beli dengan tunai mendapat harga lebih murah ketimbang orang yang beli dengan utang. “Cara seperti ini bisa mendorong pembeli untuk membayar tunai,” ujarnya.&lt;br /&gt;Sedangkan masalah likuiditas yang disebabkan karena barang dagangan yang tidak laku, bisa diatasi dengan cara mengatur ccashflow. Lancar tidalaknya cashflow (aliran dana masuk dan dana keluar) ini berpengaruh terhadap keamanan likuiditas toko Anda. Kalau terlalu banyak barang yang tidak laku akan mengakibatkan kemacetan aliran dana.&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman Bang Ojok, ia hanya belanja barang-barang yang laris dijual di tokonya. Karena laku tidaknya barang dagangan tergantung dari lokasi toko. Bisa jadi shampo A laris di daerah X, tapi tidak laku di daerah Y.&lt;br /&gt;Untuk barang yang kurang laku juga disediakan tapi jumlah sedikit saja. Memang sebaiknya Anda mengenali barang mana ya laku dan barang mana yang tidak laku. Kemampuan ini bisa Anda dapat dari pengalaman.&lt;br /&gt;Selain itu cashflow juga bisa diakali dengan memanfaatkan kredit yang diberikan oleh perusahaan pemasok barang. Perlu diketahui biasanya perusahaan menjual barangnya ke toko dengan sistim bayar tunai, bayar tangguh dan konsinyasi.&lt;br /&gt;Sistim pembayaran ini dapat gunakan untuk mengamankan likuiditas dengan cara menggolongkan produk dagangan di toko Anda.&lt;br /&gt;Pertama, produk yang laris manis dan tidak pernah meninggalkan sisa (fast moving product) bisa Anda beli secara tunai. Karena produk ini tidak mengancam likuiditas toko, toh juga akan segera laku.&lt;br /&gt;Kedua, produk yang kurang laris dan membutuhkan waktu untuk terjual (slow moving product), baiknya dibeli dengan cara kredit. Mintalah tenggat waktu kepa perusahaan untuk membayar produk ini.&lt;br /&gt;Ketiga, produk yang tidak laku atau jarang dicari pembeli, sebaiknya dengan sistim konsinyasi. Yaitu perusahaan menitipkan barangnya di toko Anda, kalau tidak laku boleh diambil lagi. Anda jangan mengeluarkan uang untuk bara semacam ini, karena risikonya beesar, Kecuali Anda memiliki cukup modal dan ingin berspekulasi dengan belanja barang ini. Sehingga meskipun barangnya tidak segera laku likuiditas Anda tetap aman.&lt;br /&gt;Keuntungan buka usaha toko kelontong&lt;br /&gt;Toko akan mendapat kredit atau penangguhan pembayaran dari perusahaan yang mengeluarkan produk, sehingga Anda bisa menghemat modal.&lt;br /&gt;• Toko yang sudah terkenal dan memiliki kinerja baik akan didatangi salesman. Jadi Anda tidak perlu repot-repot sari barang belanjaan.&lt;br /&gt;• Perusahaan sering memberikan imbalan uang kepada toko yang mau memajang promosi produknya.&lt;br /&gt;• Toko yang menjalin hubungan dengan salesman akan mengetahui perkembangan produk terbaru. Sehingga toko tidak ketinggalan mengikuti tren pasar.&lt;br /&gt;• Toko sering kebanjiran contoh produk (sample) ketika perusahaan meluncurkan produk barunya.&lt;br /&gt;• Toko dapat mengembalikan barang rusak atau kadaluwarsa ke perusahaan, manakala menjalin hubungan baik dengan perusahaan melalui salesmannya. Sehingga dalam hal ini risiko toko semakin kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2270036474837794117?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2270036474837794117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2270036474837794117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2270036474837794117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2270036474837794117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/inspirasi-toko-klontong.html' title='inspirasi toko Klontong'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPQEfUAkldI/AAAAAAAAAF4/Vm4USVRx6P8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-8734760535866670302</id><published>2008-10-13T18:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T18:51:49.320-07:00</updated><title type='text'>Bisnis Laundry Artis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP7Dr3y1zI/AAAAAAAAAFw/MdEGYrzlgLE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP7Dr3y1zI/AAAAAAAAAFw/MdEGYrzlgLE/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256821230806423346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyaknya para designer membuat pakaian dan bermacam jenis bahan dan agak mengesampingkan perawatannya, tampaknya ini menjadi peluang bisnis bagis Anya Dwinov. Presenter cantik ini membuka usaha jasa laundry bernama Essii Laundry di kawasan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta selatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari kebutuhannya terhadap jasa cuci mencuci serta menjadi salah satu klien perusahaaan laundry, pemilik nama lengkap Anya Dwi Novita Pahlawanti pun memutuskan terjun langsung merintis usaha tersebut.&lt;br /&gt;“saat itu ada saham yang dijual oleh salah satu pemegangnya karena alasan pindah ke luar kota, maka tawaran itu diberikan kepada saya” cerita Anya membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;PT Essii International didirikan pada 24 Februari 2005 lalu, namun mulai beroperasi secara komersil sejak 5 September 2005. “Saya bergabung bulan April 2006. Jadi, laundry ini sudah lama berjalan. Sejak saat itu pula menjadi awal untuk merubah menjadi awal untuk merubah seluruh signboard dan neon box Essii laundry” jelas Anya bersemangat.&lt;br /&gt;Sebagai perusahaan pendatang baru di bidang laundry and dry clean di Jakarta, Essii telah mempunyai jumlah pelanggan sebanyak 3.915 orang, terhitung Desember 2006. Apa rahasia dibalik kesuksesan usaha tersebut?. Salah satu yang diterapkan adalah menerima jenis-jenis pakaian yang dapat diproses antara lain stelan jas, celana, kemeja, mote atau payet, bahkan suede dan leather, wool, crayon, nylon, parasut.&lt;br /&gt;Essii pun menerima tas branded internasional, sepatu kulit, household serta boneka. “Percayakan semua karena Essii can wash all kind of materials” kata Anya berpromosi.&lt;br /&gt;Tak Hanya itu, Essii pun berani memberikan 100% guarantee bila ada terjadi kerusakan pada barang apabila ada kesalahan pada prises pencucian, bahkan tak tanggung tanggung, penggantian tersebut melebihi jasa laundry pada umumnya, yang hanya mampu mengganti 10 kali lipat dari ongkos jasanya.&lt;br /&gt;“Essii berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada calon pelanggan dengan memprioritaskan keamanan dan kebersihan pakaian” kata perempuan kelahiran 10 November 1982 ini.&lt;br /&gt;Lalu berapa investasi yang dikeluarkan ? “Wah itu rahasia perusahaan, tetapi dengan ketekunan saya dan tim sukses (karyawan) modal tersebut kembali dengan memuaskan” terang Anya.&lt;br /&gt;Kini Essii mampu mempekerjakan 40 karyawan dari semua outlet yang tersebar. “ini merupakan keinginan saya untuk mempekerjakan orang lain sehingga mengurangi jumlah pengangguran dan membentuk lapangan pekerjaan baru” Hal tersebut diperluas lagi dengan membuat sistem franchise.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-8734760535866670302?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/8734760535866670302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=8734760535866670302' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8734760535866670302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8734760535866670302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/bisnis-laundry-artis.html' title='Bisnis Laundry Artis'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP7Dr3y1zI/AAAAAAAAAFw/MdEGYrzlgLE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-3838326293340203398</id><published>2008-10-13T18:33:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T18:40:14.792-07:00</updated><title type='text'>Bisnis Pelatihan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP4dfB_pVI/AAAAAAAAAFo/HA14apf9AtI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP4dfB_pVI/AAAAAAAAAFo/HA14apf9AtI/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256818375501260114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jasa pelatihan merupakan usaha memberi pelatihan kepada publik maupun perusahaan untuk memberi nilai terhadap sumber daya manusianya agar dapat berkompetisi dan mengerjakan pekerjaan dengan baik. Pengelolaan usaha ini, yaitu waktu pelatihan, pengajar yang andal, tempat dan materi pelatihan dalam bentuk modul pelatihan. Tema pelatihan yang sangat menarik merupakan produk yang sangat diandalkan dalam jasa pelatihan ini. Bila tema pelatihan tidak menarik dan bukan kebutuhan saat ini, maka kerugian yang diperoleh pengelola.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan dapat dibuat berdasarkan kekhususan, misalnya pelatihan pemasaran, keuangan, sumber daya manusia (SDM), dan perbankan. Ada juga pengusaha yang menjalani usaha ini dengan membuat seluruh produk pelatihan. Menawarkan jasa pelatihan untuk bidang yang khusus membutuhkan sumber daya andal karena ujung tombak bisnis ini adalah SDM.&lt;br /&gt;Untuk menjalani usaha ini, pengusaha paling tidak harus mempunyai tiga staf andal, yaitu staf pemasaran, staf perencana modul, dan staf riset yang membuat penelitian berdasarkan kebutuhan para pihak.&lt;br /&gt;Staf yang andal untuk membuat tema pelatihan diperlukan yang sudah berpengalaman minimal empat tahun. Bila perlu staf tersebut berpendidikan pascasarjana. Sebaiknya buku modul produk berisi tema pelatihan dalam setahun harus dibuat. Modul tersebut sebaiknya dilakukan ada yang berulang dalam setahun agar peserta yang tidak dapat ikut pada suatu waktu dapat mengikuti modul yang sama pada waktu berikutnya.&lt;br /&gt;Buku modul dicetak dalam bentuk flyer atau brosur dan dikirimkan kepada konsumen yang diharapkan menjadi peserta pelatihan. Biaya mencetak flyer ini minimum Rp 1 juta dan akan lebih murah bila dicetak lebih banyak. Staf pemasaran membawa brosur ini ke perusahaan sebagai bahan presentasi dan harus melakukan pendekatan kepada kepala divisi SDM atau staf yang menangani pelatihan, atau staf bidang yang menginginkan pelatihan tersebut.&lt;br /&gt;Pengiriman melalui surat elektronik (surat-e) juga dapat dilakukan untuk memperkenalkan produk atau menawarkan produk. Menurut beberapa pihak yang telah menjalani usaha jasa pelatihan ini, pendekatan melalui surat-e sangat dibutuhkan karena hampir semua orang membuka surat-e-nya. Keingintahuan membuat surat tersebut dibaca.&lt;br /&gt;Peralatan&lt;br /&gt;Peralatan yang harus dimiliki, yaitu LCD atau infocus dan laptop yang berisi program lengkap dan jangan bajakan. Pengusaha sebaiknya memulai dengan produk yang benar. Untuk LCD atau infocus dibutuhkan biaya minimum Rp 7 juta dan laptop senilai Rp 7 juta. Bisa juga usaha dimulai dengan membeli peralatan bekas pakai yang harganya lebih murah, tetapi harus siap dan tahu memperbaikinya bila ada kerusakan.&lt;br /&gt;Ruang kantor untuk tempat kerja dan alamat tujuan para klien dengan luas minimum 50 meter persegi harus dimiliki. Biaya untuk kantor sangat bervariasi, mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 100 juta per tahun, tergantung lokasi. Untuk menghemat biaya, kantor dapat diadakan di pinggiran kota, tetapi umumnya direncanakan di tengah kota supaya kelihatan bonafiditas usaha.&lt;br /&gt;Peralatan lain yang harus dibeli yaitu komputer minimum 2 unit dan 1 mesin printer yang biayanya Rp 6 juta-Rp 12 juta. Pelayanan internet harus tersedia dengan biaya berlangganan Rp 500.000-Rp 1 juta per bulan.&lt;br /&gt;Peralatan meja dan kursi empat buah, biayanya sekitar Rp 4 juta. Biaya pembelian mesin faksimile dan telepon Rp 1 juta-Rp 2 juta.&lt;br /&gt;Staf&lt;br /&gt;Usaha ini butuh staf untuk mengurusi kantor, termasuk mengantar surat. Gaji mereka dibayar sesuai UMR atau yang sesuai dengan posisi tersebut. Untuk staf, pengusaha harus menyediakan motor dengan biaya sekitar Rp 7 juta untuk motor bekas dan motor baru sekitar Rp 12 juta.&lt;br /&gt;Biaya gaji untuk staf pendukung dengan pengalaman dapat dilakukan dengan sistem proyek. Mereka digaji tetap sesuai pasar dan kemudian diberi insentif sesuai dengan proyek yang dikerjakan, yaitu selesainya satu pelatihan. Insentif diberikan bila proyek memberi keuntungan pada perusahaan.&lt;br /&gt;Untuk pelatihan dua hari, pengusaha akan memperoleh keuntungan bila jumlah peserta 10 peserta. Untuk sebuah pelatihan dibutuhkan biaya iklan yang besarnya Rp 2 juta- Rp 15 juta sekali terbit. Tetapi, pengusaha dapat menggunakan iklan tetap yang biayanya lebih murah dan melakukan negosiasi dengan penerbit koran melalui agen iklan. Biaya makan serta rehat kopi dan teh untuk peserta pelatihan besarnya Rp 225.000 per orang per hari. Biaya penggandaan materi pelatihan Rp 50.000-Rp 100.000 per peserta.&lt;br /&gt;Selanjutnya, biaya pengajar pelatihan merupakan biaya yang cukup besar dan nilainya tergantung pada pengalaman dan reputasi pengajar. Ada pengusaha yang menetapkan biaya ini berdasarkan sesi yang diajarkan selama sehari, biasanya minimum berdurasi 1,5 jam dengan biaya sekitar Rp 1 juta-Rp 7,5 juta.&lt;br /&gt;Risiko paling besar yang dihadapi pengusaha dalam menjalani bisnis ini yaitu tidak adanya peserta yang mendaftar. Risiko ini dipecahkan dengan aktif melakukan pemasaran, baik melalui iklan, pertemuan langsung, maupun surat elektronik kepada teman-teman di kantor tersebut.&lt;br /&gt;Risiko lain tidak adanya pengajar pada waktu yang dibutuhkan atau tiba-tiba pengajar mengalami persoalan pribadi dan kantor sehingga tidak bisa memenuhi janji mengajar.&lt;br /&gt;Walau demikian, usaha ini dapat ditekuni dan akan memberi hasil cukup lumayan bila usaha telah dikenal. Tahun pertama dan kedua masih memperkenalkan usaha kepada pihak lain. Selamat berusaha dan berinvestasi.&lt;br /&gt;Dikutip dari: www.kompas.com / Oleh: Adler Haymans Manurung - Praktisi Keuangan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-3838326293340203398?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/3838326293340203398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=3838326293340203398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3838326293340203398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3838326293340203398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/bisnis-pelatihan.html' title='Bisnis Pelatihan'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPP4dfB_pVI/AAAAAAAAAFo/HA14apf9AtI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2731501305623667934</id><published>2008-10-13T18:17:00.001-07:00</published><updated>2008-10-13T18:22:29.614-07:00</updated><title type='text'>Kertas Daur Ulang (Bisnis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPzbc0wSFI/AAAAAAAAAFg/4pK1PDGjY3A/s1600-h/usahakertas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPzbc0wSFI/AAAAAAAAAFg/4pK1PDGjY3A/s200/usahakertas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256812842990979154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harso Susanto: Tak akan kekurangan bahan baku, memanfaatkan kertas daur ulang menjadi aneka barang kerajinan seperti kartu ucapan, bingkai foto, tempat kotak pencil, hiasan dinding, dan barang-barang kecil lainnya sudah agak jamak dikerjakan. Namun masih langka orang yang bisa membuat aneka keranjang, kotak-kotak besar, bahkan meja dan kursi dari bahan dasar kertas bekas. Adalah Harso Susanto, pengelola CV Semesta Recycled Paper, yang rela mengorbankan waktu dan biaya bereksperimen dengan sampah-sampah kertas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak sia-sia, kini produk-produk yang dihasilkannya telah mampu dijual di pasaran lokal maupun ekspor. Usaha ini dimulai perajin asal Jogyakarta itu pada Agustus 2006 lalu. Tetapi seperti diceritakan, sebelumnya ia pernah menjalankan usaha seperti ini tahun 1997 namun sempat terhenti. Pada waktu itu ia membuat lembaran kertas daur ulang yang kemudian langsung diproses menjadi kartu, photo frame, boxes, dan banyak lagi. “Tetapi setelah saya lihat di pasar, barang seperti itu sudah banyak ada di tokotoko. Makanya saya berpikir untuk&lt;br /&gt;membuat barang lain dari bahan yang sama,” tuturnya.&lt;br /&gt;Diimbuhkan, ketertarikan terhadap kerajinan yang menggunakan bahan kertas bekas itu selain bahan baku mudah didapat, ia juga berharap bahan itu bisa menjadi substitusi bahan kerajinan yang sebagian besar diambil dari alam. Pria yang pernah bekeija di perusahaan ekspor handicraft dari bahan dasar bambu, kayu, pandan, serta rotan itu melihat bahan baku, terutama kayu, menjadi semakin mahal dan sulit diperoleh karena beberapa daerah yang dulunya pemasok besar kini mulai menipis.&lt;br /&gt;Harso biasa memperoleh bahan baku dari lapak-lapak yang jumlahnya melimpah. Bisa juga dari pemulung langsung. Per minggu ia memerlukan bahan baku 2-4 kwintal atau tergantung kebutuhan.&lt;br /&gt;Kertas yang ada disortir dulu dan hanya dipilih kertas koran bekas saja dan itu pun bukan kertas tabloid, karena menurutnya hasilnya akan mudah patah. Kemudian kertas-kertas itu mulai dibasahi dengan tern kemudian dipilin dan ditempelkan pada mat yang sudah dibuat. Setelah dijemur kering, proses selanjutnya yaitu finishing serta pengecatan. Untuk keamanan maka Harso menjam in cat yang dipakai adalah cat dengan bahan pengencer air agar ramah lingkungan, anti racun, sehingga aman untuk anak-anak sekalipun. “Semua bahan tambahan seperti lem dan cat yang kami gunakan adalah waterbased, dan antitoxic,” tegasnya.&lt;br /&gt;Untuk memulai usahanya Harso telah menanamkan modal tidak kurang Rp 30 juta. Namun sebagian besar dipakai untuk eksperimen bahan dasar maupun pembuatan hampir selama 4 bulan. Percobaan itu meliputi cara membuat pilinan yang cepat, kertas yang sesuai, bahan-bahan yang aman, kualitas,. cara pengeringan, dan sebagainya. Karena terbuat dari kertas bekas, bahan perlu juga dilakukan uji coba kekuatan produk. Produk berukuran besar yang sudah dites bisa mengangkat beban hingga 5 kg. Kualitas itu, menurutnya masih diperbaiki terus-menerus.&lt;br /&gt;Semua proses produksi dikerjakan secara manual sehingga bentuk usaha kerajinan ini sekaligus menyerap banyak tenaga kerja. Menariknya Harso justru mempekerjakan para pengamen dengan alasan bagi mereka bekerja rumahan lebih aman daripada di jalanan. Sementara hasilnya baru dipasarkan pertama kali pada bulan Desember 2006 dengan sasaran pasar dalam negeri terutama untuk kalangan menengah ke atas, serta pasar ekspor.&lt;br /&gt;Belum genap setengah tahun, rata-rata omset penjualan kurang lebih adalah Rp 12 juta per bulan. Penjualan di pasar lokal dilakukan melalui kerja sama dengan outlet-outlet, gateri dan toko kerajinan. Selanjutnya setain ikut di berbagai pameran barang kerajinan, pria yang mengaku tidak selesai kuliah itu juga berhubungan langsung dengan para eksportir dengan cara mengirimkan beberapa contoh produk. “Ternyata responnya bagus karena menurut saya belum ada yang lain. Kekurangan kami tinggal pada masalah desain,” akunya.&lt;br /&gt;Agar pasaran luar negeri dapat meningkat pria berusia 36 tahun dengan dua putra itu mengaku terus membuat inovasi desain dengan tanya sana-sini juga sambil melihat trend lewat internet. Karena masing-masing item mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda-beda, kapasitas produk per bulan tergantung pada jenis produk itu sendiri. Untuk model yang paling stint seperti box set 3 ia hanya bisa memproduksi 100 set per bulan, tetapi yang paling mudah bisa lebih dari 2000 buah per bulan. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 10.000,00 sampai Rp 150.000,00. “Kami juga menerima pernbuatan produk sesuai dengan desain pembeli, sedangkan desain itu tidak akan kami jual ke pihak lain,” jelasnya.&lt;br /&gt;Harso mengatakan tidak mengalami kendala berarti dalam menjalankan usaha kerajinan kertas daur ulang tersebut. Kesulitan seputar pemasaran untuk pasar lokal adalah jumlah yang masih terbatas. Peluang besar adalah pasar ekspor meskipun butuh dana lebih besar serta jalur yang agak berbelit.&lt;br /&gt;“Beberapa perusahaan sudah kontak lewat email. Mereka telah melihat gambar lewat situs kami, tetapi mereka masih belum yakin bahwa produk itu dari kertas dan kebanyakan mereka mengira bahan bakunya adalah rotan. Biasanya setelah melihat langsung baru percaya,” tuturnya.&lt;br /&gt;Soal bahan baku Harso jelas tidak menjumpai masalah. Kertas bekas dengan mudah bisa diambil di lapak-lapak atau bahkan dari pemulung langsung seperti yang ia lakukan selama ini. Nah, daripada kertas-kertas koran yang menumpuk di tempat Anda bingung hendak diapakan, lebih baik sekarang dipakai belajar membuat kerajinan perkakas.&lt;br /&gt;Analisa Bisnis Kerajinan Perkakas Dari Kertas&lt;br /&gt;(Daur Ulang):&lt;br /&gt;Modal awal Rp 30.000.000,00&lt;br /&gt;Omset penjualan per bulan Rp 12.000.000,00&lt;br /&gt;Keuntungan per bulan dengan margin 40% adalah Rp 4.800.000,00.&lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya: BEP sudah akan tercapai pada tiga bulan pertama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2731501305623667934?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2731501305623667934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2731501305623667934' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2731501305623667934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2731501305623667934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/kertas-daur-ulang-bisnis.html' title='Kertas Daur Ulang (Bisnis)'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPzbc0wSFI/AAAAAAAAAFg/4pK1PDGjY3A/s72-c/usahakertas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-5107132948322867550</id><published>2008-10-13T18:09:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T18:15:54.580-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi Rumah dan Kos2an (Bisnis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPypx4eQtI/AAAAAAAAAFY/anlAbjKCn-4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPypx4eQtI/AAAAAAAAAFY/anlAbjKCn-4/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256811989650260690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini kebutuhan akan rumah petak untuk disewakan pada kalangan berpenghasilan menengah kebawah rasanya bisa jadi salah satu alternatif pemasukan bagi kita yang kebetulan mempunyai modal berupa (atau untuk membeli) sebidang tanah dan penambahan biaya bahan bangunan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang kira-kira dibutuhkan dan perlu dipertimbangkan dalam mempersiapkan bisnis sewa-menyewakan rumah petak ini? Simak beberapa masukan berikut dari anggota milis Dunia Wirasausaha.&lt;br /&gt;Hal pertama untuk menentukan bagus tidaknya prospek bisnis rumah petak dimasa yang akan datang adalah lokasi. Anda bisa membeli atau membangun rumah petak di daerah dekat pabrik misalnya, tentunya dengan harapan agak kelak para buruh pabrik akan memerlukan rumah petak anda untuk disewa. Biasanya harga sewanya adalah antara Rp 200,000 sampai Rp 250,000.&lt;br /&gt;Contohnya daerah Cibinong. Sebuah harian yang terkenal dengan iklan barisnya baru-baru ini menawarkan iklan sebagai berikut: dijual rumah berlantai 250m2 yang terdiri dari empat buah rumah petak dimana listrik dibagi untuk empat rumah tersebut, tandon air satu buah seharga 180 juta dengan perkiraan sewa antara Rp 250,000 – Rp 300,000 per rumah.&lt;br /&gt;Nampaknya, koran pun bisa menjadi masukan kita untuk mencari dan menentukan lokasi penyewaan rumah petak sekaligus membandingkan harga-harga.&lt;br /&gt;Lokasi strategis lainnya adalah yang berada di wilayah perkantoran atau kampus. Tentunya rumah petak disewakan sebagai kos-kosan dengan fasilitas yang lebih lengkap sehingga bisa disewakan dengan tarif Rp 300,000 – Rp 400,000 per kamar per bulan. Tarif ini disesuaikan lagi dengan utilitas yang disediakan atau ditanggung oleh pemilik seperti listrik dan air dan fasilitas lain seperti TV, AC dan komputer.&lt;br /&gt;Suasana juga akan ikut menentukan tarif sewa. Kebanyakan mahasiswa yang jauh dari orang tua (walau satu kota sekalipun) cenderung memilih rumah kos yang terasa homy. Misalnya dengan pengadaan lahan hijau (taman belakang) rumah.&lt;br /&gt;Pembayaran Sewa&lt;br /&gt;Perbedaan dalam hal pembayaran untuk rumah petak biasa dan kos-kosan biasanya tidak menggunakan kontrak sewa (kebanyakan). Para mahasiswa membayar lebih dulu dimuka untuk tiga bulan pertama, selanjutnya pembayaran perbulan seperti biasa.&lt;br /&gt;Masalah yang mungkin timbul dalam hal pembayaran adalah penagihan uang sewa. Hal ini menjadi penting karena selalu saja ada kemungkinan penghuni yang ‘bandel’ dan mangkir dalam hal pembayaran.&lt;br /&gt;Karena itu, sangat disarankan untuk:&lt;br /&gt;• Mempunyai data yang lengkap tentang calon penyewa dan memastikan bahwa data-data tersebut benar adanya.&lt;br /&gt;• Mempunyai referensi yang jelas tentang darimana calon penyewa mengenal kita.&lt;br /&gt;• Untuk kos-kosan sangatlah penting mempunyai Ibu atau Bapak Kos untuk mengawasi kegiatan yang berlangsung sehari-hari (faktor kedekatan dan kenyamanan hubungan antara penyewa dan yang menyewakan bisa jadi faktor penting dalam hal kelancaran usaha) atau paling tidak, ada satu orang pengawas harian.&lt;br /&gt;• Yang lain adalah meminta bantuan tetangga mengecek kos-kosan secara berkala walaupun hal ini menjadi alternatif paling terakhir.&lt;br /&gt;Dua contoh pembayaran tiga bulan didepan:&lt;br /&gt;Pertama&lt;br /&gt;• bulan 1: bayar 3 bulan&lt;br /&gt;• bulan 2: bayar 1 bulan&lt;br /&gt;• bulan 3: bayar 1 bulan, dst.&lt;br /&gt;• bulan N-2: tidak membayar&lt;br /&gt;• bulan N-1: tidak membayar&lt;br /&gt;• dimana N adalah bulan penyewa keluar dari kos&lt;br /&gt;Kedua (biasanya lebih mudah diterapkan)&lt;br /&gt;X menyewa mulai Januari 2004. Pada saat masuk, X membayar untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Mulai bulan April X membayar bulanan seperti biasa.&lt;br /&gt;Penyewa Laki-laki atau Perempuan&lt;br /&gt;Ada yang berpendapat bahwa rumah petak atau kos-kosan yang disewa penyewa lelaki lebih gampang untuk dirawat secara kebersihan. Namun rasanya sih ini hal yang sangat relatif, tergantung pada individunya. Yang perlu ditekankan untuk para penyewa kos misalnya masalah kamar mandi dan toilet. Adanya larangan utnuk membuang bekas tissue atau pembalut wanita kedalam wc adalah hal yang penting untuk menghindari terjadinya bongkar pasang WC karena penyumbatan. Masalah lain seperti rokok yang dapat merusak karpet atau furniture (bila ada) juga penting untuk dikemukakan sejak awal masa sewa.&lt;br /&gt;Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa bisnis penyewaan dan atau kos-kosan biasanya sudah bisa BEP ditahun ke-3. (Sumber: www.bundabiz.com)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-5107132948322867550?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/5107132948322867550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=5107132948322867550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5107132948322867550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5107132948322867550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/10/inspirasi-rumah-dan-kos2an-bisnis.html' title='Inspirasi Rumah dan Kos2an (Bisnis)'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SPPypx4eQtI/AAAAAAAAAFY/anlAbjKCn-4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-428528948799913462</id><published>2008-08-07T18:38:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T18:40:32.423-07:00</updated><title type='text'>Tentang Nama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJukCrD_mGI/AAAAAAAAAFQ/C4vq40sXfT4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJukCrD_mGI/AAAAAAAAAFQ/C4vq40sXfT4/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231955757947132002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Raja Ptolemeus II yang memerintah Mesir dari masa 285 sampai 246 sebelum Masehi (SM) memiliki nama asli “Philadephus”, yang berarti “penyayang saudara”. Namun semasa hidupnya ia telah membunuh dua saudara laki-lakinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penerusnya, ternyata tidak lebih baik.&lt;br /&gt;Raja Ptolemeus IV, yang memerintah Mesir dari masa 221 hingga 203 MM, memiliki nama asli “Philopator”, yang mempunyai arti “penyayang ayah”. Namun dalam masa hidupnya, Raja Ptolemeus IV tersebut telah membunuh ayahnya. Mungkin benar juga kata pepatah, apalah arti sebuah nama.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan anda? Sudah sesuaikah nama anda dengan tingkah laku anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-428528948799913462?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/428528948799913462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=428528948799913462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/428528948799913462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/428528948799913462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/tentang-nama.html' title='Tentang Nama'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJukCrD_mGI/AAAAAAAAAFQ/C4vq40sXfT4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7173205758244930519</id><published>2008-08-07T18:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T18:37:15.292-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi Orang Cacat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJujNok-ncI/AAAAAAAAAFI/5xfFg1Oelos/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJujNok-ncI/AAAAAAAAAFI/5xfFg1Oelos/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231954846747106754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa tahun yang lalu, diadakan sebuah olimpiade khusus untuk orang-orang cacat di Seattle, Amerika Serikat. Saat itu diadakan pertandingan lari jarak pendek 100 meter. Sembilan pelari telah bersiap-siap ditempat start masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika pistol tanda pertandingan dinyalakan, mereka semua berlari sekuat tenaga meski tidak tepat berada di garis lintasannya masing-masing, namun semua berlari dengan wajah gembira menuju garis finish dan berusaha untuk memenangkan pertandingan. Kecuali seorang pelari. Seorang anak laki-laki yang tersandung dan jatuh berguling beberapa kali. Dan ia lalu menangis.&lt;br /&gt;Delapan orang pelari yang lain mendengar tangisan anak itu, lalu mereka memperlambat lari merka dan menoleh kebelakang. Mereka semua berbalik dan malah berlarian menuju anak lelaki yang terjatuh ditanah itu. Semuanya, tanpa terkecuali.&lt;br /&gt;Seorang gadis yang menyandang cacat keterbelakangan mental menunduk, memberikan sebuah ciuman kepadanya dan berkata, “Semoga ini membuatmu merasa lebih baik.” Kemudian kesembilan pelari itu bergandenga tangan, berjalan bersama menyelesaikan pertandingan menuju garis finish.&lt;br /&gt;Seluruh penonton yang ada di stadion berdiri, memberikan salut selama beberapa lama. Mereka yang berada disana saat itu masih saja tak bosan-bosannya memberikan salut tepuk tangan atas kejadian itu.&lt;br /&gt;Tahukah anda mengapa? Karena didalam diri kita masing-masing tahu, bahwa didalam hidup ini tak ada yang lebih berharga daripada kemenangan bagi kita semua, untuk kita bersama. Terkadang kita mesti mengalah untuk kepentingan yang lebih besar, demi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7173205758244930519?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7173205758244930519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7173205758244930519' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7173205758244930519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7173205758244930519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/inspirasi-orang-cacat.html' title='Inspirasi Orang Cacat'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJujNok-ncI/AAAAAAAAAFI/5xfFg1Oelos/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-6964294892147718174</id><published>2008-08-07T18:32:00.001-07:00</published><updated>2008-08-07T18:34:28.049-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi Tentang Menara Pisa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuildpvXJI/AAAAAAAAAFA/rXNzXvjni5c/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuildpvXJI/AAAAAAAAAFA/rXNzXvjni5c/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231954156619521170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menara Pisa, salah satu obyek wisata paling terkenal di Italia, bahkan didunia, ternyata menjadi miring karena salah bikin. Dan lebih dari itu, ternyata menara ini di bikin dalam waktu lebih dari seabad.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manar itu dibangun lebih dari tiga tahap. Tahap pertama dimulai dari tahun 1178, yang berlangsung hingga tingkat tiga. Pekerjaan dihentikan karena pada tahun kelima, menara sudah mulai miring keselatan. Pekerjaan pembangunan dihentikan hingga kira-kira 100 tahun, sebelum pada tahun 1272, tinggi menara ditambah 4 tingkat kearah berlawanan, agar menara dapat berdiri tegak.&lt;br /&gt;Karena tanah disekitar menara tidak stabil, maka pembangunan dihentikan, hingga ahirnya dilanjutkan kembali pada tahun 1360, atau 80 tahun kemudian. Pada pembangunan terakhir ini pula ditempatkan ruang lonceng pada puncak menara, dan menara Pisa mendapatkan bentuknya seperti sekarang ini yang kita kenal.&lt;br /&gt;Mungkinkah Menara Pisa ditegakkan? Mungkin saja. Namun berdasarkan pengamatan para ilmuwan, sekalipun Menara Pisa ditegakkan, bagian-bagian dalam Menara akan tetap melengkung akibat dari terlalu banyak koreksi yang dilakukan sejak pembangunannya 800 tahun lebih yang lampau.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-6964294892147718174?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/6964294892147718174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=6964294892147718174' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/6964294892147718174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/6964294892147718174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/inspirasi-tentang-menara-pisa.html' title='Inspirasi Tentang Menara Pisa'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuildpvXJI/AAAAAAAAAFA/rXNzXvjni5c/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-3822515083547133255</id><published>2008-08-07T18:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T18:32:19.465-07:00</updated><title type='text'>Manusia Mulai Mengeja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuiGRlQPBI/AAAAAAAAAE4/Snzh8a_J7SY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuiGRlQPBI/AAAAAAAAAE4/Snzh8a_J7SY/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231953620803533842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1697, seorang Perancis bernama Charles Perrault menyalin kisah Cinderella kedalam bahasanya sendiri, Perancis. Dalam kisah Cenderella sebelumnya, sepatu Cinderella terbuat dari bulu tupai berwarna putih dan abu-abu. Bahasa Perancis untuk kata bulu adalah “Vair”. Ternyata Charles salah menyalin, bahwa sepatu Cinderella terbuat dari “Verre”, yang bunyinya sama dengan “Vair”, namun berbeda artinya, yaitu kaca.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah anak-anak sedunia membayangkan ada sebuah sepatu kaca yang berkilauan yang tertinggal diatas tangga istana, dan mereka terheran-heran mengapa mereka tidak pernah melihat sepatu seperti itu didalam kenyataannya.&lt;br /&gt;Bila anda mengira bahwa mengeja suatu kata dengan benar adalah sesuatu yang tidak penting, maka anda perlu merenungkan kisah Cinderella ini. Oleh karena kesalahan kecil seorang pengeja, Cinderella akhirnya memakai sepatu yang salah untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-3822515083547133255?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/3822515083547133255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=3822515083547133255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3822515083547133255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3822515083547133255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/manusia-mulai-mengeja.html' title='Manusia Mulai Mengeja'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuiGRlQPBI/AAAAAAAAAE4/Snzh8a_J7SY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1379185265049147663</id><published>2008-08-07T18:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T18:29:14.745-07:00</updated><title type='text'>Harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuhNLxjuqI/AAAAAAAAAEw/e66iPaafTus/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuhNLxjuqI/AAAAAAAAAEw/e66iPaafTus/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231952639991986850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahulu kala, ada seorang pengusaha yang sangat terkenal di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu-persatu pabrik mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus berpindah ke pinggiran kota dan membuka rumah makan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sang suamipun telah tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itupun harus berganti rupa menjadi sebuah warung makan kecil disebelah pasar. Setelah lama tak terdengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat melayani para pembeli.&lt;br /&gt;Wahai ibu, bagaimana engkau sedemikian kuat? “Harapan, nak. Jangan pernah kehilangan harapan. Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski kita tahu tak akan sempat memetiknya buahnya yang ranum setelah bertahun-tahun kemudian.”&lt;br /&gt;“Nak, sekali engkau kehilangan harapan, kau akan kehilangan seluruh kekuatanmu menghadapi dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1379185265049147663?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1379185265049147663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1379185265049147663' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1379185265049147663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1379185265049147663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/dahulu-kala-ada-seorang-pengusaha-yang.html' title='Harapan'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJuhNLxjuqI/AAAAAAAAAEw/e66iPaafTus/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2579125163918468406</id><published>2008-08-05T19:50:00.001-07:00</published><updated>2008-08-05T19:52:22.419-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi  indonesia tentang Pendidikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkR3K2FzUI/AAAAAAAAAEo/uLB_zW6pxXQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkR3K2FzUI/AAAAAAAAAEo/uLB_zW6pxXQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231232081669246274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Memetakan wajah dunia pendidikan Indonesia adalah seperti memandang karut-marut negeri ini. Lebih mudah mengidentifikasi borok-borok pendidikan dibandingkan melihat inspirasi yang ada di dunia pendidikan, yang memberikan optimisme untuk kehidupan masa depan anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt;Sebut saja, dunia akademik sekolah-sekolah kita jauh dari prestasi para siswanya. Walaupun ada prestasi siswa Indonesia yang menjadi juara dalam Olimpiade ilmu pengetahuan dunia, prestasi tersebut bukan produk dari pendidikan di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal prestasi, sebagian besar siswa sekolah justru sibuk dijejali dengan solusi-solusi instan bimbingan belajar atau perpanjangan jam belajar sejak pagi hingga sore hari karena pendidikan yang normal dianggap tak memadai.&lt;br /&gt;Dalam dunia pendidikan kita, sudah jamak kita temui lulusan SMA yang tidak memiliki kompetensi dan ketrampilan vokasional untuk hidup. Sebab, sistem pendidikan memang disiapkan hanya sebagai jenjang untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.  Tak sanggup kuliah, tak mampu berkarya, anak-anak lulusan SMP dan SMA kemudian melakukan migrasi ke kota untuk menjadi buruh-buruh pabrik yang rentan terhadap eksploitasi karena rendahnya daya tawar ketrampilan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi isu akhlak, moralitas, dan karakter yang menyertai proses dan hasil  pendidikan. Kecurangan ujian, tradisi mencontek, pornografi remaja, narkoba, hingga tawuran terus menjadi masalah-masalah siswa di sekolah. Bahkan, tawuran tak lagi menjadi monopoli anak SMP-SMA. Mahasiswa yang dianggap sebagai kelompok elit masyarakat berbasis intelektual pun sibuk melakukan tawuran dan anarkisme di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara struktural, kebijakan pendidikan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang menggembirakan. Orientasi pendidikan yang tak jelas, birokrasi pendidikan yang sibuk dengan politik-organisasi, komitmen dan pengelolaan dana yang kacau. Yang terakhir, perlakuan pendidikan sebagai institusi bisnis yang membuat dunia pendidikan semakin jauh dari harapan masyarakat umum. Pendidikan yang baik semakin mahal dan tak terjangkau oleh kebanyakan anggota masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung-ujungnya, semua kesemrawutan dalam pendidikan itu ditanggung oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa harapan kita sebagai anggota masyarakat? Akankah kita menjadi katak yang direbus pelan-pelan hingga kemudian ketika air mendidih menjadi tak sanggup melompat lagi dan mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkeluh-kesah boleh-boleh saja. Tapi berkeluh-kesah tak banyak berguna kecuali membuang sampah emosi kita ke alam semesta. Sambil mendorong terus perubahan dan pembaruan pendidikan, kita memerlukan inisiatif dan tindakan-tindakan yang dapat menjadi inspirasi dan alternatif buat masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Model Alternatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini membahas mengenai homeschooling sebagai salah satu inisiatif dan model pendidikan alternatif bagi masyarakat. Sebagai sebuah gerakan, homeschooling menemukan signifikansinya dalam konteks inisiatif kultural yang dilakukan masyarakat sebagai respon terhadap model pendidikan yang tak memenuhi harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks gerakan masyarakat sipil (civil society), homeschooling merupakan wujud keterlibatan/inisiatif masyarakat untuk mempengaruhi keadaan sosio politik dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Proposal utama dari homeschooling adalah memberikan alternatif bagi masyarakat sehingga masyarakat memiliki berbagai alternatif yang dapat dipilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekspresi yang lebih positif, homeschooling dapat menggerakkan keluarga untuk terlibat aktif dalam pendidikan, menggantikan kepasrahan pada sistem sekolah. Partisipasi keluarga dengan seluruh kecintaan dan kepentingan masa depan anak-anak dapat menjadi sumber yang kuat untuk menjadi penggerak perubahan wajah dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Pendidikan Berbasis Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling bukanlah sekedar mengungkung anak di rumah, mengundang guru privat yang mahal, dan model belajar artis yang malas pergi ke sekolah. Sebagai sebuah gagasan dan praktek, homeschooling jauh lebih substantif dibandingkan persepsi yang berkembang di masyarakat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling adalah gerakan “back to basic”, memasuki kembali esensi-esensi pembelajaran yang tak dipasung oleh tempat belajar, jam belajar, keharusan-keharusan administratif dan ritual-ritual (baju seragam, uang gedung, buku baru, ijazah, wisuda, dll) yang semakin menggantikan esensi proses belajar. Dengan motto “belajar di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja”, homeschooling memberikan kesempatan proses belajar yang kontekstual dan penggunaan kehidupan keseharian sebagai sumber belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara model sekolah bersifat massal dan mengejar standar-standar eksternal seperti pabrik, homeschooling memberikan peluang untuk melakukan kustomisasi pendidikan; mulai aspek penentuan tujuan, pemilihan materi ajar, dan metode-metode yang digunakan dalam proses belajar. Homeschooling memberikan kesempatan kepada orangtua untuk menghargai keragaman jenis kecerdasan anak (multiple intelligences) yang tak mungkin dikembangkan dalam sistem pendidikan massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling bukanlah mengubah orangtua menjadi guru untuk proses belajar anak-anak karena kemampuan orangtua pasti terbatas. Peran utama orangtua dalam homeschooling adalah menjadi mentor dan fasilitator. Proses utama dalam pembelajaran homeschooling adalah menumbuhkan dan menggerakkan spirit belajar anak-anak sehingga anak-anak dapat menjadi pembelajar mandiri. Berbeda dengan model sekolah, homeschooling justru semakin mudah dilaksanakan pada saat anak semakin besar karena semakin anak menjadi besar, anak semakin mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena homeschooling dibangun dengan keluarga sebagai entitas penggerak kegiatan belajar, homeschooling meniscayakan keragaman dan sistem terdistribusi. Tak ada pusat dan model standar homeschooling karena setiap keluarga bebas merancang model pendidikan sesuai tujuan-tujuan pendidikan keluarga yang khas. Yang ada adalah entitas-entitas otonom, yang saling berinteraksi dalam proses penyelenggaraan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan Homeschooling di Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Homeschooling bukanlah sebuah ide asing di Indonesia dan dunia. Homeschooling adalah model awal pendidikan, sebelum pendidikan distrukturkan dan dilembagakan dalam institusi-institusi sekolah sebagaimana yang berkembang dalam beberapa abad terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dalam khazanah Indonesia, ide-ide homeschooling dapat kita lihat akarnya dari proses belajar otodidak, magang bisnis di kalangan pengusaha China, belajar dari orangtua dan kolega di kalangan pesantren. Tokoh-tokoh semisal KH Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, dan Buya Hamka adalah contoh diantara anggota masyarakat yang pernah menjalani pendidikan dengan model otodidak atau homeschooling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saat ini, di Indonesia ada sekitar 1400 orang yang melakukan homeschooling. Walaupun jumlah siswa homeschooling masih relatif kecil dibandingkan total seluruh siswa sekolah, siswa homeschooling terus bertambah dan tumbuh. Di Amerika Serikat saja, saat ini ada sekitar 3 juta siswa homeschooling dengan laju pertumbuhan 15% per tahun. Di Kanada, pada periode 2000-2001 ada sekitar 95.000 siswa homeschooling, di New Zealand sekitar 7000 (1996), Australia 55.000, dan masih banyak lagi kegiatan homeschooling yang tak terdata secara resmi di berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Di Amerika Serikat, walaupun homeschooling banyak diawali oleh kalangan agama yang merasa terancam nilai-nilai tradisionalnya (1970-an), praktisi homeschooling semakin beragam. Pertumbuhan homeschooling yang didasarkan pada alasan akademis semakin meningkat karena, berdasarkan riset, anak-anak homeschooling tidak kalah berprestasi dibandingkan anak-anak sekolah. Kekhawatiran mengenai isu sosialisasi dan eksklusivitas pun semakin tereduksi oleh fakta bahwa anak-anak homeschooling dapat berintegrasi secara sosial di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          It works! Homeschooling dapat dipraktekkan, itulah kunci perkembangan homeschooling yang terus tumbuh di masyarakat. Homeschooling dapat diselenggarakan oleh keluarga dengan latar belakang rata-rata; baik dari segi ekonomi maupun latar belakang pendidikan. Yang dibutuhkan adalah komitmen keluarga (orangtua dan anak) serta kesediaan orangtua untuk terus belajar dan bekerja keras mengembangkan kreativitas untuk meningkatkan proses pembelajaran anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang &amp;amp; Tantangan Bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sebagai sebuah model pendidikan alternatif di masyarakat, homeschooling memberikan peluang untuk berkontribusi pada perbaikan wajah pendidikan di Indonesia. Tentu saja harapan itu membutuhkan kerja keras agar gagasan-gagasan di homeschooling dapat dicerna masyarakat dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dengan gagasan menjadikan keluarga sebagai sentral perubahan pendidikan, gagasan homeschooling layak untuk didorong karena memberikan kesempatan pada setiap keluarga untuk menentukan apa yang terbaik buat dirinya. Homeschooling merupakan salah satu wujud demokratisasi pendidikan. Spirit otonom ini dapat menjadi energi yang kuat untuk memelihara kelangsungan gerakan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat berkembang baik, homeschooling perlu menghadapi tantangan-tantangan yang ada di hadapannya, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dukungan legalitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara prinsip, eksistensi homeschooling dijamin melalui UU Sisdiknas no 20/2003 pasal 27  yang mengatur pengakuan pendidikan jalur informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan. Negara juga menjamin praktisi pendidikan informal untuk mengikuti Pendidikan Kesetaraan jika praktisi homeschooling menginginkan kesetaraan dengan pendidikan formal (sekolah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan legalitas homeschooling adalah mengembangkan aturan-aturan teknis yang lebih pasti dan tetap sederhana. Kesederhanaan menjadi kata kunci penyusunan aturan teknis yang mencerminkan keberpihakan negara untuk memfasilitasi inisiatif yang tumbuh di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pembangunan infrastruktur kelembagaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendukung perkembangan homeschooling, diperlukan inisiatif-inisiatif untuk merekatkan kegiatan-kegiatan pembelajaran di setiap keluarga. Pembentukan komunitas belajar, interaksi antar-keluarga dan antar-komunitas diperlukan untuk menciptakan proses sinergi sekaligus pencarian model-model “best practises” yang beragam dalam penyelenggaraan homeschooling. Jaringan pembelajar (learners network) menjadi salah satu pelumas dan penggerak proses belajar dalam homeschooling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa depan, sarana fisik yang dibutuhkan dalam pengembangan homeschooling adalah pembentukan pusat belajar (learning center), perpustakaan, laboratorium, dan bengkel belajar. Lembaga-lembaga ini tidak menempel di sekolah, tetapi menjadi institusi mandiri yang dapat dimanfaatkan oleh siswa homeschooling atau siapapun yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kerangka kultural&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kekuatan dari homeschooling terletak pada keluarga, kunci keberhasilan homeschooling terletak pada penumbuhan kultur keluarga yang sehat. Kesehatan kultur keluarga bukan hanya terletak pada komitmennya untuk mendukung anak secara akademis-intelektual, tetapi juga komitmen untuk mengembangkan nilai-nilai moral tertinggi dan penghargaan terhadap keragaman (pendidikan multikultural) agar anak-anak dapat menjadi bagian integral yang dapat menyatu sekaligus menjadi agen perubahan untuk perbaikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pengembangan komunitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan aspek sosial dari proses pembelajaran, tantangan homeschooling adalah mengembangkan model belajar komunitas yang memungkinkan pengembangan aspek-aspek sosial dari anak homeschooling. Berbeda dengan model sekolah yang bersifat rigid dan terstruktur ketat, komunitas bersifat longgar dan cair yang berfungsi untuk mengintegrasikan proses-proses belajar individual yang diselenggarakan di rumah menjadi sebuah kerangka pandang holistik pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian paparan sekilas  mengenai homeschooling sebagai salah satu model alternative pendidikan. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menjadi pengantar diskusi/sharing kita mengenai pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2579125163918468406?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2579125163918468406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2579125163918468406' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2579125163918468406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2579125163918468406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/inspirasi-indonesia-tentang-pendidikan.html' title='Inspirasi  indonesia tentang Pendidikan'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkR3K2FzUI/AAAAAAAAAEo/uLB_zW6pxXQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1977576191213911499</id><published>2008-08-05T19:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T18:28:54.520-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi  indonesia tentang Pendidikan</title><content type='html'>Memetakan wajah dunia pendidikan Indonesia adalah seperti memandang karut-marut negeri ini. Lebih mudah mengidentifikasi borok-borok pendidikan dibandingkan melihat inspirasi yang ada di dunia pendidikan, yang memberikan optimisme untuk kehidupan masa depan anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt;Sebut saja, dunia akademik sekolah-sekolah kita jauh dari prestasi para siswanya. Walaupun ada prestasi siswa Indonesia yang menjadi juara dalam Olimpiade ilmu pengetahuan dunia, prestasi tersebut bukan produk dari pendidikan di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal prestasi, sebagian besar siswa sekolah justru sibuk dijejali dengan solusi-solusi instan bimbingan belajar atau perpanjangan jam belajar sejak pagi hingga sore hari karena pendidikan yang normal dianggap tak memadai.&lt;br /&gt;Dalam dunia pendidikan kita, sudah jamak kita temui lulusan SMA yang tidak memiliki kompetensi dan ketrampilan vokasional untuk hidup. Sebab, sistem pendidikan memang disiapkan hanya sebagai jenjang untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.  Tak sanggup kuliah, tak mampu berkarya, anak-anak lulusan SMP dan SMA kemudian melakukan migrasi ke kota untuk menjadi buruh-buruh pabrik yang rentan terhadap eksploitasi karena rendahnya daya tawar ketrampilan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi isu akhlak, moralitas, dan karakter yang menyertai proses dan hasil  pendidikan. Kecurangan ujian, tradisi mencontek, pornografi remaja, narkoba, hingga tawuran terus menjadi masalah-masalah siswa di sekolah. Bahkan, tawuran tak lagi menjadi monopoli anak SMP-SMA. Mahasiswa yang dianggap sebagai kelompok elit masyarakat berbasis intelektual pun sibuk melakukan tawuran dan anarkisme di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara struktural, kebijakan pendidikan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang menggembirakan. Orientasi pendidikan yang tak jelas, birokrasi pendidikan yang sibuk dengan politik-organisasi, komitmen dan pengelolaan dana yang kacau. Yang terakhir, perlakuan pendidikan sebagai institusi bisnis yang membuat dunia pendidikan semakin jauh dari harapan masyarakat umum. Pendidikan yang baik semakin mahal dan tak terjangkau oleh kebanyakan anggota masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung-ujungnya, semua kesemrawutan dalam pendidikan itu ditanggung oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa harapan kita sebagai anggota masyarakat? Akankah kita menjadi katak yang direbus pelan-pelan hingga kemudian ketika air mendidih menjadi tak sanggup melompat lagi dan mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkeluh-kesah boleh-boleh saja. Tapi berkeluh-kesah tak banyak berguna kecuali membuang sampah emosi kita ke alam semesta. Sambil mendorong terus perubahan dan pembaruan pendidikan, kita memerlukan inisiatif dan tindakan-tindakan yang dapat menjadi inspirasi dan alternatif buat masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Model Alternatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini membahas mengenai homeschooling sebagai salah satu inisiatif dan model pendidikan alternatif bagi masyarakat. Sebagai sebuah gerakan, homeschooling menemukan signifikansinya dalam konteks inisiatif kultural yang dilakukan masyarakat sebagai respon terhadap model pendidikan yang tak memenuhi harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks gerakan masyarakat sipil (civil society), homeschooling merupakan wujud keterlibatan/inisiatif masyarakat untuk mempengaruhi keadaan sosio politik dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Proposal utama dari homeschooling adalah memberikan alternatif bagi masyarakat sehingga masyarakat memiliki berbagai alternatif yang dapat dipilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekspresi yang lebih positif, homeschooling dapat menggerakkan keluarga untuk terlibat aktif dalam pendidikan, menggantikan kepasrahan pada sistem sekolah. Partisipasi keluarga dengan seluruh kecintaan dan kepentingan masa depan anak-anak dapat menjadi sumber yang kuat untuk menjadi penggerak perubahan wajah dunia pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Pendidikan Berbasis Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling bukanlah sekedar mengungkung anak di rumah, mengundang guru privat yang mahal, dan model belajar artis yang malas pergi ke sekolah. Sebagai sebuah gagasan dan praktek, homeschooling jauh lebih substantif dibandingkan persepsi yang berkembang di masyarakat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling adalah gerakan “back to basic”, memasuki kembali esensi-esensi pembelajaran yang tak dipasung oleh tempat belajar, jam belajar, keharusan-keharusan administratif dan ritual-ritual (baju seragam, uang gedung, buku baru, ijazah, wisuda, dll) yang semakin menggantikan esensi proses belajar. Dengan motto “belajar di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja”, homeschooling memberikan kesempatan proses belajar yang kontekstual dan penggunaan kehidupan keseharian sebagai sumber belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara model sekolah bersifat massal dan mengejar standar-standar eksternal seperti pabrik, homeschooling memberikan peluang untuk melakukan kustomisasi pendidikan; mulai aspek penentuan tujuan, pemilihan materi ajar, dan metode-metode yang digunakan dalam proses belajar. Homeschooling memberikan kesempatan kepada orangtua untuk menghargai keragaman jenis kecerdasan anak (multiple intelligences) yang tak mungkin dikembangkan dalam sistem pendidikan massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homeschooling bukanlah mengubah orangtua menjadi guru untuk proses belajar anak-anak karena kemampuan orangtua pasti terbatas. Peran utama orangtua dalam homeschooling adalah menjadi mentor dan fasilitator. Proses utama dalam pembelajaran homeschooling adalah menumbuhkan dan menggerakkan spirit belajar anak-anak sehingga anak-anak dapat menjadi pembelajar mandiri. Berbeda dengan model sekolah, homeschooling justru semakin mudah dilaksanakan pada saat anak semakin besar karena semakin anak menjadi besar, anak semakin mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena homeschooling dibangun dengan keluarga sebagai entitas penggerak kegiatan belajar, homeschooling meniscayakan keragaman dan sistem terdistribusi. Tak ada pusat dan model standar homeschooling karena setiap keluarga bebas merancang model pendidikan sesuai tujuan-tujuan pendidikan keluarga yang khas. Yang ada adalah entitas-entitas otonom, yang saling berinteraksi dalam proses penyelenggaraan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan Homeschooling di Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Homeschooling bukanlah sebuah ide asing di Indonesia dan dunia. Homeschooling adalah model awal pendidikan, sebelum pendidikan distrukturkan dan dilembagakan dalam institusi-institusi sekolah sebagaimana yang berkembang dalam beberapa abad terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dalam khazanah Indonesia, ide-ide homeschooling dapat kita lihat akarnya dari proses belajar otodidak, magang bisnis di kalangan pengusaha China, belajar dari orangtua dan kolega di kalangan pesantren. Tokoh-tokoh semisal KH Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, dan Buya Hamka adalah contoh diantara anggota masyarakat yang pernah menjalani pendidikan dengan model otodidak atau homeschooling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saat ini, di Indonesia ada sekitar 1400 orang yang melakukan homeschooling. Walaupun jumlah siswa homeschooling masih relatif kecil dibandingkan total seluruh siswa sekolah, siswa homeschooling terus bertambah dan tumbuh. Di Amerika Serikat saja, saat ini ada sekitar 3 juta siswa homeschooling dengan laju pertumbuhan 15% per tahun. Di Kanada, pada periode 2000-2001 ada sekitar 95.000 siswa homeschooling, di New Zealand sekitar 7000 (1996), Australia 55.000, dan masih banyak lagi kegiatan homeschooling yang tak terdata secara resmi di berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Di Amerika Serikat, walaupun homeschooling banyak diawali oleh kalangan agama yang merasa terancam nilai-nilai tradisionalnya (1970-an), praktisi homeschooling semakin beragam. Pertumbuhan homeschooling yang didasarkan pada alasan akademis semakin meningkat karena, berdasarkan riset, anak-anak homeschooling tidak kalah berprestasi dibandingkan anak-anak sekolah. Kekhawatiran mengenai isu sosialisasi dan eksklusivitas pun semakin tereduksi oleh fakta bahwa anak-anak homeschooling dapat berintegrasi secara sosial di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          It works! Homeschooling dapat dipraktekkan, itulah kunci perkembangan homeschooling yang terus tumbuh di masyarakat. Homeschooling dapat diselenggarakan oleh keluarga dengan latar belakang rata-rata; baik dari segi ekonomi maupun latar belakang pendidikan. Yang dibutuhkan adalah komitmen keluarga (orangtua dan anak) serta kesediaan orangtua untuk terus belajar dan bekerja keras mengembangkan kreativitas untuk meningkatkan proses pembelajaran anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang &amp;amp; Tantangan Bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sebagai sebuah model pendidikan alternatif di masyarakat, homeschooling memberikan peluang untuk berkontribusi pada perbaikan wajah pendidikan di Indonesia. Tentu saja harapan itu membutuhkan kerja keras agar gagasan-gagasan di homeschooling dapat dicerna masyarakat dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dengan gagasan menjadikan keluarga sebagai sentral perubahan pendidikan, gagasan homeschooling layak untuk didorong karena memberikan kesempatan pada setiap keluarga untuk menentukan apa yang terbaik buat dirinya. Homeschooling merupakan salah satu wujud demokratisasi pendidikan. Spirit otonom ini dapat menjadi energi yang kuat untuk memelihara kelangsungan gerakan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat berkembang baik, homeschooling perlu menghadapi tantangan-tantangan yang ada di hadapannya, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dukungan legalitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara prinsip, eksistensi homeschooling dijamin melalui UU Sisdiknas no 20/2003 pasal 27  yang mengatur pengakuan pendidikan jalur informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan. Negara juga menjamin praktisi pendidikan informal untuk mengikuti Pendidikan Kesetaraan jika praktisi homeschooling menginginkan kesetaraan dengan pendidikan formal (sekolah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan legalitas homeschooling adalah mengembangkan aturan-aturan teknis yang lebih pasti dan tetap sederhana. Kesederhanaan menjadi kata kunci penyusunan aturan teknis yang mencerminkan keberpihakan negara untuk memfasilitasi inisiatif yang tumbuh di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pembangunan infrastruktur kelembagaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendukung perkembangan homeschooling, diperlukan inisiatif-inisiatif untuk merekatkan kegiatan-kegiatan pembelajaran di setiap keluarga. Pembentukan komunitas belajar, interaksi antar-keluarga dan antar-komunitas diperlukan untuk menciptakan proses sinergi sekaligus pencarian model-model “best practises” yang beragam dalam penyelenggaraan homeschooling. Jaringan pembelajar (learners network) menjadi salah satu pelumas dan penggerak proses belajar dalam homeschooling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa depan, sarana fisik yang dibutuhkan dalam pengembangan homeschooling adalah pembentukan pusat belajar (learning center), perpustakaan, laboratorium, dan bengkel belajar. Lembaga-lembaga ini tidak menempel di sekolah, tetapi menjadi institusi mandiri yang dapat dimanfaatkan oleh siswa homeschooling atau siapapun yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kerangka kultural&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kekuatan dari homeschooling terletak pada keluarga, kunci keberhasilan homeschooling terletak pada penumbuhan kultur keluarga yang sehat. Kesehatan kultur keluarga bukan hanya terletak pada komitmennya untuk mendukung anak secara akademis-intelektual, tetapi juga komitmen untuk mengembangkan nilai-nilai moral tertinggi dan penghargaan terhadap keragaman (pendidikan multikultural) agar anak-anak dapat menjadi bagian integral yang dapat menyatu sekaligus menjadi agen perubahan untuk perbaikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pengembangan komunitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan aspek sosial dari proses pembelajaran, tantangan homeschooling adalah mengembangkan model belajar komunitas yang memungkinkan pengembangan aspek-aspek sosial dari anak homeschooling. Berbeda dengan model sekolah yang bersifat rigid dan terstruktur ketat, komunitas bersifat longgar dan cair yang berfungsi untuk mengintegrasikan proses-proses belajar individual yang diselenggarakan di rumah menjadi sebuah kerangka pandang holistik pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian paparan sekilas  mengenai homeschooling sebagai salah satu model alternative pendidikan. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menjadi pengantar diskusi/sharing kita mengenai pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1977576191213911499?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1977576191213911499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1977576191213911499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1977576191213911499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1977576191213911499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/inspirasi-indonesia-tentang-pendidikan_05.html' title='Inspirasi  indonesia tentang Pendidikan'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2968960207622365340</id><published>2008-08-05T19:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T19:42:01.921-07:00</updated><title type='text'>Sastra  dan Inspirasinya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkOSb1p6NI/AAAAAAAAAEg/oO8a38VWWHA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkOSb1p6NI/AAAAAAAAAEg/oO8a38VWWHA/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231228152040777938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Imagination is more important than knowledge,” demikian komentar Einstein bapak penemu teori relativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Einstain menyadari bahwa imajinasi merupakan mustika berharga, yang menyuplai ide-ide baginya. Imajinasi ini diperolehnya melalui dunia sastra. Tak heran jika Einstein kemudian menjadi penggemar berat sastra, terutama puisi-puisi penyair romantik seperti Wordsworth dan Mary Shelley.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Einstein nampaknya terinspirasi mengikuti jejak pendahulunya Alfred North Whitehead—seorang ahli matematika sekaligus pengarang karya monumental Principia Mathematica (1910)—yang juga penggemar berat Wordsworth dan Mary Shelley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Einstein, Zen seorang kandidat doktor dari Indonesia yang sedang belajar phisika murni di Universitas Kyoto (1991), memberikan pengakuan bahwa ia sangat dekat dengan sastra. Dengan sastra, ia dibelajarkan untuk melakukan penjelajahan imajinasi yang tak terbatas, sehingga baginya sastra bukan semu atau khayal, tetapi konkrit (Putu Wijaya, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter khas sastra ini juga di kemukakan I.A Richard dalam bukunya Peotries and Science (1926). Menurut Richard, dunia sastra mampu menyuguhkan imajinasi sehingga memberi inspirasi orang untuk berkarya. Sastra juga bisa menjadi basis (core) bagi munculnya berbagai disiplin keilmuan. Banyak pemikir inovatif dalam ilmu sosial dan eksak, mempunyai latar belakang teori sastra yang kuat atau setidaknya penikmat sastra. Sebut saja misalnya, Edward W. Said, yang membongkar epistemologi orientalisme sambil membuka pintu poskolonialisme; Michel Foucault, yang mengadakan analisis wacana untuk melihat prawacana; atau Antonio Gramsci, yang melihat sastra sebagai medium pembaharuan moral dan untuk mengungkapkan ideologi-ideologi kelompok sosial, dan sebagainya. Kenyataan ini, menjadi penanda bahwa sastra menjadi layaknya bapak asuh bagi para ilmuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga tentu kenal Teori Heliosentris (matahari sebagai pusat orbit) yang dilontarkan Copernicus tahun 1512. Teori monumental ini sempat menuai kontroversi, lantaran membalik doktrin gereja yang berabad-abad lamanya diyakini sebagai satu-satunya kebenaran mutlak. Tentu saja teori ini tidak lahir melalui observasi dengan pergi ke orbit matahari, tetapi berawal dari imajinasi dan intuisi Copernicus—yang juga seorang sastrawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya kemunculan ilmu Matematika atau Aljabar. Disiplin ilmu tersebut lahir dari ekspresi atau luapan imajinasi yang diguratkan dengan angka, simbol dan deretan rumus atau persamaan-persamaan. Bahkan, beberapa ilmuwan ternama seperti astronomer Carl Sagan, kosmolog Free Dyson, dan rocketry Wernher Von Braun, mengawali karir mereka dari kegemaran membaca sastra fiksi-fiksi sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling Memengaruhi&lt;br /&gt;Richard (1926) meramalkan bahwa abad modern, akan menjadi masa-masa kemenangan sastra. Pada abad tersebut, sastra bakal kembali diperbincangkan secara serius. Hal ini lantaran masyarakat abad modern didera krisis dahaga spiritualitas yang amat sangat. Tatkala sains hanya mementingkan persoalan materialis-hedonis, sementara agama hanya mengurusi persoalan akhirat atau eskatologi, sastra hadir menjembatani keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sains dengan kelebihannya, memang sanggup memenuhi kebutuhan fisik-materialistik dan hedonis setiap orang. Akan tetapi, dahaga batiniah yang sudah mencapai titik akut tersebut, tidak bisa ditawarkan dengan kesenangan sesaat. Oleh karena itu, Richard menganjurkan manusia modern untuk menghidupkan kembali dunia sastra. Sebab, melalui sastra—yang kaya unsur estetis, filosofis, imajinasi dan emosional—dahaga batiniah umat manusia bakal terobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, sastra yang merupakan pengejawantahan perasaan dan intuisi, sering kali dianggap tidak ada kontribusinya bagi kehidupan. Masyarakat kita selalu memandangnya dengan sebelah mata. Para orangtua merasa rugi jika putra-putrinya, kebetulan kuliah di jurusan atau fakultas sastra. Apalagi, jika menjadi sastrawan atau memiliki menantu sastrawan. Para orangtua pasti mengelus dada, mau diberi makan apa anak istri sastrawan ? Dalam stigma mereka, ukuran kehidupan ditentukan oleh materi, sementara sastra tidak mampu menghasilkan kelimpahan materi layaknya sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, acapkali perasaan dan instuisi—sebagai basis sastra—dipertentangkan dengan pikiran sebagai basis sains. Pada konteks nyata, ada anggapan sastrawan tidak perlu berpikir—tidak membutuhkan ilmuwan—sementara ilmuwan tidak perlu asupan darah dan belulang sastra. Padahal, ilmuwan perlu mengimajinasikan sebuah gambar kawasan atau obyek yang akan ditelitinya, sebelum ia mulai membangun teori lalu mengujinya. Meski langkah sains dituntun oleh metodologis yang khas, tetapi imajinasi merupakan pendahulu semua langkah empiris tersebut. Dengan kata lain, ilmuwan perlu sastra sebagai penopang alam imajinasinya tatkala mengkonsep sebuah hipotesa atau asumsi penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ranah ontologi (metafisis), sastra dan sains merupakan satu kesatuan. Sebab, antara sastra dan sains sama-sama berupaya mengajukan model-model tentang kenyataan. Persinggungan lainnya ialah pada ranah formal, yakni sama bermain dengan manipulasi simbolik. Keduanya saling memengaruhi, sains juga dapat menjadi inspirasi bagi sastrawan atau juga sebaliknya. Misalnya Edgar Allan Poe (Eureka), Lewis Carrol (Alice’s Adventure in Wonderland), dan Jorge Luis Borges (Ficciones) merupakan penulis yang berhasil menautkan sastra dan sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kisah dari fiksi-sains yang menjadi inspirasi penemuan sains hebat. Misalnya, penemuan bom atom, balon udara Zeppelin dan pesawat luar angkasa Appolo 11 milik NASA, terinspirasi kisah-kisah yang ditulis Jules Verne dalam novel fuksi-sains From The Earth to the Moon. Lantaran ide-ide genius tersebut, Jules Verna mendapat julukan Bapak Fiksi Sains. Sementara, penulis lain yang karyanya tak kalah mencengangkan adalah H.G. Wells, dengan karya The Time Machine (1895), The Invisible Man (1897), The War of the Worlds (1898), The First Men in the Moon (1901), dan beberapa koleksi novel menarik lainnya. Hingga sekarang, karya-karya fiksi sains tidak hanya berupa novel saja tetapi juga telah diadaptasi ke dalam film dan televisi; seperti, Star Wars, The Matrix, Independence Day, Star Trek, dan lain sebagainya. Ini menunjukkan betapa keistimewaan imajinasi yang disuguhkan sastra, banyak memberi kontribusi positif bagi sains, terutama sebagai inspirasi ilmuwan membuat karya teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, perkembangan sains teknologi dan sastra di Indonesia sendiri secara umum masih terperangkap dalam bingkai "dua budaya", yakni sains belum memberikan masukan berarti dalam perkembangan sastra. Sementara kecenderungan umum dalam sastra kita, yakni merayakan sains dan teknologi dengan kekaguman, atau bersikap kritis terhadap sains dan teknologi. Selain itu, sastra juga masih menjadi dunia para penghayal, sementara sains mengukuhkan dirinya sebagai basis kenyataan dan kemajuan (Yasraf Amir Piliang, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan ini juga terasa di perguruan-perguruan tinggi (PT) kita. Mata kuliah atau jurusan sastra kurang populer—untuk mengatakan  kurang diminati—di kalangan mahasiswa ketimbang mata kuliah atau jurusan sains. Mestinya, ada integrasi atau penambahan muatan mata kuliah antar kedua fakultas tersebut. Mahasiswa jurusan sastra misalnya, diperkenalkan dengan dunia sains agar kompetensi sastra yang dimilikinya, bisa memberi sumbangsih positif bagi kemajuan sains. Demikian halnya mahasiswa yang selama ini berkecimpung di dunia sains, juga harus diakrabkan dengan sastra—sebagaimana yang diterapkan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tujuannya, mahasiswa diajak untuk berekreasi imajiner dan memaknai berbagai sisi kehidupan yang dapat dipetik dari karya sastra yang dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, melalui sastra mahasiswa juga diajak menguliti esensi kehidupan untuk mempertebal rasa kemanusiaan, sekaligus menjadi semacam “starter”, pemicu pada penjelajahan pemikiran yang tak terbatas ke segala arah. Hadirnya sastra dalam fakultas atau jurusan sains, juga sebagai upaya meminimalisasi peran teknologi yang selalu arogan dan merasa give solution. Dengan kata lain, sastra bisa menjadi semacam oase di tengah keangkuhan sains. Semoga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2968960207622365340?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2968960207622365340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2968960207622365340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2968960207622365340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2968960207622365340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/imagination-is-more-important-than.html' title='Sastra  dan Inspirasinya'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJkOSb1p6NI/AAAAAAAAAEg/oO8a38VWWHA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-6878338272673541405</id><published>2008-08-04T00:48:00.001-07:00</published><updated>2008-08-04T00:48:33.442-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-6878338272673541405?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/6878338272673541405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=6878338272673541405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/6878338272673541405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/6878338272673541405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/08/blog-post.html' title=''/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-8211680158073762115</id><published>2008-07-30T19:09:00.000-07:00</published><updated>2008-08-03T23:57:26.868-07:00</updated><title type='text'>Menciptakan Inspirasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEfTZT7TYI/AAAAAAAAAEY/BuIdV8kfzxQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEfTZT7TYI/AAAAAAAAAEY/BuIdV8kfzxQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228995060426296706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap penulis pasti pernah mengalami kebuntuan dalam menulis. Mendadak macet di tengah-tengah proses penulisan, atau justru melepem saat baru ingin mulai menulis. Penyebabnya karena padamnya lentera inspirasi. Jalan pikiran menjadi gelap. Alhasil sang penulis terjebak, tak tahu harus melanjutkan ke arah mana. Tak ubahnya bagai perahu layar yang mendadak berhenti melaju akibat mati angin. Tidak maju, tidak pula mundur. Hanya mengapung-apung di tengah samudera. Jika sudah begitu, haruskah penulis berhenti menulis sementara menunggu kembalinya inspirasi?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi adalah motor penggerak bagi penulis. Kehadirannya memang tak bisa ditebak. Kadang datang begitu saja tanpa diminta, kadang tak kunjung tiba meski sudah dinanti-nanti. Lantas bagaimana seandainya inspirasi tidak datang juga setelah sekian lama, haruskah penulis hanya terus menunggunya? Tentu saja tidak, karena jika seorang penulis baru menulis setelah inspirasi yang ditunggunya tiba, ini akan menyulitkan si penulis itu sendiri. Ia sulit menjadi produktif apabila hanya mengandalkan kedatangan inspirasi alias hanya pasif menunggu sampai inspirasi itu hinggap di kepalanya. Oleh sebab itu, penulis harus aktif mencari inspirasi. Menangkap inspirasi.&lt;br /&gt;Di mana inspirasi berada? Thornton Wilder (1897-1975), seorang novelis dan penulis sandiwara terkenal asal Amerika, berkata demikian: “bahan mentah karya-karya besar hanyut mengapung mengitari dunia, menunggu untuk dibungkus kata-kata.” Dengan kata lain, inspirasi ada di mana-mana. Dunia di sekeliling kita adalah harta karun inspirasi yang terus bertambah jumlahnya seiring dengan perjalanan waktu. Setiap hari selalu ada yang baru. Matahari di hari Senin tak pernah seratus persen sama dengan Matahari di hari Selasa keesokan harinya. Lagu X yang kita nikmati di bawah langit cerah pastilah menghasilkan nuansa berbeda dengan lagu X yang sama yang kita nikmati saat langit kelabu berhujan. Selalu ada sesuatu yang baru. Betapa melimpahnya inspirasi itu di sekitar kita. Keseharian kita sesungguhnya bertaburan inspirasi : filem, berita, buku, musik, langit, bunga, kucing, pakaian, tutur kata, gerak-gerik, tatapan mata, deru mobil, angin sore, lilin yang menyala, bulan purnama….; terlalu banyak untuk disebutkan. Itu hanya sebagian kecil dari sarang inspirasi.&lt;br /&gt;Inspirasi selalu sedang menunggu kita, para penulis, untuk menemukan dan menangkapnya. Dan kita pasti bisa, sebab kita semua telah diperlengkapi dengan seperangkat alat penangkapnya: indera. Jadi, apapun aktivitas keseharian atau kegiatan favorit kita, jangan biarkan inspirasi berlalu begitu saja tanpa arti. Jangan biarkan filem yang kita tonton, musik yang kita nikmati, buku yang kita baca, berita yang kita dengar, kejadian yang kita saksikan, orang-orang yang kita temui dan sebagainya, lewat dan sirna tanpa kita sempat menangkap inspirasi yang bertebaran di dalamnya.&lt;br /&gt;Tangkaplah inspirasi itu. Lalu catat dalam sebaris atau dua baris kalimat agar jangan sampai hilang terlibas keseharian kita yang lain sebelum akhirnya kita menjadikannya sebagai nafas dari tulisan kita kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-8211680158073762115?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/8211680158073762115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=8211680158073762115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8211680158073762115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8211680158073762115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/menciptakan-inspirasi.html' title='Menciptakan Inspirasi'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEfTZT7TYI/AAAAAAAAAEY/BuIdV8kfzxQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-4003262100710256150</id><published>2008-07-30T18:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-03T23:58:40.363-07:00</updated><title type='text'>Budaya dan Inspirasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEeSdPoBjI/AAAAAAAAAEQ/qBGZd289hH4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEeSdPoBjI/AAAAAAAAAEQ/qBGZd289hH4/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228993944790500914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak kenal istilah Bollywood? Kualitas sebagian film Bollywood tidak dengan kualitas film besutan Hollywood. Lalu, apa yang membuat Bollywood tampil berbeda dengan Hollywood? Apakah karena adanya musik aduhai yang selalu mengiringi setiap filmnya. Apakah karena ciri khasnya yang selalu menampilkan pusar pemain perempuannya? Apakah karena ada Shahrukh khan dan Amitabachan?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah budaya. Jika Hollywood menawarkan film dengan begitu banyak macam budaya, maka Bollywood selalu konsisten menawarkan film bernuansa budaya India yang sangat kental. Lalu bagaimana mungkin industri film lokal Bollywood bisa mendunia? Jawabannya adalah karena Bollywood dicintai oleh masyarakatnya sendiri. Terbukti bahwa kultur warisan budaya lokal tidak hanya dapat menjadi barrier di era modern saat ini, melainkan juga bisa berpotensi menjadi industri kreatif yang cukup menjanjikan.&lt;br /&gt;Memang, pelestarian budaya sepenuhnya berada di tangan masyarakat itu sendiri. Jika masyarakat mencintai budaya mereka sendiri, maka budaya tersebut akan dapat bertahan meski diterjang oleh ombak modernisasi yang semakin kuat. Pertanyaannya, apakah kalian sudah mencintai budaya Indonesia, termasuk produk dalam negeri juga? Jangan salah ya, jika Honda bisa merajai penjualan kendaraan bermotor di Indonesia, Honda ternyata tidak bisa menjadi nomor 1 di India. Semua karena kecintaan penduduknya terhadap karya negerinya.&lt;br /&gt;Contoh lainnya adalah Jepang. Jepang termasuk negara yang ngotot dalam melestarikan budayanya, termasuk bahasa Jepang, meski Jepang merupakan negara yang sangat modern di Asia. Selain itu, industri kreatif di Jepang berhasil mendunia melalui manga dan anime. Siapa yang tidak kenal Naruto, Doraemon, Shinchan, Gundam, Kamen Rider, Pokemon, Digimon, dan segudang karya kreatif lainnya. Setiap hari bermunculan anime dan manga baru seakan tak ada habisnya.&lt;br /&gt;Nah, lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus meniru Bollywood dengan memproduksi film musikal ala Roma Irama jaman dulu. Ataukah kita harus ikut-ikutan bikin komik ala manga style supaya laku di pasaran? Ah, tidak harus selalu begitu…&lt;br /&gt;Ingat teman-teman, negara kita adalah negara yang sangat kaya akan budaya khas Indonesa, terbentang dari Sabang hingga Merauke. Tinggal bagaimana kreatifitas kita mengemas budaya kita sendiri supaya tampil menarik di era modern ini.&lt;br /&gt;Kita harus paham bahwa arus budaya luar dengan mudahnya berasimilasi dengan budaya lokal Indonesia dan secara konsisten menggerus kebiasaan generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, kita harus mulai menghadirkan kembali spirit budaya lokal dalam jiwa generasi muda saat ini. Mulailah dari diri sendiri dengan menggugah kemauan diri sendiri untuk lebih mengenal budaya Indonesia.&lt;br /&gt;Pertanyaan sederhana, lebih asik mana, memainkan piano atau angklung. Lebih enak mana, sepotong french fries atau regginang? Lebih menarik mana, nonton wayang atau film Hollywood?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-4003262100710256150?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/4003262100710256150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=4003262100710256150' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4003262100710256150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4003262100710256150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/budaya-dan-inspirasi.html' title='Budaya dan Inspirasi'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SJEeSdPoBjI/AAAAAAAAAEQ/qBGZd289hH4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-613430587054091372</id><published>2008-07-22T18:29:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T18:33:59.445-07:00</updated><title type='text'>About Hope &amp; Dreams</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaKfIVqtOI/AAAAAAAAAEI/fPhbZE_XoSs/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaKfIVqtOI/AAAAAAAAAEI/fPhbZE_XoSs/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226016685028979938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“In the long run, men hit only what they aim at. Therefore, they had better aim at something high.”&lt;br /&gt;Henry David Thoreau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.”&lt;br /&gt;Walt Disney&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The poorest man is not without a cent, but without a dream.”&lt;br /&gt;Unknown&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Optimism is the faith that leads to achievement. Nothing can be done without hope and confidence.”&lt;br /&gt;Helen Keller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.”&lt;br /&gt;Dale Carnegie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Everything that is done in the world is done by hope.”&lt;br /&gt;Martin Luther&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The capacity for hope is the most significant fact of life. It provides human beings with a sense of destination and the energy to get started.”&lt;br /&gt;Norman Cousins&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“While there's life, there's hope.”&lt;br /&gt;Marcus Tullius Cicero&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“My hopes are not always realized, but I always hope.”&lt;br /&gt;Ovid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Never give up, for that is just the place and time that the tide will turn.”&lt;br /&gt;Harriett Beecher Stow&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-613430587054091372?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/613430587054091372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=613430587054091372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/613430587054091372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/613430587054091372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/about-hope-dreams.html' title='About Hope &amp; Dreams'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaKfIVqtOI/AAAAAAAAAEI/fPhbZE_XoSs/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-4893494283585714278</id><published>2008-07-22T18:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T18:27:38.330-07:00</updated><title type='text'>About Success</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaIybL8MqI/AAAAAAAAAEA/VdULIXlz3as/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaIybL8MqI/AAAAAAAAAEA/VdULIXlz3as/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226014817482715810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“There are two types of people who will tell you that you cannot make a difference in this world: Those who are afraid to try and those who are afraid you will succeed.”&lt;br /&gt;Ray Goforth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Success is not to be measured by the position someone has reached in life, but the obstacles he has overcome while trying to succeed.”&lt;br /&gt;Booker T. Washington&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“One doesn't discover new lands without consenting to lose sight of the shore for a very long time.”&lt;br /&gt;Andre Gide&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“It's hard to beat a person who never gives up.”&lt;br /&gt;Babe Ruth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Most people achieved their greatest success one step beyond what looked like their greatest failure.”&lt;br /&gt;Brian Tracy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Many of life's failures are men who did not realize how close they were to success when they gave up.”&lt;br /&gt;Thomas Edison&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The ability to discipline yourself to delay gratification in the short term in order to enjoy greater rewards in the long term is the indispensable pre-requisite for success”&lt;br /&gt;Brian Tracy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I long to accomplish a great and noble task, but it is my chief duty to accomplish small tasks as if they were great and noble.”&lt;br /&gt;Helen Keller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“There is no failure. Only feedback.”&lt;br /&gt;Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Successful leaders have the courage to take action while others hesitate.”&lt;br /&gt;John Maxwell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-4893494283585714278?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/4893494283585714278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=4893494283585714278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4893494283585714278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4893494283585714278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/quotations-about-success.html' title='About Success'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaIybL8MqI/AAAAAAAAAEA/VdULIXlz3as/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-593264325539807066</id><published>2008-07-22T18:21:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T18:28:05.807-07:00</updated><title type='text'>About Love &amp; Romance</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaICBzFrEI/AAAAAAAAAD4/2WXl55zp3aM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaICBzFrEI/AAAAAAAAAD4/2WXl55zp3aM/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226013986033871938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Love is not blind -- it sees more, not less. But because it sees more, it is willing to see less.”&lt;br /&gt;Rabbi J. Gordon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Do everything with so much love in your heart that you would never want to do it any other way.”&lt;br /&gt;Yogi Desai&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“You can give without loving, but you cannot love without giving.”&lt;br /&gt;Amy Carmichael&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Don't hold to anger, hurt or pain. They steal your energy and keep you from love.”&lt;br /&gt;Leo Buscaglia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“If it is your time, love will track you down like a cruise missile.”&lt;br /&gt;Lynda Barry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“When I first met you I was afraid to like you, now that I like you I'm afraid to love you, now that I love you I'm afraid to lose you.”&lt;br /&gt;Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“People who are sensible about love are incapable of it.”&lt;br /&gt;Douglas Yates&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I knew looking back on the tears would make me laugh, but I never knew looking back on the laughs would make me cry.”&lt;br /&gt;Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Forgiveness does not change the past, but it does enlarge the future.”&lt;br /&gt;Paul Boese&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The work will wait while you show the child the rainbow but the rainbow won't wait while you do the work.”&lt;br /&gt;Unknown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-593264325539807066?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/593264325539807066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=593264325539807066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/593264325539807066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/593264325539807066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/quotations-about-love-romance.html' title='About Love &amp; Romance'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaICBzFrEI/AAAAAAAAAD4/2WXl55zp3aM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1815849092767479879</id><published>2008-07-22T18:16:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T18:28:27.899-07:00</updated><title type='text'>About Leadership</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaHWJb-h-I/AAAAAAAAADw/WlBCDMgWN6Q/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaHWJb-h-I/AAAAAAAAADw/WlBCDMgWN6Q/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226013232170174434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Never tell people how to do things. Tell them what to do and they will surprise you with their ingenuity.”&lt;br /&gt;George S. Patton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Treat people as if they were what they ought to be, and you help them to become what they are capable of being.”&lt;br /&gt;Johann Wolfgang von Goethe&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”&lt;br /&gt;Ralph Waldo Emerson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Leadership is the capacity to translate vision into reality.”&lt;br /&gt;Warren G. Bennis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The man who wants to lead the orchestra must turn his back on the crowd.”&lt;br /&gt;James Crook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“If you command wisely, you'll be obeyed cheerfully.”&lt;br /&gt;Thomas Fuller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“A leader takes people where they want to go. A great leader takes people where they don't necessarily want to go, but ought to be.”&lt;br /&gt;Rosalynn Carter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“A leader's role is to raise people's aspirations for what they can become and to release their energies so they will try to get there.”&lt;br /&gt;David Gergen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Outstanding leaders go out of their way to boost the self-esteem of their personnel. If people believe in themselves, it's amazing what they can accomplish.”&lt;br /&gt;Sam Walton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The real leader has no need to lead--he is content to point the way.”&lt;br /&gt;Henry Mille&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1815849092767479879?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1815849092767479879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1815849092767479879' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1815849092767479879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1815849092767479879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/quotations-about-leadership.html' title='About Leadership'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIaHWJb-h-I/AAAAAAAAADw/WlBCDMgWN6Q/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-659685282780975378</id><published>2008-07-22T18:13:00.000-07:00</published><updated>2008-07-22T18:15:34.521-07:00</updated><title type='text'>Recently Added</title><content type='html'>“Just because something is easy to measure doesn't mean it's important.”&lt;br /&gt;                                                                                                        Seth Godin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Never doubt that a small group of thoughtful, committed citizens can change the world. Indeed, It is the only thing that ever has.”&lt;br /&gt;                                                                                                        Margaret Mead&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“People are, if anything, more touchy about being thought silly than they are about being thought unjust.”&lt;br /&gt;                                                                                                        E. B. White&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selling to people who actually want to hear from you is more effective than interrupting strangers who don't.”&lt;br /&gt;                                                                                                        Seth Godin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Take away my people, but leave my factories, and soon grass will grow on the factory floors. Take away my factories, but leave my people, and soon we will have a new and better factory.”&lt;br /&gt;                                                                                                        Andrew Carnegie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-659685282780975378?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/659685282780975378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=659685282780975378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/659685282780975378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/659685282780975378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/recently-added.html' title='Recently Added'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-8087659007240634489</id><published>2008-07-21T18:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-03T23:59:16.570-07:00</updated><title type='text'>Tentang Motivasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU-vQZg2oI/AAAAAAAAADo/HyEx_j1BnaQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU-vQZg2oI/AAAAAAAAADo/HyEx_j1BnaQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225651924210080386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada banyak cara untuk memotivasi orang lain mencapai sasaran atau menyelesaikan suatu tugas maupun mengatasi persoalan atau tantangan yang dihadapinya. Salah satu karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan atau misi dari organisasinya. Seorang pemimpin yang tidak mampu memotivasi orang-orangnya, tidak lebih dari seorang penunjuk jalan, yang tahu ke mana harus pergi tetapi sepenuhnya tidak dapat mengendalikan mereka yang dipandunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jenderal Norman Schwarzkopff, pemimpin Sekutu semasa Perang Teluk menunjukkan bahwa seorang pemimpin dalam militer yang memiliki wewenang untuk memaksakan kepatuhan, biasanya adalah seorang motivator yang buruk. Pada prinsipnya, jika kita selalu menggunakan pendekatan kekuasaan untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu, maka organisasi kita tidak akan bertahan lama. Jika ada sedikit kesempatan, maka orang-orang dalam organisasi kita akan keluar atau paling tidak kinerja (performance) mereka jauh dari yang kita harapkan. Banyak sekali organisasi atau perusahaan mengalami turnover yang besar karena pegawainya tidak memiliki motivasi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Motivasi dengan Emosi&lt;br /&gt;Kemampuan seorang pemimpin untuk memotivasi anggota timnya sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosinya (EQ-nya). Paling tidak (sebagaimana pernah kita bahas dalam edisi Mandiri 13 tentang Manajemen Emosi) ada enam keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin, sebelum dia dapat memimpin orang lain, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali emosi diri&lt;br /&gt;Keterampilan ini meliputi kemampuan kita untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya kita rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, kita harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Ketidakmampuan untuk mengenali perasaan membuat kita berada dalam kekuasaan emosi kita, artinya kita kehilangan kendali atas perasaan kita yang pada gilirannya membuat kita kehilangan kendali atas diri dan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengelola emosi diri sendiri&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada kita. Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri (self controlled) yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotivasi diri sendiri&lt;br /&gt;Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri (achievement motivation). Kendali diri emosional – menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati – adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang. Keterampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki keterampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apa pun yang mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali emosi orang lain&lt;br /&gt;Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan keterampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut Covey sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Keterampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengelola emosi orang lain&lt;br /&gt;Jika keterampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antarpribadi, maka keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antarmanusia. Keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antarpribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antarkorporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antarindividu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain (baca: membina hubungan yang efektif dengan pihak lain) semakin tinggi kinerja organisasi itu secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotivasi orang lain&lt;br /&gt;Keterampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari keterampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Keterampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Jenis Motivasi&lt;br /&gt;Jadi memotivasi orang lain, bukan sekadar mendorong atau bahkan memerintahkan seseorang melakukan sesuatu, melainkan sebuah seni yang melibatkan berbagai kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain. Paling tidak kita harus tahu bahwa seseorang melakukan sesuatu karena didorong oleh motivasinya. Ada tiga jenis atau tingkatan motivasi seseorang, yaitu: pertama, motivasi yang didasarkan atas ketakutan (fear motivation). Dia melakukan sesuatu karena takut jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi, misalnya orang patuh pada bos karena takut dipecat, orang membeli polis asuransi karena takut jika terjadi apa-apa dengannya, anak-istrinya akan menderita.&lt;br /&gt;Motivasi kedua adalah karena ingin mencapai sesuatu (achievement motivation). Motivasi ini jauh lebih baik dari motivasi yang pertama, karena sudah ada tujuan di dalamnya. Seseorang mau melakukan sesuatu karena dia ingin mencapai suatu sasaran atau prestasi tertentu. Sedangkan motivasi yang ketiga adalah motivasi yang didorong oleh kekuatan dari dalam (inner motivation), yaitu karena didasarkan oleh misi atau tujuan hidupnya. Seseorang yang telah menemukan misi hidupnya bekerja berdasarkan nilai (values) yang diyakininya. Nilai-nilai itu bisa berupa rasa kasih (love) pada sesama atau ingin memiliki makna dalam menjalani hidupnya. Orang yang memiliki motivasi seperti ini biasanya memiliki visi yang jauh ke depan. Baginya bekerja bukan sekadar untuk memperoleh sesuatu (uang, harga diri, kebanggaan, prestasi) tetapi adalah proses belajar dan proses yang harus dilaluinya untuk mencapai misi hidupnya.&lt;br /&gt;Dalam buku The One Minute Manager, kedua penulis (Kenneth Blanchard dan Spencer Johnson) merangkum topik bahasan kita mengenai motivasi ini dalam sebuah ilustrasi yang amat menarik mengenai Manajer Satu Menit. Untuk menjadi manajer yang efektif dan dapat memotivasi anak buah untuk mencapai sasaran perusahaan, maka ada tiga hal yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;Pertama adalah membangkitkan inner motivation dari orang yang dipimpinnya dengan menetapkan berbagi misi atau sasaran yang akan dicapai. Kita sebagai pemimpin perlu berbagi dengan tim kita untuk secara bersama melihat visi secara jelas dan mengapa kita melakukannya. Motivasi yang benar akan tumbuh dengan sendirinya ketika seseorang telah dapat melihat visi yang jauh lebih besar dari sekadar pencapaian target. Sehingga setiap orang dalam organisasi kita dapat bekerja dengan lebih efektif karena didorong oleh motivasi dari dalam dirinya.&lt;br /&gt;Hal kedua dan ketiga yang perlu dilakukan oleh seorang manajer efektif adalah memberikan pujian yang tulus dan teguran yang tepat. Kita dapat membuat orang lain melakukan sesuatu secara efektif dengan cara memberikan pujian, dorongan dan kata-kata atau gesture yang positif. Bahkan dalam bukunya yang melegenda, Dale Carnegie (How to Win Friends and Influence People) menempatkan ini sebagai prisip pertama dan kedua dalam menangani manusia, yaitu: (1) jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh, dan (2) berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Manusia pada prinsipnya tidak senang dikritik, dicemooh atau dicerca, tetapi sangat haus akan pujian dan apresiasi. Tetapi kritik atau teguran yang tepat seringkali justru diperlukan untuk membangun tim kerja yang kokoh dan handal. Yang penting dalam menegur orang lain adalah bukan pada apa yang kita sampaikan tetapi cara menyampaikannya. Teguran yang tepat justru dapat menjadi motivasi dan menimbulkan reaksi yang positif.&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan dalam lima puluh tahun terakhir menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak semata didasarkan pada nilai uang yang diperoleh (monetary value). Ketika kebutuhan dasar (to live) seseorang terpenuhi, maka dia akan membutuhkan hal-hal yang memuaskan jiwanya (to love) seperti kepuasan kerja, penghargaan, respek, suasana kerja , dan hal-hal yang memuaskan hasratnya untuk berkembang (to learn), yaitu kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Sehingga akhirnya orang bekerja atau melakukan sesuatu karena nilai, ingin memiliki hidup yang bermakna dan dapat mewariskan sesuatu kepada yang dicintainya (to leave a legacy).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-8087659007240634489?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/8087659007240634489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=8087659007240634489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8087659007240634489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8087659007240634489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/ada-banyak-cara-untuk-memotivasi-orang.html' title='Tentang Motivasi'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU-vQZg2oI/AAAAAAAAADo/HyEx_j1BnaQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-705509763312925277</id><published>2008-07-21T18:50:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:00:44.386-07:00</updated><title type='text'>Si Untung yang Slalu Beruntung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU9yt7iZdI/AAAAAAAAADg/wEihDsJRywY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU9yt7iZdI/AAAAAAAAADg/wEihDsJRywY/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225650884165395922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.&lt;br /&gt;Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?&lt;br /&gt;Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.&lt;br /&gt;Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya “scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:&lt;br /&gt;1. Sikap terhadap peluang.&lt;br /&gt;Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?&lt;br /&gt;Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.&lt;br /&gt;2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.&lt;br /&gt;Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.&lt;br /&gt;Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.&lt;br /&gt;Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:&lt;br /&gt;- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.&lt;br /&gt;- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.&lt;br /&gt;3. Selalu berharap kebaikan akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School.&lt;br /&gt;Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk termans semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-705509763312925277?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/705509763312925277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=705509763312925277' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/705509763312925277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/705509763312925277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/si-untung-yang-slalu-beruntung.html' title='Si Untung yang Slalu Beruntung'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIU9yt7iZdI/AAAAAAAAADg/wEihDsJRywY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7731302005393307421</id><published>2008-07-20T18:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:01:08.482-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Senyuman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPmbvCwH4I/AAAAAAAAADY/vzWVJIeBR7I/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPmbvCwH4I/AAAAAAAAADY/vzWVJIeBR7I/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225273356838772610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata senyum adalah kata yang indah dan menarik hati, menyenangkan, dan menggembirakan. Bagaimana seorang muslim tidak tersenyum sementar aida telah meridhoi Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad Saw. Adalah nabinya? Bagaimana ia tidak tersenyum sementara baginya telah ditumbuhkan taman-taman yang menyenangkan, dan kebun yang hijau, yang padanya terdapat pohon-pohon yang indah menyegarkan, dan tetumbuhan yang penuh keindahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ia tidka tersenyum sementara Allah telah mengadakan baginya bintang-bintang yang terang, lautan yang luas, tanah yang berkelok-kelok, dan planet-planet yang berputar di porosnya? Bagaimana ia tidak tersenyum, sementara burung-burung bernyanyi, merpati berdendang, matahari bersinar, bulan bercahaya indah, pagi hari yang datang dalam terang cahaya, dan hujan yang datang dibalik awan di langit? Bagaimana ia tidka tersenyum, sementara angina sepoi bertiup, daun-daun gemerisik, burung kenari bersiul, aroma indah bertiup, air jatuh di antara bebatuan mendendangkan lagu cinta, dan menceritakan pagar keindahan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7731302005393307421?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7731302005393307421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7731302005393307421' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7731302005393307421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7731302005393307421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/kekuatan-senyuman.html' title='Kekuatan Senyuman'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPmbvCwH4I/AAAAAAAAADY/vzWVJIeBR7I/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1761989120764395926</id><published>2008-07-20T18:16:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:27:02.180-07:00</updated><title type='text'>Teknologi Senyum Komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPlBTJZYrI/AAAAAAAAADQ/A3Qyo_B8hwY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPlBTJZYrI/AAAAAAAAADQ/A3Qyo_B8hwY/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225271803162223282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senyum bisa menginspirasi apa dan siapa saja, tak terkecuali Top Victory Electronics. Pembuat monitor komputer yang berbasis di Cina ini terkenal dengan brand AOC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai bulan depan, perusahaan itu akan menghadirkan tiga model monitor LCD AOC terbaru untuk pasar Indonesia. Salah satunya adalah Toriba, monitor yang desainnya terinspirasi oleh senyum tersebut.&lt;br /&gt;Selain Toriba, ada model Rivio dan Zifas. Ketiganya adalah monitor LCD definisi tinggi dengan rasio kontras tertinggi di kelasnya, yakni mulai 10.000 : 1 sampai 20.000 : 1.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga monitor AOC ini menyajikan desain-desain yang menarik. Si monitor senyum Toriba, misalnya, selain berdesain smile curve, dibungkus tubuh berwarna hitam glossy (piano black).&lt;br /&gt;"Tren sekarang seperti itu," kata Bun Kim San, Business Manager PT Mega Komputindo Lestari, distributor AOC di Indonesia, pada acara perkenalan monitor itu di Jakarta pada Rabu pekan lalu.&lt;br /&gt;Monitor yang diluncurkan untuk pasar global pada April lalu ini memiliki waktu respons yang sangat cepat: 2 milidetik, lebih cepat ketimbang kebanyakan monitor LCD yang telah beredar. Hal ini menguntungkan bagi mereka yang gemar bermain game.&lt;br /&gt;Selain itu, agar tampilannya tak terganggu kabel-kabel yang mengular, tersedia tempat mengatur kabel di punggungnya. Toriba dilengkapi dengan kontras rasio 10.000 : 1.&lt;br /&gt;Model Rivio lain lagi. Ia dipermanis dengan desain tekstur bercorak potongan berlian di tubuhnya. Sebuah alat navigasi berbentuk cincin metal tersemat di bawah layar.&lt;br /&gt;Monitor ini memiliki rasio kontras tertinggi di antara model lainnya, 20.000 : 1. Sebagaimana Toriba, ia memiliki waktu respons 2 milidetik saja.&lt;br /&gt;Monitor yang satu ini juga dilengkapi panel mengkilap yang membuat tampilannya menarik. Selain itu, ia mengandung fitur digital media platform untuk memutar musik atau menampilkan foto digital dan rekaman video tanpa komputer.&lt;br /&gt;Selaku monitor definisi tinggi, Rivio sudah dilengkapi port HDMI. Konektivitasnya pun dimaksimalkan dengan port USB.&lt;br /&gt;Monitor ketiga adalah Zifas, yang berdesain tipis. Selain pada fitur teknologi yang tak jauh berbeda dengan Rivio atau Toriba, Zifas mengandalkan penopang di punggungnya. Penopang ini membuatnya bisa ditaruh dengan posisi miring, berputar pada satu sumbu, sampai dilipat sedemikian rupa.&lt;br /&gt;Sebelum ketiga monitor LCD itu, Mega Komputindo Lestari sendiri telah menjual setidaknya tujuh model monitor AOC sejak tahun lalu. Modelnya terentang mulai CRT sampai LCD, dengan harga antara Rp 1,5 juta dan Rp 3,5 juta.&lt;br /&gt;Hadirnya monitor-monitor AOC membuat pasar semakin sesak saja. Alhasil, para vendor mesti menampilkan selling point yang menarik bila tak mau tergusur.&lt;br /&gt;Bun mengatakan, andalan AOC adalah desain dan garansi internasional selama tiga tahun. Dengan itu, ia berharap bisa mencapai target market share 15 persen di Indonesia tahun ini dan menjadi nomor satu pada 2012.&lt;br /&gt;Ray Zhuo, General Manager AOC Asia-Pasifik, mengatakan, dalam waktu dekat, mereka juga akan menjual televisi LCD dan bingkai foto digital di Indonesia. "Saya berharap kerja sama dengan Mega Komputindo Lestari akan membuahkan sukses," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1761989120764395926?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1761989120764395926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1761989120764395926' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1761989120764395926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1761989120764395926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/teknologi-senyum-komputer.html' title='Teknologi Senyum Komputer'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SIPlBTJZYrI/AAAAAAAAADQ/A3Qyo_B8hwY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-5510330635719677983</id><published>2008-07-15T18:40:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:27:26.716-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Kata-kata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1Tf1w5iwI/AAAAAAAAADI/m4V05uOYEZg/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1Tf1w5iwI/AAAAAAAAADI/m4V05uOYEZg/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223422949292870402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hati-hatilah pada kata-kata," katanya. "Saat kamu kurang waspada, kata-kata itu akan menampakkan wujud aslinya, kata-kata itu akan memesonakan, memikat, menteror, membuat kamu tersesat dari kenyataan yang mereka wakili, membuat kamu mempercayai bahwa kata-kata itulah yang nyata."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Dunia yang kamu lihat bukanlah Kerajaan seperti yang dilihat anak-anak, melainkan dunia yang terpecah-pecah, terpecah ke dalam beribu-ribu kepingan oleh kata .... Kenyataan itu seolah-olah seperti riak gelombang samudra yang kelihatan berbeda dan terpisah dari seluruh samudra."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika kata-kata dan pikiran diheningkan, Alam Semesta berkembang - nyata, menyeluruh, dan satu dan kata-kata tampil sebagaimana mestinya, sebagai not - bukan musik, sebagai menu- bukan makanan, sebagai penunjuk arah - bukan&lt;br /&gt;tujuan perjalanan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&gt; sebagai penunjuk arah - bukan tujuan perjalanan &lt;-- Temukanlah MOTIF di dalam berita tsb, tanpa terpengaruh oleh NOISEnya....:-)  Mereka yg berpegang erat2 kepada petunjuk arah, tdk akan pernah menemukan atau sampai pada TUJUAN....:-)  (Tdk akan sampai pada Hal yg paling inti yg dimaksud)  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-5510330635719677983?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/5510330635719677983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=5510330635719677983' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5510330635719677983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5510330635719677983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/kekuatan-kata-kata.html' title='Kekuatan Kata-kata'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1Tf1w5iwI/AAAAAAAAADI/m4V05uOYEZg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-4381450020048925325</id><published>2008-07-15T18:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:49:25.073-07:00</updated><title type='text'>Psikotes Lucu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1PyP8bAMI/AAAAAAAAADA/gY0yvE-5d3Q/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1PyP8bAMI/AAAAAAAAADA/gY0yvE-5d3Q/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223418867511656642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Psikotest dari Jepang.... you'll be surprised&lt;br /&gt;Dear all, untuk mencairkan sedikit suasana di forum ini (Habis kebanyakan topik yg berat2 )  maka, gw posting psikotest dari Jepang yg di terjemahin ke Bahasa Indonesia, coba deh di isi sebentar, hasilnya cukup fun loh... kebetulan hasilnya juga banyak yang bener pas gw coba, bagaimana dengan anda ? Janji jangan lihat jawabannya ya, .. dan jangan kelamaan mikirnya, cukup tulis yg pertama terlintas dibenak anda. That's the whole point...here it goes :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama siapkan bolpen dan kertas.&lt;br /&gt;Waktu memilih nama, anda harus memilih orang&lt;br /&gt;yang anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir,&lt;br /&gt;tulislah apa yang ada di kepala anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INGAT : Maju satu paragraf per paragraf...&lt;br /&gt;Kalau anda membaca kelanjutannya, Permohonan&lt;br /&gt;anda tidak akan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas dikertas anda secaravertikal(atas ke bawah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.. Tulis angka yang paling kamu senang (antara 1-11) disebelah angka No.1 dan 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang kamu&lt;br /&gt;kenal, masing-masing di No.3 dan No.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.. Tulis 3 nama orang yang kamu kenal di No.4, 5,&lt;br /&gt;dan 6. Disini kamu boleh menulis nama orang di&lt;br /&gt;keluarga, teman, kenalan. Siapapun OK. Cumaharus yang kamu kenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.. Di no.8, 9, 10 dan 11 kamu tulis nama judul&lt;br /&gt;lagu yang berbeda-beda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.. Terakhir, tulis kamu punya permohonan.&lt;br /&gt;(Kamu minta permohonan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah???...... kalau sudah semua, coba lihat dibawah hasilnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN HASILNYA ADALAH .... :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.. Anda harus memberitahu ke orang yang anda&lt;br /&gt;tulis di No. 7 tentang psi kotest ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.. Orang yang anda tulis di No.3 adalah orang&lt;br /&gt;yang kamu cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.. Orang yang anda tulis di No.7 adalah orang&lt;br /&gt;yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.. Orang yang anda tulis di No.4 adalah orang&lt;br /&gt;yang anda rasa paling penting bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.. Orang yang anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti tentang anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.. Orang yang anda tulis di No. 6 adalah orang&lt;br /&gt;yang membawa keberuntungan pada anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.. Lagu yang anda tulis di no. 8 adalah lagu yang&lt;br /&gt;ditujukan untuk orang No.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.. Lagu yang anda tulis di no.9 adalah lagu yang&lt;br /&gt;ditujukan untuk orangNo.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.. Lagu yang anda tulis di no.10 adalah lagu yang&lt;br /&gt;melukiskan apa yang ada di hati anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.. Terakhir, lagu yang anda tulis di No.11 adalah&lt;br /&gt;agu yang melukiskan hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANA APAKAH CUKUP JITU ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-4381450020048925325?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/4381450020048925325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=4381450020048925325' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4381450020048925325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4381450020048925325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/psikotes-lucu.html' title='Psikotes Lucu...'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SH1PyP8bAMI/AAAAAAAAADA/gY0yvE-5d3Q/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1601834132828134261</id><published>2008-07-13T23:33:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:53:02.130-07:00</updated><title type='text'>MENGATASI KEMALASAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHr04_UZ9hI/AAAAAAAAAC4/vgJRyAvtCZM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHr04_UZ9hI/AAAAAAAAAC4/vgJRyAvtCZM/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222755977796384274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ETOS KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Orang-orang yang berselimut, bangunlah dan berikan peringatan dan agungkanlah Tuhanmu, dan bersihkan pakaianmu, dan tinggalakan perbuatan kotor yang merusak” (QS 74:1-5).&lt;br /&gt;Mari dengarkan suara hati, seperti bisikan syair arab, “Engkau habiskan umurmu dengan mengeluh dan bersedih. Dan engkau duduk berpangku tangan sambil berkata,”Zaman telah memerangiku”. Sementara Engkau belum bersusah payah, maka siapa yang akan melakukan untukmu?Berapakali kau katakan. ‘Negeriku sedang sakit’. Sementara kau adalah penyakit itu. Kesialan adalahalasannya, dan apakah Engkau telah memelihara kehormatannya?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini mengklaim bangsa yang rteligius sementara. Tetapi Tuhan sesungguhnya telah lama “meninggalkan”-nya. Bukankah tuhan amat membenci mereka yang cuma pandai mengkalim namun tidk berbuat? Rosulullah bersabda:”Bekerjalah untuk duniamu seakan Engkau hidup selama-lamanya dan beribadahlah untuk akhiretmu seakan engkau mati esok hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya keluar dari selimut kemalasan,keterkungkungan san kehinaan. Coba simak fragmen nasehat Imam Syafi’i:”Berangkatlah, niscaya engkau mendapatkan ganti untuk semua yang engaku tinggalka. Bersusah payahlah, sebab kenikmatan hidup hanya ada dalam kerja keras. Singa jika tak kelaur sarangnya tak akan mendapatkan mangsanya., sebagaimana anak panah bila tak meninggalkan busurnya tak akan mengenai sasaran. Biji emas yang belum diolah sama dengan debu ditempatnya. Ketika orang berangkat dan mulai bekerja, dia akan mulai seperti bernilainya emas. ( Kompas 7 Nop 2005- Takwil Yudi Latif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENDENGARKAN AKTIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat berkomunikasi dengan sesama manusia kita harus belajar mendengarkan secar lebih efektif. Mendengakan selain berguna bagi pengembangan diri sebagai manusia jug adapat menunjang keberhasilan akademi, sosial dan profesi. Misalnya, seseorang dapat mengemukakan ide yang orisinal karena rajin mendengarkan pendapat orang lain yang kemudian disimpulkan menjadi ide baru. Begitu juga banyak dari kita melakukan kesalahan karerna keurang mendengarkan penjelaskan guru atau kita sering cekcok dengan ortu karaena satu sama lain tidak mau saling mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan sebenarnya suatu proses yang cukup rumit karena melibatkan aemapat unsur, yaitu mendengar, memperhatikan, memahami, dan mengingat.&lt;br /&gt;Hal –hal yang dapat menghambat mendengar efektif antara lain, kerena kecenderungan kita untuk cepat menilai, mengevaluas, menyetujui pesan-pesan yang disampaikan sumber berita. Dengan demikian, belum sempat kita memahami pernyataan atau ungkapan orang tersebut, kita sudah sibuk dengan apa yuang terlintas dalam benak kita yang sesuai dengan dugaan atau harapan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memusatkan pendengaran dan mencoba memahami maksuad pembicaraan orang lain kita manahan kecenderungan untuk menghakimi atau menilai pesan tersebut. Hal ini dapat memperbaiki kemampuan individu untuk mendengarakan lebih efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERESPON&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjadi pendengar yang aktif tentunya kita juga perlu keterampilan lain, yaitu memberikan respon terhadap permasalahan oang lain. Tentunya diperlukan kemampuan untuk membantu memecahkan dan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan irang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diingat adalah perinsip pertama dalam menolong orangf lain memecahakan masal;ahnya dan memahami situasi yang membuatnya stress mengingat bahwa semua pemahaman keputusan dan solusi yang muncul dari orang itu sendiri, bukan dari kita. Seyakin apapun kita bahwa kita tahu apa yang seharusnaya dilakukan orang lain, tujuan kita membantu mereka membaut keputusannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kedua, dengan cara membedakan sudut pandang pribadi dan orang lain sebaiknya masalah orang lain dipandang dari sudut pandang orang bermasalah karena hal ini dapat mendorong kita merasakan pada yang dirasakan orang lain. Dengan begitu kita jadi tidak cepat me uduh, menaiali, atau menghakimi orag lain. (Chtarina Wahyuni PKBI Pusat).Kompas Jumat 18 Nopember 2005 Kolom MUDA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1601834132828134261?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1601834132828134261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1601834132828134261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1601834132828134261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1601834132828134261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/mengatasi-kemalasan.html' title='MENGATASI KEMALASAN'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHr04_UZ9hI/AAAAAAAAAC4/vgJRyAvtCZM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-4061161781690001344</id><published>2008-07-13T23:24:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:53:59.052-07:00</updated><title type='text'>Menghilangkan Tahi Lalat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHryPOEnXnI/AAAAAAAAACw/XgSmBDEAH9U/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHryPOEnXnI/AAAAAAAAACw/XgSmBDEAH9U/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222753061178924658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Buat ribuan teman di luar sana yang punya harapan sama dengan harapan saya dahulu)&lt;br /&gt;“Rasanya pedih sekali Mas, nggak tahan…,” gerutu istriku.&lt;br /&gt;“Nyesel tadi nyoba, mestinya Mas dulu yang nyoba. Iih, paanas banget…,” katanya sambil menunjukkan bagian lehernya yang memerah terbakar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lalu istriku ngaku bahwa tidak membaca petunjuk secara cermat. Dia main asal oles saja. Akibatnya selain tahi lalat sasaran, kulit di sekitarnya pun ikut dia olesi. Jadilah kulitnya terbakar. Dengan panik kemudian dia obati pakai Bioplaceton, obat luka bakar yang kebetulan kami punya.&lt;br /&gt;“Palsu mungkin Mas,” katanya sambil tertawa kecut menunjukkan label obat yang tidak meyakinkan. Di situ tertulis petunjuk bahasa Inggris yang salah tulis, laiknya produk bajakan asal mengkopi label. (more…)&lt;br /&gt;richlife - khairul @ 10:42 pm&lt;br /&gt;Comments (10)&lt;br /&gt;March 31, 2008&lt;br /&gt;Tim PN mendapat piala di Taiwan&lt;br /&gt;Tim PN mendapatkan 2 piala dalam Kompetisi UAV di Taiwan Posted by: “taufiq.mulyanto@ae.itb.ac.id” taufiq.mulyanto@ae.itb.ac.id taufiqmulyanto Sun Mar 30, 2008 7:53 pm (PDT)&lt;br /&gt;Rekan ysh, Berita baik untuk mengawali pekan ini.&lt;br /&gt;Selamat untuk Tim UAV PN yang berhasil mendapatkan dua penghargaan dalam Kompetisi UAV di Taiwan tanggal 29-30 Maret kemarin ini untuk kategori ‘Advanced Design’. Pesawat yang dipertandingkan memiliki konfigurasi Tandem Wing dan span sayap hampir 2 meter dengan berat kosong lk 4 kg.&lt;br /&gt;Kedua Penghargaan tersebut adalah : - Best Fuel Consumption - Best Presentation&lt;br /&gt;Mudah2an dengan semangat ini, mahasiswa PN dapat lebih berkarya dan berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-4061161781690001344?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/4061161781690001344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=4061161781690001344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4061161781690001344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4061161781690001344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/menghilangkan-tahi-lalat.html' title='Menghilangkan Tahi Lalat'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHryPOEnXnI/AAAAAAAAACw/XgSmBDEAH9U/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2988385073874989125</id><published>2008-07-11T02:31:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:54:26.507-07:00</updated><title type='text'>Olahraga Malas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcpeA0y9fI/AAAAAAAAACo/HQ1MLwO3qFs/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcpeA0y9fI/AAAAAAAAACo/HQ1MLwO3qFs/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221687888553637362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Habis dari mana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Habis tennis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, keren. Olahraganya sambil main. Mainnya pun keren.&lt;br /&gt;Menurut orang Yunani, olahraga yang keren ya atletik. Menurut orang Skotlandia, olahraga yang keren adalah main golf. Tahukah anda bahwa orang Skotland ini benar?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof. Hembing - itu yang terkenal dengan hidup sehat ala Hembing - kita perlu memilih olahraga yang akan kita lakukan sampai usia senja. Dan juaranya adalah : jalan kaki. Boleh anda pilih tennis, berenang, berdansa, berkuda, lari, dan sebagainya. Tapi pastikan anda melakukannya hingga usia senja. Sebab, kalau sudah terbiasa olahraga lalu tidak olahraga maka tubuhnya akan 'menuntut' kembali hal yang dulu. Masih menurut Hembing, jalan kaki merupakan jenis 'medium exercise' dan ini akan membuat anda tetap sehat. Jadi, berhubung golf itu banyak jalan kakinya, maka dia sangat tepat dengan anjuran Hembing ini. Sayangnya, olahraga ini butuh banyak modal. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Cina beda lagi. Olahraga yang penting itu mengolah energi, bukan mengolah otot. Jadi yang terbaik bukan berenang (seperti kata dokter), tapi : tai-chi. Ok, aku setuju. Maka aku mulai mencari tai-chi di internet. Dapet. Situs Everyday Tai-chi memuat lengkap berbagai jenis tai-chi sekaligus dengan videonya. Keren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kudapati diriku adalah pemalas. Setelah mempelajari 5 jurus tai-chi 24 bentuk, eh sudah kehilangan semangat. Maka aku cari alternatif lain, sebuah olahraga buat para pemalas. Kutemukan kemudian Falun Gong . Keren juga, lengkap dengan videonya. Cukup 5 jurus, tanpa konsentrasi, tanpa aturan nafas, pokoknya ikuti gerakannya energi akan muncul sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asyik. Maka aku praktekkan falun gong setiap hari. Kumasukkan videonya ke Nokia Communicator, tiap hari cukup 18 menit. Sayang, lagi-lagi kekuatan semangat hanya ada di pikiran positif saja. Kembali malas lagi. Maka kumulai pencarian baru, suatu olahraga yang betul-betulsangat cocok buat orang yang sangat-sangat malas. Eh, dapet juga. Ini juaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini bukunya Prof. Hembing berjudul 'olahraga mengayunkan tangan'. Nama kerennya swaiso. Ya, hanya mengayun-ayun tangan sebanyak 200 kali. Cukup. Itu sudah setara jalan kaki, medium exercise. Enaknya lagi kagak usah takut hujan, atau keserempet mobil. Kata Hembing, olahraga ini berasal dari Shanghai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- berdiri tegak, kaki membentang selebar bahu, pandangan lurus ke depan&lt;br /&gt;- jari kaki mencengkeram. katanya ini untuk menekan telapak kaki sehingga menekan titik-titik akupuntur&lt;br /&gt;- pakai nafas perut lebih baik, yaitu tarik nafas sambil kembungkan perut, dan buang nafas sambil kempiskan perut&lt;br /&gt;- tangan lurus, telapak menghadap ke belakang&lt;br /&gt;- lalu ayunkan tangan bersama-sama ke depan dan ke belakang. Satu ayunan dihitung mulai dari depan -ke belakang - ke depan lagi.&lt;br /&gt;- lakukan sebanyak 200 kali (kira-kira 5 menit)&lt;br /&gt;- selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda melakukan setiap hari, maka anda akan sehat, demikian petuah Hembing.&lt;br /&gt;Ingin yang lebih malas lagi? Bagaimana kalau 'blogging'? Ah, itu kan olahraga 'jari', jenis olahraga yang sangat-sangat berat, terlalu berat, tidak baik buat kesehatan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2988385073874989125?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2988385073874989125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2988385073874989125' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2988385073874989125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2988385073874989125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/olahraga-malas.html' title='Olahraga Malas'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcpeA0y9fI/AAAAAAAAACo/HQ1MLwO3qFs/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7843462087047458885</id><published>2008-07-11T02:18:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T00:55:12.869-07:00</updated><title type='text'>Music Panjang Umur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcmnW1k2gI/AAAAAAAAACg/i8HjJN9LNkI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcmnW1k2gI/AAAAAAAAACg/i8HjJN9LNkI/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221684750546426370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Vivaldi. Played by Vanessa Mae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vivaldi ternyata seorang pendeta. Sembari sakit-sakitan asma dia menulis musik yang lalu diajarkan kepada anak-anak miskin, anak para pelacur, dll (ini yang bikin aku impressed ama dia). Orang-orang mencibirnya, sampai suatu saat diadakan konser kecil-kecilan memainkan musik karya Vivaldi oleh anak-anak papa itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Musik panjang umur&lt;br /&gt;Vivaldi. Played by Vanessa Mae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vivaldi ternyata seorang pendeta. Sembari sakit-sakitan asma dia menulis musik yang lalu diajarkan kepada anak-anak miskin, anak para pelacur, dll (ini yang bikin aku impressed ama dia). Orang-orang mencibirnya, sampai suatu saat diadakan konser kecil-kecilan memainkan musik karya Vivaldi oleh anak-anak papa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7843462087047458885?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7843462087047458885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7843462087047458885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7843462087047458885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7843462087047458885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/music-panjang-umur.html' title='Music Panjang Umur'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SHcmnW1k2gI/AAAAAAAAACg/i8HjJN9LNkI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7787957123152518468</id><published>2008-07-04T05:39:00.001-07:00</published><updated>2008-08-05T18:31:44.114-07:00</updated><title type='text'>Ide Mudah tapi Gak Gampang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4aNNoXB7I/AAAAAAAAACU/oX4YscxYGyE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4aNNoXB7I/AAAAAAAAACU/oX4YscxYGyE/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219137832468547506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MENGEMBANGKAN lahan pantai menjadi areal pertanian, peternakan, pariwisata, sekaligus perkampungan nelayan di pesisir selatan Kulon Progo yang minim fasilitas bukan pekerjaan mudah. Pemerintah harus mengintegrasikan keempatnya dengan baik agar tidak terjadi konflik kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roso Witjaksono SP MSi, dosen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada yang ikut mengembangkan pertanian pantai di Bugel, mengatakan, sebenarnya rencana pemerintah mengembangkan sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan perikanan laut di satu lokasi adalah ide yang cukup baik. Namun, pemerintah harus membuat studi kelayakan yang matang terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah harus menyosialisasikan rencana itu secara baik kepada petani yang lebih dulu menggarap lahan itu. Ini harus dilakukan agar mereka siap menerima proyek itu dan kehadiran transmigran dari daerah lain. Jika tidak, proyek transmigrasi akan ditolak. Kehadiran transmigran di lokasi itu juga akan memicu konflik. Petani merasa tanah yang mereka garap selama bertahun-tahun dirampas oleh transmigran. Padahal, tanah bagi petani merupakan sumber kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan petani dianggap Roso sebagai sesuatu yang wajar sebab mereka telanjur menanam modal uang dan tenaga cukup besar untuk mengolah lahan pasir menjadi lahan pertanian. Karena itu, jika pemerintah ingin membangun proyek di lokasi yang sama, pemerintah harus memberi kompensasi yang pantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga harus memberikan peluang kepada petani penggarap yang lahannya dipakai sebagai areal transmigrasi untuk membuka lahan pertanian di tempat lain. Pemerintah harus memberikan bantuan modal dan fasilitas pengganti kepada petani, terutama jaringan irigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya apakah rencana pemerintah mengembangkan pertanian, peternakan, perikanan laut, dan pariwisata di satu lokasi dapat berjalan? Roso mengatakan, itu bergantung pada manusianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Roso, membentuk petani sekaligus nelayan, petani sekaligus peternak, dan petani sekaligus pelaku pariwisata bukan pekerjaan mudah. Dari pengalaman di Bugel, misalnya, sangat sedikit transmigran yang berasal dari kultur agraris mampu menjadi nelayan yang baik. Pemerintah tidak akan berhasil membentuk petani menjadi nelayan hanya dengan memberi keterampilan melaut. Pemerintah juga harus mengubah sikap mental dan cara hidup mereka dari petani menjadi nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dody Kastono SP MP, agronomis, dari Fakultas Pertanian UGM yang juga terlibat dalam mengembangkan pertanian pantai di Bugel, mengatakan sangat sulit menjalankan aktivitas pertanian dan nelayan sekaligus. "Salah satunya harus dilakukan sekadar untuk sambilan. Itu berarti salah satunya tidak memberikan hasil optimal," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep itu bisa dijalankan jika sebagian anggota keluarga transmigran mengelola pertanian, sebagian lagi menjadi nelayan. Masalahnya, keluarga transmigran umumnya adalah keluarga baru dengan dua atau tiga anggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya konsep pengembangan pesisir selatan Kulon Progo lebih terfokus. Dia menilai kawasan itu sangat cocok dijadikan sebagai pusat agroindustri tanpa perlu ada areal transmigrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan pasir yang digarap petani selama ini, setiap 1.000 meter persegi menghasilkan 1,1 ton cabai merah keriting dengan potensi keuntungan Rp 2,1 juta. Selain itu, setiap 1.000 meter persegi lahan pasir juga bisa menghasilkan 800 semangka dengan potensi keuntungannya sekitar Rp 575.000 sekali panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini petani di lahan pasir sebenarnya hanya menginginkan pemerintah menciptakan pasar bagi produk pertanian mereka, bukan mendirikan areal transmigrasi yang justru menyingkirkan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7787957123152518468?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7787957123152518468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7787957123152518468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7787957123152518468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7787957123152518468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/ide-mudah-tapi-gak-gampang_04.html' title='Ide Mudah tapi Gak Gampang'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4aNNoXB7I/AAAAAAAAACU/oX4YscxYGyE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1048557617391749917</id><published>2008-07-04T05:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:32:01.139-07:00</updated><title type='text'>Foto Cerdas</title><content type='html'>beberapa hari yang lalu gue nemuin gambar yang bagus.... menurut gue ne bner-bener cerdas...&lt;br /&gt;penuh dengan kreativitas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so gmna mnurut kamu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4VpWvoUlI/AAAAAAAAACE/qOqK-hamibg/s1600-h/staircasedrawers.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4VpWvoUlI/AAAAAAAAACE/qOqK-hamibg/s400/staircasedrawers.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219132818393158226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;hebat banget kan... buatan orang mana ya...Indonesia..?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1048557617391749917?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1048557617391749917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1048557617391749917' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1048557617391749917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1048557617391749917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/foto-cerdas.html' title='Foto Cerdas'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4VpWvoUlI/AAAAAAAAACE/qOqK-hamibg/s72-c/staircasedrawers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7846821748329547114</id><published>2008-07-04T05:12:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:33:31.228-07:00</updated><title type='text'>Tentang Ide Di Internet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4UvnfFetI/AAAAAAAAAB8/0dDsPjAb63k/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4UvnfFetI/AAAAAAAAAB8/0dDsPjAb63k/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219131826454756050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah ide yang sangat bagus di internet adalah membuat sebuah website yang sangat berguna untuk orang banyak. Selain memberikan informasi terbaru dan dibutuhkan oleh orang banyak, sebuah website harus memiliki sebuah fitur yang membuat orang senang berlama-lama di website tersebut.&lt;br /&gt;Bila kita melihat perjalanan google yang sukses dengan mesin pencarinya, ada sebuah ide dasar yang patut di contoh. Larry Page dan Sergey Brin sang pendiri dan penemu mesin google mengalami penolakan saat mencoba menjual search enginenya ke perusahaan seperti altavista yang saat itu berjaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;. Jawaban pemilik perusahaan tersebut dikarenakan mereka sudah memiliki sebuah mesin searchengine dan menilai search engine tidak menguntungkan secara keuangan.&lt;br /&gt;Karena pendiri google yakin dan mempunyai tujuan tulus untuk memberikan kemudahan orang lain dalam mencari informasi, mereka tidak patah semangat. Dan akhirnya memutuskan untuk membuat perusahaan sendiri.&lt;br /&gt;Tujuan mereka bukan komersial. Namun semata-mata ingin menjadikan mesin mereka untuk membantu banyak orang yang mencari informasi di internet.&lt;br /&gt;Sampai pada saatnya ada ide dari teman-teman mereka untuk mengkomersialkan mesin google mereka. Pada awalnya mereka menolak. Sebab mereka membuat mesin tersebut semata-mata untuk ilmu pengetahuan dan untuk membantu orang lain dalam mencari data di internet.&lt;br /&gt;Namun setelah mereka di sadarkan bahwa sebuah research dan penelitian membutuhkan dana. Mereka akhirnya bisa menerima ide untuk memasang iklan di mesin pencari mereka. Kolaborasi mereka dengan Adsense dan system kompetisi Page Rank telah membawa mereka menjadi seorang milyader.&lt;br /&gt;Inti dari semua itu yang patut kita contoh adalah cita-cita luhur mereka untuk mengumpulkan orang-orang pintar dan gemar akan alogaritma komputer serta berbuat suatu kebaikan untuk orang banyak. Walau sudah kaya raya, pendiri google masih hidup sederhana dan tetap terus melalukan penelitian. Konsep pendidikan tetap diterapkan. Tidak percuma orang tua mereka yang Professor mendidik mereka untuk konsentrasi di bidang ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Bila kita rajin dan serius dengan bidang kita. Serta bertujuan mulia membantu orang lain. Ternyata rejeki datang dengan sendirinya. Bagaimana dengan kita?&lt;br /&gt;Apakah semata-mata berinternet untuk mencari uang? Atau ada suatu misi yang akan memajukan masyarakat Indonesia. Memang sulit. Sampai saat inipun saya belum ketemu sesuatu hal yang bisa digunakan oleh orang banyak dan berguna untuk dunia internet.&lt;br /&gt;Kerja keras, penelitian dan ide-ide baru harus terus di cari. Mari kita semangat mencari dan memajukan negeri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7846821748329547114?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7846821748329547114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7846821748329547114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7846821748329547114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7846821748329547114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/tentang-ide-di-internet.html' title='Tentang Ide Di Internet'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG4UvnfFetI/AAAAAAAAAB8/0dDsPjAb63k/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-3400229144264373002</id><published>2008-07-03T20:41:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:33:58.681-07:00</updated><title type='text'>kegembiraan yang mudah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG2dTPoe2LI/AAAAAAAAAB0/GmWNiK7cTU0/s1600-h/2006-06-25-beckham-in.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG2dTPoe2LI/AAAAAAAAAB0/GmWNiK7cTU0/s200/2006-06-25-beckham-in.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219000497131673778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seseorang saat melamar kerja memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,&lt;br /&gt;dan hal itu terlihat oleh sang interviewer, orang itu pun mendapatkan pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda.&lt;br /&gt;Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain memperbaiki sepeda, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap.&lt;br /&gt;Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.&lt;br /&gt;Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil diajak bekerja di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: ?Ibu hari ini sangat cantik.&lt;br /&gt;Ibu menjawab: ?Mengapa?&lt;br /&gt;Anak menjawab: ?Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.&lt;br /&gt;Temannya berkata: ?Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.&lt;br /&gt;Petani menjawab: ?Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: ?Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya??&lt;br /&gt;Ada yang menjawab: ?Cari mulai dari bagian tengah.?&lt;br /&gt;Ada pula yang menjawab: ?Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.?&lt;br /&gt;Dan ada yang menjawab: ?Cari di rumput yang paling tinggi.&lt;br /&gt;Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat, ?Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: ?Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.?&lt;br /&gt;Katak di pinggir jalan menjawab: ?Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.?&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian katak sawah menjenguk katak pinggir jalan dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita.&lt;br /&gt;Hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.&lt;br /&gt;Ada yang bertanya: ?Mengapa engkau begitu santai??&lt;br /&gt;Dia menjawab sambil tertawa: ?Karena barang bawaan saya sedikit.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-3400229144264373002?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/3400229144264373002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=3400229144264373002' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3400229144264373002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3400229144264373002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/kegembiraan-yang-mudah.html' title='kegembiraan yang mudah'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG2dTPoe2LI/AAAAAAAAAB0/GmWNiK7cTU0/s72-c/2006-06-25-beckham-in.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-9142821146302524723</id><published>2008-07-03T18:14:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:38:52.678-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Alasan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG16S_t7UnI/AAAAAAAAABs/WZiwJ67nDKI/s1600-h/ART_Hikmah-Inspirasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG16S_t7UnI/AAAAAAAAABs/WZiwJ67nDKI/s200/ART_Hikmah-Inspirasi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218962009952572018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahabat, pernahkah Anda menyelesaikan suatu pekerjaan yang amat sulit bahkan dianggap hampir tidak mungkin? Sesuatu pekerjaan yang awalnya Anda juga tidak terlalu yakin akan berhasil. Saya rasa, kita semua pernah mengalami kondisi seperti ini, bahkan mungkin sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan ilustrasi ini sejenak. Sanggupkah Anda untuk pergi ke Bandung dari Jakarta dengan berjalan kaki? Ya, jalan kaki, tanpa kendaraan, menempuh jarak sekitar 160 km. Kalau pun seandainya ada diantara Anda yang sanggup, belum tentu Anda mau. Iya kan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau saya bocorkan sebuah rahasia pada Anda? Tantangan gila ini sebetulnya bagian dari promosi Ferrari di Indonesia, orang pertama yang berhasil sampai ke Bandung murni berjalan kaki akan dihadiahi sedan mewah keluaran terbaru dari Ferrari. Kalau begini, saya yakin Anda mau dan sanggup, bahkan bekerja extra keras dalam mempersiapkan diri dan strategi perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, inilah yang disebut kekuatan alasan. Sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin ketika Anda memiliki alasan yang sangat kuat. Sebuah alasan yang kekuatannya melebihi kondisi realita yang Anda hadapi sekarang. Bagaimana caranya menjadi lebih mudah terjawab ketika Anda sudah tuntas menemukan alasan mengapa Anda mau melakukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, ada tiga alasan yang mampu mempengaruhi diri kita dengan kuat. Pertama, kekuatan harapan. Manusia bisa hidup 4 hari tanpa makan, bertahan 4 menit tanpa oksigen, tapi hanya bertahan 4 detik jika hidup tanpa harapan. Bukan harapan atas kualitas hidup yang lebih baiklah yang membuat Anda mau melakukan apa yang sedang Anda kerjakan untuk penghidupan dan kehidupan Anda? Hampir sama seperti harapan Anda untuk memiliki sedan Ferrari tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kekuatan rasa cemas. Ternyata rasa cemas atau ketakutan pun dapat menjadi kekuatan alasan yang luar biasa. Ketika Anda takut tidak lulus ujian, Anda tergerak untuk belajar lebih giat. Ketika Anda takut bisnis Anda runtuh, Anda kerja keras menyusun strategi baru untuk meningkatkan omzet. Ketika Anda khawatir anak Anda terjerumus pergaulan yang tidak baik, Anda mati-matian memasukkannya ke sekolah dengan lingkungan yang baik meskipun mahal. Kalau Anda ingat, dalam kitab suci pun, gambaran tentang kehidupan akhirat bukan sekedar cerita tentang harapan pada keindahan hidup di syurga. Namun juga diimbangi dengan cerita betapa mengerikannya neraka agar kita takut jangan sampai terjerumus ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan alasan ketiga adalah cinta. Alasan inilah yang biasanya memberikan pengaruh paling dahsyat. Bagi dua sejoli yang sedang kasmaran, mereka akan dengan mudah memberikan pengorbanan bagi pasangannya. Rasa cinta pada diri sendiri akan membuat seorang pecandu narkoba berhenti dan memperbaiki hidupnya. Rasa cinta akan keluarga membuat seseorang rela bekerja lebih keras membanting tulang memeras keringat, bahkan terkadang membuat seseorang kebablasan menilap uang orang lain. Rasa cinta pada rakyatnya akan membuat seorang penguasa bersikap adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, bukankah dalam membangun bisnis kita seringkali menghadapi kesulitan? Seperti ketika memutuskan keluar kerja, ketika mulai merintis usaha, menghadapi persaingan bisnis dan lain-lain. Apalagi data statistik menunjukkan bahwa hanya 1 dari 5 usaha baru yang bertahan pada tahun pertama dan hanya 1 dari 5 usaha yang bertahan tadi mampu tetap berjalan setelah lima tahun pertama. Artinya hanya sekitar 4% usaha yang survive setelah 5 tahun. Sesuatu yang sulit dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Jika Anda sedang bertanya bagaimana caranya supaya mampu bertahan? Saran saya, Anda periksa lagi pertanyaan mengapa Anda harus bertahan? Apa alasan yang membuat Anda mau berjuang dan berkorban membangun usaha? Jika Anda sudah menemukan jawaban pertanyaan ’mengapa’, insya Allah jalan untuk pertanyaan ’bagaimana’ akan muncul dengan sendirinya. Jika ’Mengapa’ begitu besar, maka ’Bagaimana’ menjadi kecil. Semoga sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-9142821146302524723?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/9142821146302524723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=9142821146302524723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/9142821146302524723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/9142821146302524723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/kekuatan-alasan.html' title='Kekuatan Alasan'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SG16S_t7UnI/AAAAAAAAABs/WZiwJ67nDKI/s72-c/ART_Hikmah-Inspirasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-3005608319046452109</id><published>2008-07-02T21:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:43:34.871-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi Tokoh Dunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxWvJNAb7I/AAAAAAAAABk/4u2YSu0OzZo/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxWvJNAb7I/AAAAAAAAABk/4u2YSu0OzZo/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218641436139876274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;General Electric (GE) - perusahaan terbesar nomor dua di dunia. Berawal pada tahun 1876, mengandalkan kekuatan teknologinya, GE kemudian merambah peralatan rumah tangga, lampu listrik, finansial, mesin jet pesawat, pembangkit nuklir, dan lain-lain. Lantaran seradak-seruduk di segala lahan, mulai dekade 1970-an GE menjelma menjadi raksasa gemuk yang tidak lincah dan boros.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untunglah, pada tahun 1981 GE dinahkodai figur luar biasa bernama Jack Welch. Dengan teriakan, “Fix, Close, Sell!” ia pun melego 200 anak perusahaannya dan mengakuisisi 1.700 perusahaan lainnya. Kriteria melego atau mengakuisisinya sederhana saja, menjadi nomor satu atau menjadi nomor dua di bidangnya. Apabila tidak, GE akan melupakan bidang tersebut. Istilah lainnya, memastikan menang, bukan sekedar tidak kalah.&lt;br /&gt;Saat Jack masuk, nilai GE adalah US$ 14 miliar. Sewaktu ia keluar 20 tahun kemudian, nilainya meloncat setinggi US$130 miliar. Kalau boleh sombong, tidak ada seorang pun pemimpin di muka bumi ini yang sanggup melipatgandakan nilai seperti itu, selain dirinya. Akhir-akhir ini, GE dinilai sebesar setengah triliun dolar dan tahun 2006 merek GE dihargai sebesar US$ 48.907 juta. Jadilah GE salah satu merek paling mahal di jagat ini. Dan ini semua berakar dari filosofi menang, bukan sekedar untuk tidak kalah.&lt;br /&gt;Di tanah air, sedikit-banyak Ciputra Group, Kem Chicks, dan Astra International juga mengamalkan falsafah itu. Di segala medan, mereka bertarung untuk menang, bukan sekedar tidak kalah. Dan percaya atau tidak, pijakan utama untuk meraihnya adalah dengan menjadi orang keras kepala. Tentunya, dalam artian gigih, bukan ndableg asal-asalan. Tolong di-highlight itu. Sayangnya, selama ini Indonesia lebih dikenal sebagai bangsa yang ramah, bukan bangsa yang gigih. Kalau Jepang dan Korea, barulah disebut-sebut sebagai bangsa yang gigih.&lt;br /&gt;Catatlah, baik Ciputra, Bob Sadino, maupun William Soerjadjaja juga pernah pailit bahkan terbelit utang. Tidak terkecuali. Setidak-tidaknya pada periode-periode tertentu. Akan tetapi, mereka sama sekali tidak kepikir untuk balik kampung. Alih-alih begitu, mereka malah terus maju. Kini, mereka adalah ikon di jalurnya masing-masing.&lt;br /&gt;Seorang ekonom asal Bangladesh - Muhammad Yunus_ akan menunjukan kepada kita semua apa yang dimaksud dengan gigih. Obsesinya ketika itu adalah bagaimana bank-bank setempat dapat menyalurkan dan mengulurkan kredit kepada warga yang sangat miskin. Bayangkan saja banyak diantara mereka mengharapkan pinjaman berkisar 12.000 rupiah.&lt;br /&gt;Ide yang sangat mulia ini sempat ia sodorkan kemana-mana, namun ternyata semua pihak cuma menggelengkan kepala. Sepintar apapun ia berargumen, tetap saja bankir dan pejabat pemerintah berdalih,”Orang melarat tidak layak dikucur kredit.” Untunglah, ia termasuk orang yang gigih. Ia tanggalkan dan tinggalkan cara pandang seekor burung. Alih-alih begitu, ia malah mengenakan cara pandang seekor cacing, dimana ia berusaha mangetahui apa yang terhampar tepat didepan mata. Dengan mengendusnya. Dengan menyentuhnya.&lt;br /&gt;Mulanya, ia hanya menjadi semacam penjamin bagi warga yang sangat miskin. lama-kelamaan, ia menjadi perintis banknya sendiri-tentu saja sesuai dengan konsep yang ia cita-citakan sedari awal. Namanya Gremeen Bank. Tanpa diduga-duga, kini bank itu berhasil menangani 46.000 desa di Bangladesh melalui 1.200 cabang. Atas jasanya yang tidak mengenal lelah tersebut ia pun dianugerahi Nobel Perdamaian. Itulah buah dari kegigihan. (RAS/berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-3005608319046452109?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/3005608319046452109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=3005608319046452109' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3005608319046452109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/3005608319046452109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/inspirasi-tokoh-dunia.html' title='Inspirasi Tokoh Dunia'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxWvJNAb7I/AAAAAAAAABk/4u2YSu0OzZo/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1499507827404619037</id><published>2008-07-02T21:19:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:44:36.697-07:00</updated><title type='text'>Ide sederhana Hari Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxUgkZPV6I/AAAAAAAAABc/75ZDovBqpSw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxUgkZPV6I/AAAAAAAAABc/75ZDovBqpSw/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218638986717648802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Halo rekan-rekan. Kali ada dapat ide usaha sederhana, sebagian dari hasil obrolan, sebagian dari ketemu langsung pelaku usahanya, ndak sengaja.&lt;br /&gt;Pertama, usaha Penyewaan Lampu Petromaks.&lt;br /&gt;Malam hari, selain suasana kegelapan,ternyata banyak peluang buat mencari usaha. Di sana banyak bertebaran para penjual sate, penjual bakso, mie ayam, nasi bungkus, mie goreng, mie rebus, jajanan, yang keliling maupun yang standby, dll. Nah, peluang yang justru bisa kita tangkap adalah : usaha menyewakan lampu penerangan kepada mereka-mereka itu. Bisa lampu minyak, lampu petromaks, pokoknya penerangan lah. Kan mereka butuh dengan alat seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebagian udah pakai, tapi kan masih ada juga yg belum. Belum lagi kalo listrik mati, yang punya usaha warung2/tenda2 juga ikut gelap kan :). Nah, jadi modal usahanya ; punya lampu yang buanyak, sewakan kepada pemakai, misal sistem tarif harian. Bisa juga disewakan kepada rumah tinggal2 yang pas lagi kena gilir pemadaman, atau lagi kena gangguan PLN, dll. Pasang tarif sewa na yang murah (jangan ngalahin tarif sewa genset - hehehe - ntar ga laku), tapi masih bisa untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide kedua, usaha refill air minum masak.&lt;br /&gt;Ide ini dapat dari ketemu langsung bisnismen ya :p Jadi si dia bawa sepeda motor roda dua, di bagian belakang na, dibikin kerangka bagasi dari besi yang didesain sedemikian rupa sehingga bisa muat botol kemasan air minum mineral ukuran 1.5 L (pokoknya yg ukuran adiknya botol galon) sekitar 30-40 botol di kanan kiri. Masih ditambah lagi ada tas keranjang yang juga dipenuhi botol kemasan air mineral tadi. Selidik punya selidik ternyata isinya air minum matang (sudah masak). Nah dia kirim ke para subscriber (pelanggan - hehehe) yang jadi langganannya air minum-air minum isi ulang kemasan yang sudah dimasak tadi. Ada pemilik bengkel, tukang parkir, penjual voucher pulsa pinggir jalan, pedagang, dll, dll. Tuh, kreatif kan. Harga di bawah harga air mineral kemasan baru, modal juga ndak ribet. Air bersih sedia yang banyak, dimasak di panci besar (mau pakai kayu boleh, pakai kompor minyak monggo, kompor gas silahkan, ... ya dihitung aja mana yg ekonomis), di-dinginkan, dikemas ke botol yang sudah dicuci bersih, kirim ke pelanggan. Atau jual di terminal angkot, terminal bus, keramaian. Coba bikin promosi yang menarik. Para staf sales/kurir diberi seragam yang bersih dan apik, biar image usaha nampak bagus. Tuh, menarik dan unik ndak? :)&lt;br /&gt;Ya sudah kalau berminat mencoba wirausaha model sederhana dan simpel ini ya silahkan segera dicoba. Semoga bermanfaat, salam! :) Thats just a simple idea!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1499507827404619037?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1499507827404619037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1499507827404619037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1499507827404619037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1499507827404619037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/ide-sederhana-hari-ini.html' title='Ide sederhana Hari Ini'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxUgkZPV6I/AAAAAAAAABc/75ZDovBqpSw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-4847357599312341357</id><published>2008-07-02T21:11:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:48:53.485-07:00</updated><title type='text'>Inspirasi Diri Sendiri Terlebih Dahulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxS53IEsvI/AAAAAAAAABU/l-8kaPjk8Sk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxS53IEsvI/AAAAAAAAABU/l-8kaPjk8Sk/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218637222219395826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang menginginkan perubahan, tapi ternyata yang diinginkannya itu tak kunjung terwujud. Mungkin hal itu juga terjadi pada Anda. Setiap orang, termasuk Anda dan saya, menginginkan perubahan yang signifikan pada bangsa ini bahkan pada orang lain yang berada di dekat Anda.Keinginan kita atas perubahan begitu besar. Namun, pada saat bersamaan kita tidak mampu merubah sikap diri kita sendiri. Hal ini terjadi karena kita tidak pernah punya waktu yang cukup untuk sungguh-sungguh merubah diri kita sendiri. Tentu saja, alasan ini tidak mutlak benar. Tapi itu perlu diingat.Siapapun yang menginginkan perubahan besar, baik saya maupun Anda, rahasianya adalah perubahan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Betapapun kuatnya keinginan kita untuk mengubah orang lain atau suatu kelompok masyarakat bahkan sebuah Negara sekalipun, kalau tidak dimulai dari diri sendiri maka semua akan terasa hampa. Hal yang berkaitan dengan ini pernah dikatakan oleh Ustadz Aa Gym, bahwa apabila kita ingin berubah maka mulailah dari yang paling kecil, yakni diri kita sendiri. Karena sesungguhnya perubahan ada pada diri kita sendiri.Pemimpin manapun akan jatuh terhina manakala tidak punya keberanian merubah diri. Orang sukses manapun bakal tumbang kalau tidak punya keberanian mengubah dirinya. Di sini, keberanian merupakan salah satu poin penting dalam melakukan perubahan.Banyak orang yang berani menghujat, berani mengejek, tapi, hanya segelintir orang yang berani melihat kekurangan diri sendiri. Keberanian seperti ini hanya dimiliki oleh orang sukses sejati.Merubah diri kita dengan sadar, juga dapat merubah orang lain. Meskipun kita tidak mengucap sepatah kata pun untuk perubahan itu, sebab dengan perbuatan (action) sudah menjadi ucapan yang sangat berarti bagi orang lain. Percayalah, kegigihan untuk memperbaiki diri kita sendiri akan membuat orang lain melihat dan merasakannya.Ingatlah! Cita-cita besar dan kesuksesan hanyalah milik orang yang gigih merubah dirinya dan tidak akan terjadi perubahan kecuali pada orang yang melihat kekurangannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-4847357599312341357?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/4847357599312341357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=4847357599312341357' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4847357599312341357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/4847357599312341357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/inspirasi-diri-sendiri-terlebih-dahulu.html' title='Inspirasi Diri Sendiri Terlebih Dahulu'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGxS53IEsvI/AAAAAAAAABU/l-8kaPjk8Sk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-8147103768071867973</id><published>2008-07-01T18:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:49:57.535-07:00</updated><title type='text'>Musik dan Pikiran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGrgPlMsjHI/AAAAAAAAABI/HSRtaD_V8rQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGrgPlMsjHI/AAAAAAAAABI/HSRtaD_V8rQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218229676550163570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional (emotional intelligent). Roger Sperry (1992) dalam Siegel (1999) penemu teori Neuron mengatakan bahwa neuron baru akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik sehingga neuron yang terpisah-pisah itu bertautan dan mengintegrasikan diri dalam sirkuit otak, sehingga terjadi perpautan antara neuron otak kanan dan otak kiri itu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada perkembangan kognitif dari Piaget (1969) dalam teori belajar yang didasari oleh perkembangan motorik, maka salah satu yang penting yang perlu distimulasi adalah keterampilan bergerak. Melalui keterampilan motorik anak mengenal dunianya secara konkrit. Dengan bergerak ini juga meningkatkan kepekaan sensori, dan dengan kepekaan sensori ini juga meningkatkan perkiraan yang tepat terhadap ruang (spatial), arah dan waktu. Perkembangan dari struktur ini merupakan dasar dari berfungsinya efisiensi pada area lain. Kesadaran anak akan tempo dapat bertambah melalui aktivitas bergerak dan bermain yang menekankan sinkronis, ritme dan urutan dari pergerakan. Kemampuan-kemampuan visual, auditif dan sentuhan juga diperkuat melalui aktivitas gerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gallahue, (199  mengatakan, kemampuan-kemampuan seperti ini makin dioptimalkan melalui stimulasi dengan memperdengarkan musik klasik. Rithme, melodi, dan harmoni dari musik klasik dapat merupakan stimulasi untuk meningkatkan kemampuan belajar anak. Melalui musik klasik anak mudah menangkap hubungan antara waktu, jarak dan urutan (rangkaian) yang merupakan keterampilan yang dibutuhkan untuk kecakapan dalam logika berpikir, matematika dan penyelesaian masalah.&lt;br /&gt;Hasil penelitian Herry Chunagi (1996) Siegel (1999), yang didasarkan atas teori neuron (sel kondiktor pada sistem saraf), menjelaskan bahwa neuron akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik, rangsangan yang berupa gerakan, elusan, suara mengakibatkan neuron yang terpisah bertautan dan mengintegrasikan diri dalam sirkuit otak. Semakin banyak rangsangan musik diberikan akan semakin kompleks jalinan antarneuron itu. Itulah sebenarnya dasar adanya kemampuan matematika, logika, bahasa, musik, dan emosi pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga, Gordon Shaw (1996) mengatakan kecakapan dalam bidang yakni matematika, logika, bahasa, musik dan emosi bisa dilatih sejak kanak-kanak melalui musik. Dengan melakukan penelitian membagi 2 kelompok yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen melalui pendidikan musik sehingga sirkuit pengatur kemampuan matematika menguat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik berhasil merangsang pola pikir dan menjadi jembatan bagi pemikiran-pemikiran yang lebih kompleks. Didukung pula oleh Martin Gardiner (1996) dalam Goleman (1995) dari hasil penelitiannya mengatakan seni dan musik dapat membuat para siswa lebih pintar, musik dapat membantu otak berfokus pada hal lain yang dipelajari. Jadi, ada hubungan logis antara musik dan matematika, karena keduanya menyangkut skala yang naik turun, yaitu ketukan dalam musik dan angka dalam matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daryono Sutoyo, Guru Besar Biologi UNS Solo, melakukan penelitian (1981) tentang kontribusi musik yaitu menstimulasi otak, mengatakan bawha pendidikan kesenian penting diajarkan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) agar peserta didik sejak dini memperoleh stimulasi yang seimbang antara belahan otak kiri dan belahan otak kanannya. Bila mereka mampu menggunakan fungsi kedua belahan otaknya secara seimbang, maka apabila mereka dewasa akan menjadi manusia yang berpikir logis dan intutif, sekaligus cerdas, kreatif, jujur, dan tajam perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi dari penelitian tersebut, pendidikan kesenian sewaktu di SD mempengaruhi keberhasilan studi pada pendidikan berikutnya yaitu di SMP, dan begitu juga dengan pendidikan kesenian di SMP kan mempengaruhi keberhasilan studi pada masa di SMA. Dan kesenian di SMA, mau tidak mau menjadii factor penentu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik dan Kecerdasan Emosi&lt;br /&gt;Sternberg dan Salovery (1997) mengemukakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali emosi diri, yang merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali perasaannya sendiri sewaktu perasaan atau emosi itu muncul, dan ia mampu mengenali emosinya sendiri apabila ia memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka yang sesungguhnya dan kemudian mengambil keputusan-keputusan secara mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan mengelola emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan perasaannya sendiri sehingga tidak meledak dan akhirnya dapat mempengaruhi perilakunya secara wajar. Misalnya seseorang yang sedang marah maka kemarahan itu tetap dapat dikendalikan secara baik tanpa harus menimbulkan akibat yang akhirnya disesali di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepekaan akan rasa indah timbul melalui pengalaman yang dapat diperoleh dari menghayati musik. Kepekaan adalah unsur yang penting guna mengerahkan kepribadian dan meningkatkan kualitas hidup. Seseorang memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka maka ia akan dapat mengambil keputusan-keputusan secara mantap dan membentuk kepribadian yang tangguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan motivasi adalah kemampuan untuk memberikan semangat kepada diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang baik dan bermanfaat. Dalam hal ini terkandung adanya unsur harapan dan optimisme yang tinggi, sehingga memiliki kekuatan semangat untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, misalnya dalam hal belajar. Seperti apa yang kita cita-citakan dapat diraih dan mengisyaratkan adanya suatu perjalanan yang harus ditempuh dari suatu posisi di mana kita berada ke titik pencapaian kita dalam kurun waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan membina hubungan bersosialisasi sama artinya dengan kemampuan mengelola emosi orang lain. Evelyn Pitcer dalam Kartini (1982) mengatakan musik membantu remaja untuk mengerti orang lain dan memberikan kesempatan dalam pergaulan sosial dan perkembangan terhadap emosional mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja, merupakan pribadi sosial yang memerlukan relasi dan komunikasi dengan orang lain untuk memanusiakan dirinya. Remaja ingin dicintai, ingin diakui, dan dihargai. Berkeinginan pula untuk dihitung dan mendapatkan tempat dalam kelompoknya. Jelas bahwa individualitas dan sosialitas merupakan unsur-unsur yang komplementer, saling mengisi dan melengkapi dalam eksistensi remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan emosional perlu dikembangkan karena hal inilah yang mendasari keterampilan seseorang di tengah masyarakat kelak, sehingga akan membuat seluruh potensi anak dapat berkembang secara lebih optimal.&lt;br /&gt;Idealnya seseorang dapat menguasai keterampilan kognitif sekaligus keterampilan sosial emosional. Daniel Goleman (1995) melalui bukunya yang terkenal “Emotional Intelligences (EQ)”, memberikan gambaran spectrum kecerdasan, dengan demikian anak akan cakap dalam bidang masing-masing namun juga menjadi amat ahli. Sebagaimana dikatakan oleh para ahli, perkembangan kecerdasan emosional sangat dipengaruhi oleh rangsangan musik seperti yang dikatakan Gordon Shaw (1996).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Siegel (1999) ahli perkembangan otak, mengatakan bahwa musik dapat berperan dalam proses pematangan hemisfer kanan otak, walaupun dapat berpengaruh ke hemisfer sebelah kiri, oleh karena adanya cross-over dari kanan ke kiri dan sebaliknya yang sangat kompleks dari jaras-jaras neuronal di otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek atau suasana perasaan dan emosi baik persepsi, ekspresi, maupun kesadaran pengalaman emosional, secara predominan diperantarai oleh hemisfer otak kanan. Artinya, hemisfer ini memainkan peran besar dalam proses perkembangan emosi, yang sangat penting bagi perkembangan sifat-sifat manusia yang manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehalusan dan kepekaan seseorang untuk dapat ikut merasakan perasaan orang lain, menghayati pengalaman kehidupan dengan “perasaan”, adalah fungsi otak kanan, sedang kemampuan mengerti perasaan orang lain, mengerti pengalaman dengan rasio adalah fungsi otak kiri. Kemampuan seseorang untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan manusiawi dengan orang lain merupakan percampuran (blending antara otak kanan dan kiri itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses mendengar musik merupakan salah satu bentuk komunikasi afektif dan memberikan pengalaman emosional. Emosi yang merupakan suatu pengalaman subjektif yang inherent terdapat pada setiap manusia. Untuk dapat merasakan dan menghayati serta mengevaluasi makna dari interaksi dengan lingkungan, ternyata dapat dirangsang dan dioptimalkan perkembangannya melalui musik sejak masa dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campbell 2001 dalam bukunya efek Mozart mengatakan musik romantik (Schubert, Schuman, Chopin, dan Tchaikovsky) dapat digunakan untuk meningkatkan kasih sayang dan simpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik digambarkan sebagai salah satu “bentuk murni” ekspresi emosi. Musik mengandung berbagai contour, spacing, variasi intensitas dan modulasi bunyi yang luas, sesuai dengan komponen-komponen emosi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-8147103768071867973?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/8147103768071867973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=8147103768071867973' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8147103768071867973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/8147103768071867973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/07/musik-dan-pikiran.html' title='Musik dan Pikiran'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGrgPlMsjHI/AAAAAAAAABI/HSRtaD_V8rQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-5434263574381491658</id><published>2008-06-30T02:04:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:52:53.787-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Pelatihan di alam bebas, yang sering dikenal sebagai outdoor training, merupakan salah satu metode pelatihan yang cukup populer sejak tahun 1980-an (Wagner, Baldwin, Roland, 1991). Perusahaan-perusahaan besar seperti AT&amp;amp;T, Xerox, General Electric, dan Marriott seringkali mengirim para eksekutif ataupun staff mereka untuk mengikuti kegiatan pelatihan di alam bebas (Long, 1987). Pelatihan tipe ini menjadi terkenal karena dianggap sangat efektif untuk mencapai berbagai tujuan pelatihan, misalnya pertumbuhan individu (Galagan, 1987) dan ketrampilan manajemen organisasi (Long, 1987). Tabel di bawah ini memberikan gambaran persentase pelatihan di alam bebas yang ingin mencapai tujuan tertentu (Wagner, Baldwin, &amp;amp; Roland; 1991):&lt;br /&gt;Team building  90%&lt;br /&gt;Self esteem  50%&lt;br /&gt;Kepemimpinan  40%&lt;br /&gt;Ketrampilan menyelesaikan masalah  20%&lt;br /&gt;Pengambilan keputusan  15%&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini berusaha menganalisis proses belajar yang terjadi di dalam metode pelatihan di alam bebas dan mengevaluasi efektivitasnya, terutama di dalam konteks team building dalam organisasi.&lt;br /&gt;PROSES BELAJAR&lt;br /&gt;        Dengan menggunakan berbagai teori psikologi belajar yang telah diajukan para ahli di bidang pelatihan, di bawah ini akan dibahas hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para fasilitator pelatihan di alam bebas untuk memastikan bahwa para peserta maupun organisasi mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;Need Assessment: Memastikan bahwa pelatihan relevan&lt;br /&gt;Dalam tulisan mereka, Buller, Cragun, &amp;amp; McEvoy (1991) mengajukan bahwa pelatihan di alam bebas yang optimal harus dimulai dengan training need analysis, misalnya berupa wawancara dengan sponsor-sponsor kunci, peserta program, atau staf SDM dari perusahaan klien. Pemikiran yang sama juga diajukan oleh Long (1987) dan Petrini (1990). Mereka mengatakan bahwa pelatihan di alam bebas harus didesain sesuai dengan kebutuhan organisasi tertentu.&lt;br /&gt;Usulan ini sangat sesuai dengan best practice yang diajukan oleh Goldstein (1994), yang menyatakan bahwa langkah pertama dalam melakukan persiapan pelatihan adalah melakukan training need assessment. Hasil dari proses ini kemudian dijadikan dasar untuk menyusun tujuan, kriteria, dan desain pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah contoh kasus dapat memperjelas fungsi dari training need analysis. Kegiatan berjalan di jembatan tali adalah salah satu kegiatan yang cukup populer dan sering diminta oleh klien ketika mereka menggunakan metode pelatihan di alam bebas. Namun, pelatih yang baik tidak akan begitu saja memenuhi permintaan ini. Kegiatan berjalan di jembatan tali bisa jadi tidak sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai organisasi klien. Jika tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pertumbuhan individu, maka kegiatan berjalan di jembatan tali bisa dipilih karena dalam kegiatan ini individu dapat menemukan karakter-karakter pribadi yang mungkin sebelumnya tidak mereka ketahui, misalnya bagaimana mereka bersikap ketika merasa stress atau bagaimana mereka dapat mengatasi rasa takut. Namun jika tujuan pelatihan adalah team building atau kepemimpinan, kegiatan berjalan di jembatan tali tidak akan sesuai karena dalam kegiatan ini tidak banyak terjadi interaksi antar anggota kelompok, sementara interaksi sosial merupakan unsure penting dalam kegiatan team building atau kepemimpinan (Petrini, 1990).&lt;br /&gt;Desain Pelatihan: Memastikan bahwa proses belajar benar terjadi&lt;br /&gt;Menurut Kehoe &amp;amp; Bright (2003), ada empat prinsip utama yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan: proses encoding untuk mengoptimalkan beban kognitif, memori yang membantu pembentukan skema, proses konstruktif yang mendorong interaksi antar individu, serta umpan balik yang memberikan bimbingan bagi peserta.&lt;br /&gt;Keempat prinsip utama ini dapat diterapkan dalam mendesain pelatihan melalui beberapa strategi. Bagian tulisan ini akan membahas strategi-strategi yang digunakan dalam pelatihan di alam bebas.&lt;br /&gt;• Beban Kognitif – Pengurutan dari yang Sederhana ke yang Rumit: Teori Beban Kognitif banyak digunakan oleh para ahli pelatihan untuk mendesain presentasi informasi yang paling optimal pada waktu pelatihan (Sweller, van Merrienboer, &amp;amp; Paas, 1998; Paas, Renkl, &amp;amp; Sweller, 2003). Dalam teori ini, salah satu hal utama yang diajukan adalah bahwa manusia memiliki kemampuan memori jangka pendek yang terbatas dan keterbatasan ini harus dipertimbangkan ketika menyusun informasi yang akan dipresentasikan di dalam pelatihan sehingga tidak terjadi kelebihan beban kognitif yang akan membuat pelatihan menjadi tidak efektif. Dalam konteks pelatihan di alam bebas, beban kognitif yang sesuai dapat dicapai melalui strategi pengurutan kegiatan, pelatihan dapat diawali dengan kegiatan yang sederhana atau mudah, dan kemudian makin lama menuju kegiatan yang makin rumit atau sulit. Petrini (1990) memberikan gambaran program pelatihan di alam bebas yang diawali dengan kegiatan yang sederhana dengan problem yang mudah diselesaikan, misalnya bagaimana caranya menyebrangi rawa-rawa beracun. Menjelang akhir program, peserta pelatihan bisa diberi tugas yang jauh lebih rumit misalnya misi SAR di mana mereka harus menggunakan berbagai ilmu yang sudah didapatkan pada kegiatan-kegiatan sebelumnya (seperti navigasi dengan kompas, mengendalikan rakit, membuat tangga dari tali untuk mengevakuasi korban, dsb). Dengan pengurutan seperti ini, peserta program dapat terhindarkan dari beban kognitif yang terlalu berat pada awal pelatihan karena beban kognitif yang terlalu berat tadi dapat memberikan pengaruh negatif pada proses belajar, hasil belajar, serta motivasi (van Merrienboer, Kirschner, &amp;amp; Kester, 2003).&lt;br /&gt;• Proses Konstruktif – Elaborasi: Salah satu strategi yang dapat digunakan dalam program pelatihan untuk memastikan terjadinya proses konstruktif adalah dengan memberikan kesempatan pada peserta pelatihan untuk mengelaborasi atau mencari hubungan antara materi pelatihan dengan KSA (Knowledge, Skill, dan Ability) yang sudah mereka miliki karena hal ini telah terbukti merupakan cara yang efektif untuk memastikan bahwa materi pelatihan akan diingat lebih baik oleh peserta (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003). Dalam konteks pelatihan di alam bebas, strategi ini bisa digunakan pada semua kegiatan. Semua pelatihan hampir selalu diikuti dengan sesi debriefing di mana peserta diberikan kesempatan untuk memberikan komentar mereka mengenai apa yang terjadi dalam kegiatan-kegiatan pelatihan dan apakah kegiatan tersebut memiliki makna pribadi bagi mereka (Galagan, 1987). Fasilitator yang baik seharusnya dapat membimbing peserta untuk berdiskusi mengenai apakah kegiatan yang dilakukan relevan dengan tujuan pelatihan. Information processing dalam sesi debriefing ini seharusnya merupakan kunci dari proses belajar bagi peserta pelatihan di alam bebas (Buller, Cragun, &amp;amp; McEvoy, 1991).&lt;br /&gt;• Bimbingan – Penggunaan Umpan Balik: Umpan balik telah disepakati oleh para ahli sebagai bagian yang sangat penting dalam proses belajar (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003). Dalam program pelatihan, umpan balik seringkali tidak diberikan secara formal oleh para fasilitator, melainkan diperoleh peserta dari kritik yang diterima (perilaku benar vs tidak benar) atau instruksi (bagaimana caranya untuk melakukan perilaku yang benar). Dalam konteks pelatihan di alam bebas, fokus lebih ditekankan pada umpan balik dari sesama peserta, terutama dalam bentuk kritik. Misalnya, Galagan (1987) memberikan contoh bahwa dalam salah satu kegiatan yang didesain khusus untuk itu, peserta diminta memberikan pendapat yang jujur mengenai sesama peserta. Diskusi dengan sendirinya terarah menjadi sesi umpan balik di mana setiap orang menerima kritik mengenai perilaku mereka dalam tim atau dalam hubungan interpersonal. Cara yang tidak seekstrim itu namun juga dapat menjadi sarana umpan balik dari sesama peserta adalah dengan memanfaatkan sesi debriefing yang diadakan setelah kegiatan selesai. Kelompok dapat diminta mengevaluasi mengapa mereka berhasil atau gagal menyelesaikan tugas yang diberikan (Petrini, 1990). Dalam sesi ini, problem di dalam kelompok akan ditemukan misalnya anggota kelompok mana yang tidak membantu (Long, 1987). Umpan balik yang efektif sebaiknya menggabungkan kritik dengan instruksi (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003), karena itu sesi saling mengkritik seperti digambarkan di atas biasanya akan langsung dilanjutkan dengan sesi konstruktif di mana anggota kelompok dengan bantuan dari fasilitator mencari cara-cara untuk menghindari kesalahan yang sama pada kegiatan berikutnya. Sesi konstruktif ini juga dapat berfungsi sebagai zona netral karena sesi saling mengkritik ada kemungkinan menciptakan suasana defensif yang bisa memberikan pengaruh negatif pada prestasi kelompok. Dalam zona netral ini anggota kelompok (terutama mereka yang banyak menerima kritik) diberi kesempatan untuk berkontribusi dengan cara membantu menemukan solusi yang efektif untuk problem kelompok (Long, 1987).&lt;br /&gt;Transfer dan Retrieval: Memastikan bahwa Hasil Pelatihan Diterapkan di Tempat Kerja&lt;br /&gt;Salah satu kelemahan utama dari kebanyakan modul pelatihan adalah hasil dari proses belajar selama di pelatihan tidak tampak membantu karyawan meningkatkan hasil kerja setelah kembali ke tempat kerja. Hal ini mungkin disebabkan karena pelatihan tidak didesain untuk dapat ditransfer ke tempat kerja dan juga di tempat kerja tidak memiliki retrieval triggers. Kedua hal ini akan dibahas dalam paragraf-paragraf berikut ini.&lt;br /&gt;Hasil belajar yang tidak dapat ditransfer ke tempat kerja merupakan salah satu kelemahan utama pelatihan di alam bebas karena pengalaman di alam bebas sangat unik dan berbeda dari pengalaman bekerja sehari-hari (Buller, Cragun, &amp;amp; McEvoy, 1991). Kegiatan dan konteks alam bebas yang unik ini di satu pihak membantu peserta untuk merasa lebih bebas dari peran mereka sehari-hari sehingga mereka lebih berani melakukan hal-hal yang baru dibandingkan dengan pelatihan biasa di dalam kelas (Long, 1987). Namun di lain pihak, konteks alam bebas ini bisa menjadi terlalu berbeda sehingga hasil belajar tidak dapat ditransfer tanpa adanya bantuan tambahan.&lt;br /&gt;Tidak adanya kemiripan fisik antara lingkungan pelatihan dengan lingkungan kerja disebut low physical fidelity dan hal ini bisa menganggu proses transfer hasil belajar yang spesifik. Dalam kasus pelatihan di alam bebas, di mana transfer yang diharapkan lebih bersifat tidak spesifik, low physical fidelity seharusnya tidak menjadi masalah besar, terutama jika fasilitator memberikan alat-alat bantu untuk memudahkan transfer hasil belajar ke situasi yang berbeda dari situasi pelatihan (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003).&lt;br /&gt;Alat-alat bantu yang banyak digunakan dalam konteks pelatihan di alam bebas adalah penggunakan metafora atau analogi. Transfer didasarkan pada kesamaan struktur dari dua problem, bukan kesamaan fisik (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003). Long (1987) mengajukan adanya beberapa aspek dari kegiatan di alam bebas yang merupakan analogi dari kegiatan di tempat kerja, misalnya:&lt;br /&gt;• Dinamika kelompok: kerja sama dalam kelompok, komunikasi, saling mendukung antar anggota, kompetisi dengan kelompok lain, memanfaatkan sudut pandang yang berbeda untuk menyelesaikan masalah, dsb.&lt;br /&gt;• Tantangan dalam bidang manajemen: bagaimana mengelola kelompok yang selalu berubah, menetapkan tujuan bersama, risk management, dsb.&lt;br /&gt;• Keterbatasan lingkungan: anggota kelompok yang berada di lokasi yang berbeda-beda, keterbatasan sumber daya, sistem reward yang bersifat kompetitif, dsb.&lt;br /&gt;        Salah satu kendala utama dalam transfer analogi adalah individu seringkali terjebak pada apa yang tampak di permukaan dan sulit menemukan inti permasalahan. Hal ini disebut masalah kontekstualisasi dan pelatihan di alam bebas dapat menggunakan hal-hal berikut untuk mengatasinya (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003):&lt;br /&gt;• Variasi kasus: Pelatihan di alam bebas yang baik tidak akan mengandalkan satu kegiatan saja untuk mencapai tujuan pelatihan tertentu, melainkan akan memanfaatkan beberapa kegiatan yang berbeda untuk mencapai tujuan yang sama. Misalnya, Galagan (1987) memberikan contoh kasus di mana tujuan pelatihan untuk ‘mengatasi rasa takut’ mula-mula diperkenalkan melalui kegiatan berjalan di jembatan tali dengan ketakutan fisik (takut jatuh) sebagai analogi untuk ketakutan di tempat kerja. Pada hari berikutnya, kegiatan lain pun diadakan dengan tujuan yang sama. Peserta diminta melakukan sesuatu yang kemungkinan besar akan ditertawakan oleh peserta yang lain, dan kali ini ketakutan psikologis (takut ditertawakan) yang menjadi analogi bagi ketakutan di tempat kerja.&lt;br /&gt;• Mencari skema secara aktif: Strategi ini kembali memanfaatkan sesi debriefing. Peserta diminta untuk secara aktif memberikan komentar mengenai bagaimana kesimpulan yang didapatkan dari suatu kegiatan dapat diterapkan di tempat kerja (Buller, Cragun, &amp;amp; McEvoy, 1991). Dengan cara ini, peserta diharapkan tidak lagi terpaku pada konteks kegiatan di alam bebas melainkan memahami adanya kesamaan antara kegiatan pelatihan dengan kegiatan di tempat kerja.&lt;br /&gt;• Solusi majemuk: Salah satu aspek lain yang cukup umum terdapat pada kegiatan pelatihan di alam bebas adalah tidak adanya jawaban pasti untuk masing-masing tugas yang diberikan. Dalam contoh menyebrangi rawa-rawa beracun yang telah disebutkan sebelumnya (Petrini, 1990), peserta bisa saja menciptakan jembatan gantung dari tali, menggunakan papan-papan sebagai jembatan, membuat rakit, atau menciptakan solusi lainnya selama masih memenuhi batas-batas yang diberikan fasilitator. Dengan demikian, peserta tidak terpaku mencari satu jawaban yang benar, dan dengan demikian diharapkan fokus pada kerja sama tim dapat dicapai.&lt;br /&gt;Setelah peserta kembali di tempat kerja, bagaimana caranya mereka dapat ”mengingat” untuk menggunakan hasil belajar yang telah diperoleh di alam bebas? Banyak program pelatihan di alam bebas dilengkapi dengan cue yang akan membantu peserta mengubah materi pelatihan menjadi skema sehingga hasil belajar dapat segera diingat ketika situasi menuntut demikian (Kehoe &amp;amp; Bright, 2003).&lt;br /&gt;Long (1987) memberikan contoh di mana retrieval hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan cue yang sederhana seperti sepatah kata. Dalam contoh kasus yang diberikan, kata “spot” digunakan untuk mewakili kebutuhan individu untuk berhenti bekerja dan melakukan konsolidasi dengan anggota tim yang lain dengan tujuan meningkatkan kembali motivasi dan semangat kerja. Dalam kegiatan fisik, hal ini sangat relevan karena anggota tim bisa saja sewaktu-waktu berhenti dan minta “spot”. Anggota tim yang lain dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan, entah berupa bantuan fisik (seperti bantuan mengangkat rekan yang harus memanjat pohon) atau bantuan psikologis. Ketika tim kembali ke tempat kerja, sebenarnya tidak ada tuntutan fisik untuk saling melindungi dan mendukung antar anggota tim. Namun, jika seseorang menyebutkan “spot”, anggota tim yang lain akan segera mengingat pentingnya saling mendukung antara anggota tim sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk memberikan dukungan psikologis yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;EVALUASI&lt;br /&gt;Seperti juga metode pelatihan lainnya, keberhasilan atau kegagalan pelatihan di alam bebas hanya dapat diketauhi setelah diadakannya proses evaluasi. Sayangnya, banyak perusahaan tidak melakukan evaluasi untuk program pelatihan di alam bebas yang mereka adakan, walaupun biayanya bisa mencapai 2,000 USD per orang (Wagner, Baldwin, &amp;amp; Roland, 1991). Kalaupun evaluasi dilakukan, kebanyakan hanya berupa evaluasi pribadi dari peserta pelatihan, yang menurut model Kirkpatrick (Tovey, 1997) tidak reliable jika tidak digabungkan dengan evaluasi jenis lain. Persentasi penggunakan metode evaluasi berdasarkan survei yang dilakukan oleh Wagner, Baldwin, &amp;amp; Roland (1991) adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Evaluasi pribadi dari peserta  60%&lt;br /&gt;Tidak ada evaluasi  45%&lt;br /&gt;Program follow-up  10%&lt;br /&gt;Evaluasi dari manajer  5%&lt;br /&gt;Data objektif  2%&lt;br /&gt;Menurut model Kirkpatrick, secara ideal seharusnya ada empat tingkatan evaluasi untuk program pelatihan; yaitu (Tovey, 1997):&lt;br /&gt;• Tingkat reaksi: Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengevaluasi pelatihan di alam bebas dan kebanyakan peserta akan memberikan rating yang sangat baik untuk jenis pelatihan seperti ini (Galagan, 1987; Petrini, 1990).&lt;br /&gt;• Tingkat Pembelajaran: Penilaian biasanya dilakukan selama atau di akhir program pelatihan untuk memastikan bahwa peserta telah benar-benar mempelajari KSA yang baru. Namun, hal ini jarang sekali dilakukan pada pelatihan di alam bebas. Sesi debriefing merupakan satu-satunya sarana untuk memperoleh bukti bahwa para peserta telah memperoleh insight sesuai dengan desain dari kegiatan di alam bebas tersebut (Long, 1987).&lt;br /&gt;• Perubahan perilaku atau ketrampilan: Tingkat ini berusaha mengukur perubahan yang terjadi setelah peserta kembali di tempat kerja. Roland (dalam Wagner, Baldwin, &amp;amp; Roland, 1991) menyebutkan adanya sebuah penelitian yang mengevaluasi transfer dari pelatihan di alam bebas ke tempat kerja untuk para manajer tingkat menengah. Para peserta pelatihan melaporkan bahwa setelah pelatihan, mereka berinteraksi secara lebih efektif baik dengan atasan maupun bawahan dan juga mereka dapat mengelola waktu dengan lebih baik. Para atasan dan bawahan mereka juga memberikan kesimpulan yang sama. Selain penelitian ini, beberapa ahli lain juga mendukung bahwa pelatihan di alam bebas memang benar-benar dapat menghasilkan perubahan di tempat kerja (Long, 1987).&lt;br /&gt;• Tingkat organisasi atau prestasi kerja: Belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelatihan jenis ini pada organisasi secara keseluruhan. Banyaknya organisasi yang memilih menggunakan pelatihan jenis ini bisa menjadi indikasi bahwa organisasi-organisasi memiliki persepsi bahwa pelatihan di alam bebas bermanfaat bagi mereka (Wagner, Baldwin, &amp;amp; Roland, 1991).&lt;br /&gt;Walaupun jumlahnya terbatas, bukti-bukti sejauh ini tampaknya mendukung bahwa pelatihan di alam bebas merupakan tipe pelatihan yang cukup efektif. Namun hingga evaluasi yang lebih sistematis telah dilakukan, akan sangat sulit bagi kita untuk memutuskan ketrampilan kerja seperti apa yang paling efektif dikembangkan melalui pelatihan metode ini.&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Buller, P.F., Cragun, J.R., &amp;amp; McEvoy, G.M. (1991). Getting the most out of outdoor training. Training and Development Journal. 45, 3, 58-66.&lt;br /&gt;Galagan, P. (1987). Between two trapezes. Training and Development Journal. 41, 3, 40-48.&lt;br /&gt;Goldstein, I.L. (1994) Training in work organisations. In M. Dunnette &amp;amp; L.M. Hough (Eds), Handbook of Industrial and Organisational Psychology (2nd ed, vol 2). (pp. 507-619). Palo Alto, CA: Consulting Psychologists Press.&lt;br /&gt;Kehoe, E.J. &amp;amp; Bright, J.E.H. (2003) Personnel training and development. In M. O’Driscoll, P. Taylor, &amp;amp; T. Kalliath (Eds), Organisational Psychology in Australia and New Zealand (pp. 56-77). Melbourne: Oxford University Press.&lt;br /&gt;Long, J.W. (1987). The wilderness lab comes of age. Training and Development Journal. 41, 3, 30-39.&lt;br /&gt;Paas, F., Renkl, A., &amp;amp; Sweller, J. (2003). Cognitive load theory and instructional design: Recent developments. Educational Psychologist, 38, 1, 1-4.&lt;br /&gt;Petrini, C.M. (1990). Over the river and through the woods. Training and Development Journal. 44, 5, 25-34.&lt;br /&gt;Sweller, J., van Merrienboer, J.J.G., &amp;amp; Paas, F.G.W.C. (1998). Cognitive architecture and instructional design. Educational Psychology Review. 10, 3, 251-296.&lt;br /&gt;Tovey, M.D. (1997). Training in Australia: Design, delivery, evaluation, management. Sydney: Prentice Hall.&lt;br /&gt;van Merrienboer, J.J.G., Kirschner, P.A., &amp;amp; Kester, L. (2003). Taking the load off a learner’s mind: instructional design for complex learning. Educational Psychologist. 38, 1, 5-13.&lt;br /&gt;Wagner, R.J., Baldwin, T.T., &amp;amp; Roland, C.C. (1991). Outdoor training: Revolution or fad? Training and Development Journal. 45, 3, 51-56.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-5434263574381491658?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/5434263574381491658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=5434263574381491658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5434263574381491658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5434263574381491658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/pendahuluan-pelatihan-di-alam-bebas.html' title=''/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-5306729393019458393</id><published>2008-06-28T22:31:00.001-07:00</published><updated>2008-08-05T18:54:10.391-07:00</updated><title type='text'>Gambar-Gambar Ilusi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGcebK0DG3I/AAAAAAAAAA4/nh5HDdBTDFY/s1600-h/1171832585-02-resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGcebK0DG3I/AAAAAAAAAA4/nh5HDdBTDFY/s320/1171832585-02-resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217172145439972210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-5306729393019458393?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/5306729393019458393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=5306729393019458393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5306729393019458393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5306729393019458393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/gambar-gambar-ilusi.html' title='Gambar-Gambar Ilusi'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGcebK0DG3I/AAAAAAAAAA4/nh5HDdBTDFY/s72-c/1171832585-02-resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-7629943328354295436</id><published>2008-06-28T02:05:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:58:11.424-07:00</updated><title type='text'>Indahnya Perbedaan Kepribadian Manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGX_bSQTllI/AAAAAAAAAAw/l037h2sPWB4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGX_bSQTllI/AAAAAAAAAAw/l037h2sPWB4/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216856587600369234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepribadian manusia selalu menjadi tema yang menarik untuk dicari tahu, apalagi kepribadian kita sendiri. Rasa ingin tahu tersebutlah yang lantas membuat banyak orang pergi ke psikolog untuk menjalani tes-tes kepribadian. Semua ini dilakukan demi mengetahui “seperti apa sesungguhnya diri kita ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enneagram&lt;br /&gt;Selain dengan mengikuti tes-tes psikologi, ada satu metode yang bisa digunakan untuk mengetahui kepribadian yaitu menggunakan enneagram. Enneagram diartikan sebagai “sebuah gambar bertitik sembilan”. Metode ini dikabarkan telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan diajarkan secara lisan dalam suatu kelompok sufi di Timur Tengah, hingga akhirnya mulai berkembang di Amerika Serikat sekitar tahun 1960-an. Kepribadian manusia dalam sistem enneagram, terbagi menjadi 9 tipe. Renee Baron dan Elizabeth Wagele, lewat buku yang berjudul enneagram, berusaha untuk menjelaskan kesembilan tipe tersebut agar lebih mudah dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sembilan Tipe Kepribadian Manusia&lt;br /&gt;Kesembilan tipe kepribadian tersebut adalah :&lt;br /&gt;Tipe 1 perfeksionis&lt;br /&gt;Orang dengan tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain dan menghindari marah.&lt;br /&gt;Tipe 2 penolong&lt;br /&gt;Tipe kedua dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai, mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari kesan membutuhkan.&lt;br /&gt;Tipe 3 pengejar prestasi&lt;br /&gt;Para pengejar prestasi termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.&lt;br /&gt;Tipe 4 romantis&lt;br /&gt;Orang tipe romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;Tipe 5 pengamat&lt;br /&gt;Orang tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan menjaga jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.&lt;br /&gt;Tipe 6 pencemas&lt;br /&gt;Orang tipe 6 termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.&lt;br /&gt;Tipe 7 petualang&lt;br /&gt;Tipe 7 termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan terhindar dari derita dan dukacita.&lt;br /&gt;Tipe 8 pejuang&lt;br /&gt;Tipe pejuang termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan terhindar dari kesan lemah.&lt;br /&gt;Tipe 9 pendamai&lt;br /&gt;Para pendamai dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panah dan Sayap&lt;br /&gt;Setiap tipe pada enneagram berhubungan langsung dengan 2 tipe lainnya yang disebut sebagai panah. Tipe 1 berhubungan dengan tipe 7 dan 4, tipe 2 dengan tipe 8 dan 4, dst (lihat gambar). Dinamika hubungan antar tipe ini terjadi sebagai berikut : jika dalam keadaan rileks tipe 1 akan mengambil karakter positif dari tipe 7, dan jika dalam keadaan tertekan akan mengambil karakter negatif dari panah sebaliknya, yaitu tipe 4. Sebagai contoh, tipe 1 yang mengambil sisi positif tipe 7 tidak akan terlalu mengkritik diri serta lebih menerima diri, lebih antusias dan optimis, bertindak lebih alami dan spontan. Sedangkan jika sedang tertekan akan mengarahkan kemarahan ke dalam diri sendiri lalu menjadi depresi, hilang kepercayaan diri, dan menginginkan apa yang tidak mereka miliki. Contoh lain, tipe 2 yang sedang rileks, akan mengambil karakter positif dari tipe 4, dan jika sedang tertekan akan mengambil karakter tipe 8. Dan begitu seterusnya dinamika hubungan pada tipe-tipe lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain panah, kepribadian kita dapat tercampur atau terpengaruhi oleh tipe di kanan dan kiri kita. Tipe di kanan dan kiri kita ini disebut dengan sayap. Contohnya, tipe 1 dengan sayap 2 yang lebih kuat, cenderung hangat, lebih suka menolong, mengkritik dan menguasai. Sedangkan tipe 1 dengan sayap 9 lebih kuat, cenderung lebih tenang, lebih santai, objektif dan menjaga jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe-tipe Enneagram dan Myers-Briggs Type Indicator&lt;br /&gt;Bagian akhir buku Enneagram ini berisi penjelasan tentang tipe-tipe kepribadian yang sudah diakui, yaitu [Url/ Link hanya untuk Member. ] (MBTI) dan kecocokannya dengan tipe-tipe dalam enneagram. MBTI sendiri adalah suatu inventori kepribadian yang berlandaskan pemikiran dari [Url/ Link hanya untuk Member. ], seorang psikiater asal Swiss. Inventori ini mengukur kecenderungan individu berdasarkan empat skala : ekstraversion atau introversion, sensing atau intuition, thinking atau feeling, serta judging atau perceiving. Terakhir, terdapat tabel hubungan antara sistem dalam enneagram dan MBTI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang membuat buku ini menjadi menarik untuk dibaca, seperti :&lt;br /&gt;1. Buku berjudul The Enneagram Made Easy terbitan Harper San Fransisco ini, diterjemahkan dengan cukup baik sehingga tidak menyulitkan pembaca dalam memahami isinya. Walau kadang masih terdapat kesalahan dalam pengetikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyak sekali ilustrasi menarik, baik penjelasan masing-masing tipe maupun perbandingan antara satu tipe dengan tipe lainnya. Tak jarang ilustrasi tersebut berisi lelucon yang mampu menciptakan suasana menyenangkan ketika membaca buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Di awal penjelasan tipe, ada 20 butir pernyataan yang menggambarkan tipe kepribadian tersebut. Pembaca dapat memberi ceklis pada karakteristik yang menggambarkan kepribadiannya. Pernyataan ini dapat membantu pembaca untuk menemukan tipe kepribadiannya dalam enneagram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penjelasan masing-masing tipe juga cukup banyak ragamnya, mulai dari karakter positif dan negatif tiap tipe, cara bergaul, komentar orang-orang sekitar, hingga saran dan latihan yang tepat untuk tiap tipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada beberapa hal yang kurang dari buku ini, seperti :&lt;br /&gt;1. Tidak jelas apakah kedua puluh pernyataan yang ada di tiap tipe, didapat menggunakan metode penyusunan alat tes yang baik, sehingga memang benar-benar mampu menggambarkan tiap tipe dengan tepat.&lt;br /&gt;2. Penjelasan tentang tiga pusat dalam tubuh; jantung, perut dan kepala, dirasa kurang memadai, sehingga tidak terlalu memberikan pemahaman yang lebih terhadap kepribadian manusia.&lt;br /&gt;3. Perbandingan antara tipe-tipe dalam enneagram dengan tipe-tipe jungian (MBTI) dirasa agak janggal. Ada kesan bahwa tipe-tipe jungian memang ‘ditempel’ agar pembaca semakin percaya dengan tipe-tipe dalam enneagram, sebab tipe-tipe jungian sudah ada, digunakan dan diakui secara luas sejak lama.&lt;br /&gt;4. Tabel perbandingan sistem dalam enneagram dan MBTI tidak disertai penjelasan, sehingga menyulitkan pembaca untuk memahami arti tabel tersebut.&lt;br /&gt;5. Sampul buku asli [Url/ Link hanya untuk Member. ] lebih menarik untuk dilihat daripada sampul buku versi indonesia yang terlalu ‘gelap’.&lt;br /&gt;—&lt;br /&gt;Kesimpulan dari saya, buku ini cocok bagi pembaca yang ingin mengenali kepribadiannya, namun tidak ingin membaca buku psikologi tentang teori kepribadian. Sebab sesuai dengan slogannya, buku ini memang bisa membantu mengenali kepribadian kita dengan cara yang lebih asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 14 September 2006 - 22:10 wib&lt;br /&gt;Kadar Homoseksualitas Bergradasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;isa diterima atau tidak, dalam kehidupan kita ada sekelompok orang yang memiliki orientasi seksual berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, manusia memiliki orientasi seksual terhadap lawan jenisnya. Seorang pria tertarik pada wanita, atau sebaliknya, wanita tertarik pada pria. Mereka jamak disebut sebagai kaum heteroseks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada orang-orang tertentu orientasi seks macam itu tidak ada atau berkadar kecil. Mereka justru (lebih) tertarik pada orang-orang sejenis. Bila pria, mereka tertarik pada sesama kaum Adam. Umumnya mereka disebut gay. Sebaliknya, yang wanita tertarik pada sesama kaum Hawa. Wanita dengan orientasi seks seperti ini disebut lesbian. Gay dan lesbian inilah yang kemudian dikelompokkan dalam kaum homoseks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku homoseksual dapat bermanifestasi sebagai pola preferensi pasangan erotik (pembangkit libido) yang tidak pernah mengenal atau merasakan bangkitan erotik oleh pasangan berjenis kelamin lain. Semua minat afeksi (alam perasaan) dan genital (daerah erotik) tertuju pada pasangan sejenis kelamin. Perilaku macam ini dikenal sebagai homoseksual overt atau eksklusif. Pelakunya sadar akan nafsu homoseksualnya dan tidak berusaha menutupinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara homoseksual eksklusif (homoseksual sejati) dan heteroseksual eksklusif (heteroseksual sejati) terdapat homoseksual dan heteroseksual dengan kadar berbeda. Seorang heteroseksual sejati tertarik dan terangsang hanya terhadap lawan jenis. Namun, ada pula heteroseks yang tertarik kepada sesama jenis, hanya saja kadar ketertarikannya sangat kecil sehingga hampir tak berarti. Seorang wanita heteroseks misalnya, mungkin saja mengagumi wanita seksi. Atau, pria heteroseks mungkin pula mengagumi pria lain yang berotot. Namun, bila seseorang mempunyai rasa kagum, tertarik, dan terangsang terhadap sesama jenis jauh lebih dominan, dia sudah dapat disebut homoseks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan skala Kinsey, skala orientasi seksual itu bergradasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0 = heteroseksual eksklusif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 = heteroseksual lebih menonjol (predominan), homoseksualnya cuma kadang-kadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 = heteroseksual predominan, homoseksual lebih dari kadang-kadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 = heteroseksual dan homoseksual seimbang (biseksual)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 = homoseksual predominan, heteroseksual lebih dari kadang-kadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 = homoseksual predominan, heteroseksual cuma kadang-kadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 = homoseksual eksklusif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari skala tersebut, terlihat homoseksual mempunyai berbagai bentuk. Hal yang sama juga terjadi pada heteroseksual. Selain itu ada pula yang disebut biseksual. Namun, tidak mudah untuk mengetahui seseorang biseks atau tidak. Seorang biseks sejati (melakukan hubungan seksual nyata baik dengan sesama jenis maupun dengan lain jenis) jarang sekali ditemukan. Yang biasa ditemukan adalah pria biseks yang menyukai sifat kelaki-lakian seorang wanita sekaligus menyukai sifat kewanita-wanitaan pria setipe wanita yang disukainya. Terdapat pula pria biseks yang cenderung homoseks, tetapi tertarik pada wanita dengan sifat yang sama dengan pria yang disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dapat ditemukan kasus di mana seorang pria homoseks bertunangan dengan seorang wanita, namun menyukai saudara pria tunangannya. Seorang wanita biseks menyukai pria yang kewanita-wanitaan juga wanita yang kelaki-lakian. Ada pula wanita homoseks bertunangan dengan seorang pria dan menyukai saudara wanita tunangannya. Demikianlah kompleksnya relasi seorang biseks, homoseks, atau heteroseks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bloch, perbuatan homoseksual tanpa mentalitas homoseksual disebut pseudohomoseksual. Pada homoseksual, perbuatan merupakan produk mentalitas homoseksual. Istilah pseudohomoseksual menunjukan pada perbuatan orang-orang yang tidak bersumber pada mentalitas homoseksual tetapi dilakukan berdasarkan yang di luar impuls seksual. Heteroseksual, sebagai ciri utama kepribadian mereka, tetap bertahan. Akan tetapi, di antara mereka sering terdapat biseksualitas. Homoseksual didapat (acquired) dan temporer kebanyakan termasuk dalam kategori biseksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang, terdapat seorang homoseksual melakukan hubungan heteroseksual untuk memperoleh keuntungan. Umpamanya terdorong perasaan berterima kasih atau kasihan. Atau, karena tidak tersedia pasangan sejenis kelamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi psikiatri ada dua macam homoseksual, yakni homoseksual ego sintonik (sinkron dengan egonya) dan ego distonik (tidak sinkron dengan egonya). Seorang homoseks ego sintonik adalah homoseks yang tidak merasa terganggu oleh orientasi seksualnya, tidak ada konflik bawah sadar yang ditimbulkan, serta tidak ada desakan, dorongan atau keinginan untuk mengubah orientasi seksualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian beberapa ahli menunjukkan, orang-orang homoseksual ego sintonik mampu mencapai status pendidikan, pekerjaan, dan ekonomi sama tingginya dengan orang-orang bukan homoseksual. Bahkan kadang-kadang lebih tinggi. Wanita homoseks dapat lebih mandiri, fleksibel, dominan, dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, dan tenang. Kelompok homoseks ini juga tidak mengalami kecemasan dan kesulitan psikologis lebih banyak daripada para heteroseks. Pasalnya, mereka menerima dan tidak terganggu secara psikis dengan orientasi seksual mereka, sehingga mampu menjalankan fungsi sosial dan seksualnya secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, seorang homoseks ego distonik adalah homoseks yang mengeluh dan merasa terganggu akibat konflik psikis. Ia senantiasa tidak atau sedikit sekali terangsang oleh lawan jenis dan hal itu menghambatnya untuk memulai dan mempertahankan hubungan heteroseksual yang sebetulnya didambakannya. Secara terus terang ia menyatakan dorongan homoseksualnya menyebabkan dia merasa tidak disukai, cemas, dan sedih. Konflik psikis tersebut menyebabkan perasaan bersalah, kesepian, malu, cemas, dan depresi. Karenanya, homoseksual macam ini dianggap sebagai gangguan psikoseksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor biologis dan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada teori penyebab homoseksual, dr. Wimpie Pangkahila menyebutkan ada empat kemungkinan penyebab homoseksual. Pertama, faktor biologis, yakni ada kelainan di otak atau genetik. Kedua, faktor psikodinamik, yaitu adanya gangguan perkembangan psikoseksual pada masa anak-anak. Ketiga, faktor sosiokultural, yakni adat-istiadat yang memberlakukan hubungan homoseks dengan alasan tertentu yang tidak benar. Keempat, faktor lingkungan, yaitu keadaan lingkungan yang memungkinkan dan mendorong pasangan sesama jenis menjadi erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, menurut Budi, aktivis Gaya Nusantara , ada dua hal yang menyebabkan orang menjadi gay. Pertama, faktor bawaan atau gen, yaitu adanya ketidakseimbangan jumlah hormon pada diri seseorang sejak lahir. Jumlah hormon wanita cenderung lebih besar daripada laki-laki. Hal ini dapat berpengaruh pada sifat dan perilaku si laki-laki tersebut. Jati diri kewanitaan biasanya lebih kuat, sehingga mereka cenderung berperilaku feminin dan selalu tertarik terhadap aktivitas yang dilakukan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki yang menjadi gay karena faktor tersebut biasanya tidak bisa kembali menjadi laki-laki dalam arti sebenarnya. Tapi, sifat gay tersebut bisa berkurang frekuensinya. Tentunya, diperlukan usaha yang keras. Misalnya, tidak bergaul lagi dengan kaum gay, punya keyakinan yang kuat, dan harus tahan segala godaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, faktor lingkungan, yaitu komunitasnya lebih sering bertemu dengan laki-laki dan amat jarang bertemu dengan wanita. Selain itu, ada juga dari mereka yang terlibat dalam kehidupan gay semata-mata karena gaya hidup dan materi. Biasanya mereka berawal dari coba-coba untuk berhubungan dengan sesama jenis dengan imbalan uang. Jenis gay ini bisa hilang bila mereka telah menemukan pasangan hidup wanita. Atau, mereka keluar akibat terkena penyakit kelamin. Dan juga, gay tersebut dapat kembali sebagai lelaki sepenuhnya bila punya komitmen kuat untuk menjauhi kehidupan gay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cemburu dan sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kalangan homoseks di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Australia, sudah berani tampil ke permukaan. Bahkan, setiap tahun mereka menggelar karnaval khusus bagi mereka. Namun, di negara berkembang, termasuk Indonesia, mereka masih malu-malu kucing untuk tampil terbuka dan memproklamasikan diri sebagai homoseks. Hanya beberapa orang yang secara terang-terangan mengaku sebagai homoseks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, komunitas ini memiliki tempat-tempat tertentu, di seluruh Indonesia, untuk saling bertemu. Di sanalah mereka ngeber (mejeng, mangkal, ngumpul-ngumpul, Red.). Seperti halnya kalangan heteroseks, dalam berelasi mereka mengenal perasaan cemburu dan depresi jika pasangan homonya berbuat serong dengan orang lain. Perasaan cemburu dan depresi ini dapat sedemikian besarnya sehingga yang merasa ditinggalkan dapat bunuh diri akibat depresi. Malah bisa pula membunuh pasangannya yang berselingkuh tadi. Kasus macam ini umumnya terjadi pada pasangan gay, walaupun bukan tak mungkin terjadi pada pasangan lesbian. Seorang lesbian yang berperan sebagai suami (the butch) dapat membunuh seorang pria heteroseksual yang merampas pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku macam itu bisa dipahami karena mereka manusia biasa seperti kaum heteroseks. Homoseksual bukanlah penyakit. Homoseksual hanyalah salah satu bentuk orientasi seksual seseorang. Yang pasti, menjadi gay bukan suatu ’mimpi buruk’ dan menjadi gay juga bukan kesalahan siapa-siapa. Gay hanyalah masalah orientasi seksual, sedangkan dalam kehidupan, kita tetap manusia yang bisa berpikir, berkarya, dan berprestasi seperti manusia-manusia lain. Tak heran bila seorang gay atau lesbian sukses di profesi masing-masing. Ada yang menjadi seniman, penyiar televisi, dosen, pengusaha, atau bahkan menteri. (Gde)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innate Talent Inventory - iTi (Test Talenta Bawaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi Siswa-Siswi SMA Kelas X akan memilih jurusan. Sebaiknya sebelum memilih jurusan, mereka memperoleh pemahaman tentang potensi bawaan yang ada di dalam diri mereka. Guna mengetahuinya, maka mereka dapat mengikuti iTi (Innate Talent Inventory) yakni Test Talenta Bawaan (TTB). Setiap orang yang mengikuti TTB memperoleh hasil laporan potensi bawaannya yang berisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Laporan (Standard)&lt;br /&gt;Gambaran Kepribadian (Ciri-ciri umum)&lt;br /&gt;Kekuatan yang dimiliki oleh ybs- secara bawaan&lt;br /&gt;Kelemahan-kelemahan Ybs- secara bawaan (bisa diubah melalui latihan pengembangan diri)&lt;br /&gt;Cara pengembangan diri&lt;br /&gt;Perilaku Ybs di bawah stress&lt;br /&gt;Kemungkinan penyebab Stress&lt;br /&gt;Keadaan (situasi) yang dinikmati oleh Ybs&lt;br /&gt;Nilai-nilai pribadi Ybs&lt;br /&gt;Profile lengkap kepribadian Ybs– deskripsi secara mendetail bagaimana perilaku Ybs sehari-hari&lt;br /&gt;Karir (pekerjaan) yang cocok dengan Ybs sesuai dengan bakat bawaannya&lt;br /&gt;Jurusan terbaik di Perguruan Tinggi yang sesuai dengan bakat bawaan Ybs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan ini terdiri atas 10 - 18 halaman (tergantung pada hasil test bakat bawaan Ybs).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Laporan (Optional)&lt;br /&gt;Learning Style — Gaya belajar/gaya berpikir Ybs — secara bawaan&lt;br /&gt;Leadership Style — Gaya Kepemimpinan (Leadership) Ybs  — secara bawaan&lt;br /&gt;Communication &amp;amp; Relationship&lt;br /&gt;Pedoman Pengembangan diri (6-10 halaman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan Informasi:&lt;br /&gt;TTB ini sudah dapat diikuti secara on line (melalui e-mail) dengan menghubungi:&lt;br /&gt;admin@edutraco.com | semua proses test dan wawancara dilakukan via e-mail. Laporan hasil disampaikan melalui file elektronik pdf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Konsultasi Individual:&lt;br /&gt;Smart Mind Center - Taman Anggrek Tower 2 Lt 7 Jakarta&lt;br /&gt;satu kompleks dengan Klinik Taman Anggrek (KTA)&lt;br /&gt;Untuk appointment hubungi Evi telpon 021-5609432&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Bimbingan &amp;amp; Konsultasi Psikologi (PBKP) Univeristas Tarumanagara,&lt;br /&gt;Gedung K Lt. 2 - Jln Let Jen S. Parman No. 1&lt;br /&gt;untuk appointment hubungi Kak Ira, Telpon 021-5671747 ext 402&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edutraco juga melayani Unit Sekolah yang ingin mengadakan test secara kelompok.&lt;br /&gt;Untuk appointment atau informasi hubungi Vera 0812 102 688 00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Hasil test ini juga dapat membantu dalam penyelenggaraan layanan konseling, khususnya laporan lengkap profile kepribadian bawaan ybs. Tingkat akurasi test ini sebanding dengan Hasil Test MBTI dan Test DISC Profile serta Test Strengths Finder (dari GALLUP). Dari setiap peserta yang mengikuti test ini, selalu mengkonfirmasi bahwa “Benar-benar, apa yang dikatakan dalam profile kepribadiannya adalah dirinya yang sejati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan TTB ini dengan Test Bakat Minat yang biasa adalah, TTB bukan hanya memotret minat (yang dipengaruhi oleh teman-teman atau pendapat orang tua anak) melainkan memotret potensi bawaan terdalam ybs, yang ada di dalam diri ybs, dan ini akan bertahan sampai akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-7629943328354295436?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/7629943328354295436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=7629943328354295436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7629943328354295436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/7629943328354295436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/indahnya-perbedaan-kepribadian-manusia.html' title='Indahnya Perbedaan Kepribadian Manusia'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGX_bSQTllI/AAAAAAAAAAw/l037h2sPWB4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-208476803680729525</id><published>2008-06-27T07:33:00.001-07:00</published><updated>2008-08-05T19:01:33.869-07:00</updated><title type='text'>Mudah Cari Duit.........?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT6ogBYlRI/AAAAAAAAAAo/_PKKmKgzh-I/s1600-h/uang_melayang_inflasi_by_halim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT6ogBYlRI/AAAAAAAAAAo/_PKKmKgzh-I/s200/uang_melayang_inflasi_by_halim.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216569842099328274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak diantara Anda, dari dulu hingga sekarang, selalu beranggapan bahwa uang hanya bisa dicari dengan bekerja. Sebagai contoh, Anda atau suami Anda kebetulan lagi bokek sekali. Lalu, Anda berdua berunding, dan akhirnya memutuskan bahwa Anda atau suami harus kerja untuk mendapatkan penghasilan.&lt;br /&gt;Itu memang tidak salah. Bagaimana pun, untuk mendapat uang Anda harus bekerja. Tapi yang salah adalah bahwa kalau Anda berpikir bahwa hanya Anda yang bisa bekerja. Padahal, ada pihak lain yang bisa Anda pekerjakan untuk cari uang dalam keluarga. Siapa dia?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika sekarang hanya Anda bekerja, maka Anda bisa minta Suami untuk bekerja juga. Jika Anda sudah punya anak yang dewasa, maka tidak ada salahnya memintanya untuk ikut membantu Anda bekerja.&lt;br /&gt;Selain anggota keluarga, ada sumber penghasilan lain yang Anda bisa minta tolong untuk mencari uang. Siapa dia? Uang Anda sendiri. Betul, uang yang Anda punya sekarang, bisa Anda pekerjakan untuk ikut mencari uang sendiri.&lt;br /&gt;Lho, maksudnya gimana?&lt;br /&gt;Iya, katakan saja pada saat ini suami Anda bekerja. Dari pekerjaan tersebut, suami Anda bisa mendapatkan pemasukan yang rutin sekitar Rp 1,5 juta sebulan. Lalu, katakan saja Anda juga bekerja, dan bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan. Jadi, total penghasilan Anda berdua adalah Rp 2,5 juta per bulan.&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, Anda berdua bisa memiliki tabungan yang cukup lumayan. Besarnya - katakan saja - sebesar Rp 20 juta. Uang itu ditaruh di tabungan. Jarang sih dipakai, karena toh untuk pengeluaran bulanan Anda berdua selalu mengambilnya dari penghasilan rutin.&lt;br /&gt;Sekarang pertanyaannya, kalau Anda masih ingat, berapa pemasukan rutin yang didapat untuk keluarga Anda? Jawabannya jelas: Rp 2,5 juta per bulan. Pertanyaan berikut, siapa yang bekerja untuk bisa mendapatkan Rp 2,5 juta per bulan tersebut? Jawabannya jelas: Anda dan suami Anda. Bagaimana kabarnya Rp 20 juta yang Anda punya? Nganggur. Lho, kok nganggur? Ya jelas nganggur, wong cuma ditaruh di tabungan. Bunganya toh nggak seberapa.&lt;br /&gt;Kalau Anda kreatif, Anda bisa memiliki penghasilan tambahan dengan memproduktifkan sebagian dari Rp 20 juta yang Anda punya tadi. Sebagai contoh, Anda bisa memakai Rp 10 juta saja dari uang tersebut untuk Anda investasikan dan mendapatkan penghasilan tambahan yang baru, sama ibaratnya seperti kalau Anda punya anggota keluarga yang ikut bekerja menyumbang penghasilan kepada keluarga.&lt;br /&gt;Masalahnya sekarang, bagaimana menginvestasikan uang tersebut supaya ia bisa menghasilkan pemasukan untuk keluarga Anda? Hanya ada dua jawabannya:&lt;br /&gt;a. Menginvestasikannya ke Usaha&lt;br /&gt;b. Menginvestasikannya ke Produk&lt;br /&gt;Kalau Anda menginvestasikannya ke Usaha, Anda mungkin bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan dari situ. Untuk awalnya, sambil tetap Anda melakukan pekerjaan Anda yang utama, Anda bisa menjalankan usaha tersebut dengan mengajak - katakan - anggota keluarga Anda. Lama kelamaan, setelah beberapa bulan misalnya, Anda bisa menyerahkan sepenuhnya pengelolaan usaha tersebut kepada anggota keluarga Anda, sementara Anda tetap bekerja di pekerjaan awal Anda. Dengan demikian, saat ini bukan hanya Anda yang cari uang, tapi juga uang Anda bisa 'digerakkan' untuk cari uang juga. Walaupun mungkin pada awalnya ia tetap butuh bantuan Anda untuk bisa 'digerakkan'.&lt;br /&gt;Selain ke usaha, Anda juga bisa menginvestasikan uang Anda ke produk. Di sini, hasil yang Anda dapatkan mungkin lebih kecil daripada kalau Anda melakukan investasi ke usaha. Tapi, usaha awal yang Anda lakukan untuk menggerakkan uang tersebut untuk mencari uang lagi akan lebih ringan dibanding kalau Anda melakukannya lewat membuka usaha. Umumnya, produk-produk yang bisa Anda pilih untuk bisa membuat uang Anda bekerja mencari uang lagi adalah produk-produk yang minimal bisa memberikan hasil sebesar deposito. Tentunya, kalau Anda bisa mencari produk lain yang memberikan hasil lebih besar akan lebih bagus.&lt;br /&gt;Jadi sekali lagi Bapak Ibu, kalau saat ini cuma Anda dan suami Anda yang bekerja cari uang, mulai sekarang jangan lagi ada anggapan bahwa cuma Anda berdua yang bisa bekerja mendapatkan uang. Tapi juga uang Anda bisa 'digerakkan' untuk mendapatkan uang lagi. Kalau Anda terus yang harus bekerja untuk cari uang, capek dong Bu! Jadi, jangan biarkan cuma Anda sendiri yang bekerja cari uang. Libatkan juga uang Anda untuk bisa cari uang juga. Bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-208476803680729525?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/208476803680729525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=208476803680729525' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/208476803680729525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/208476803680729525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/mudah-cari-duit.html' title='Mudah Cari Duit.........?'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT6ogBYlRI/AAAAAAAAAAo/_PKKmKgzh-I/s72-c/uang_melayang_inflasi_by_halim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2847288168451626604</id><published>2008-06-27T07:33:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T19:02:10.791-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak diantara Anda, dari dulu hingga sekarang, selalu beranggapan bahwa uang hanya bisa dicari dengan bekerja. Sebagai contoh, Anda atau suami Anda kebetulan lagi bokek sekali. Lalu, Anda berdua berunding, dan akhirnya memutuskan bahwa Anda atau suami harus kerja untuk mendapatkan penghasilan.&lt;br /&gt;Itu memang tidak salah. Bagaimana pun, untuk mendapat uang Anda harus bekerja. Tapi yang salah adalah bahwa kalau Anda berpikir bahwa hanya Anda yang bisa bekerja. Padahal, ada pihak lain yang bisa Anda pekerjakan untuk cari uang dalam keluarga. Siapa dia?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika sekarang hanya Anda bekerja, maka Anda bisa minta Suami untuk bekerja juga. Jika Anda sudah punya anak yang dewasa, maka tidak ada salahnya memintanya untuk ikut membantu Anda bekerja.&lt;br /&gt;Selain anggota keluarga, ada sumber penghasilan lain yang Anda bisa minta tolong untuk mencari uang. Siapa dia? Uang Anda sendiri. Betul, uang yang Anda punya sekarang, bisa Anda pekerjakan untuk ikut mencari uang sendiri.&lt;br /&gt;Lho, maksudnya gimana?&lt;br /&gt;Iya, katakan saja pada saat ini suami Anda bekerja. Dari pekerjaan tersebut, suami Anda bisa mendapatkan pemasukan yang rutin sekitar Rp 1,5 juta sebulan. Lalu, katakan saja Anda juga bekerja, dan bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan. Jadi, total penghasilan Anda berdua adalah Rp 2,5 juta per bulan.&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, Anda berdua bisa memiliki tabungan yang cukup lumayan. Besarnya - katakan saja - sebesar Rp 20 juta. Uang itu ditaruh di tabungan. Jarang sih dipakai, karena toh untuk pengeluaran bulanan Anda berdua selalu mengambilnya dari penghasilan rutin.&lt;br /&gt;Sekarang pertanyaannya, kalau Anda masih ingat, berapa pemasukan rutin yang didapat untuk keluarga Anda? Jawabannya jelas: Rp 2,5 juta per bulan. Pertanyaan berikut, siapa yang bekerja untuk bisa mendapatkan Rp 2,5 juta per bulan tersebut? Jawabannya jelas: Anda dan suami Anda. Bagaimana kabarnya Rp 20 juta yang Anda punya? Nganggur. Lho, kok nganggur? Ya jelas nganggur, wong cuma ditaruh di tabungan. Bunganya toh nggak seberapa.&lt;br /&gt;Kalau Anda kreatif, Anda bisa memiliki penghasilan tambahan dengan memproduktifkan sebagian dari Rp 20 juta yang Anda punya tadi. Sebagai contoh, Anda bisa memakai Rp 10 juta saja dari uang tersebut untuk Anda investasikan dan mendapatkan penghasilan tambahan yang baru, sama ibaratnya seperti kalau Anda punya anggota keluarga yang ikut bekerja menyumbang penghasilan kepada keluarga.&lt;br /&gt;Masalahnya sekarang, bagaimana menginvestasikan uang tersebut supaya ia bisa menghasilkan pemasukan untuk keluarga Anda? Hanya ada dua jawabannya:&lt;br /&gt;a. Menginvestasikannya ke Usaha&lt;br /&gt;b. Menginvestasikannya ke Produk&lt;br /&gt;Kalau Anda menginvestasikannya ke Usaha, Anda mungkin bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan dari situ. Untuk awalnya, sambil tetap Anda melakukan pekerjaan Anda yang utama, Anda bisa menjalankan usaha tersebut dengan mengajak - katakan - anggota keluarga Anda. Lama kelamaan, setelah beberapa bulan misalnya, Anda bisa menyerahkan sepenuhnya pengelolaan usaha tersebut kepada anggota keluarga Anda, sementara Anda tetap bekerja di pekerjaan awal Anda. Dengan demikian, saat ini bukan hanya Anda yang cari uang, tapi juga uang Anda bisa 'digerakkan' untuk cari uang juga. Walaupun mungkin pada awalnya ia tetap butuh bantuan Anda untuk bisa 'digerakkan'.&lt;br /&gt;Selain ke usaha, Anda juga bisa menginvestasikan uang Anda ke produk. Di sini, hasil yang Anda dapatkan mungkin lebih kecil daripada kalau Anda melakukan investasi ke usaha. Tapi, usaha awal yang Anda lakukan untuk menggerakkan uang tersebut untuk mencari uang lagi akan lebih ringan dibanding kalau Anda melakukannya lewat membuka usaha. Umumnya, produk-produk yang bisa Anda pilih untuk bisa membuat uang Anda bekerja mencari uang lagi adalah produk-produk yang minimal bisa memberikan hasil sebesar deposito. Tentunya, kalau Anda bisa mencari produk lain yang memberikan hasil lebih besar akan lebih bagus.&lt;br /&gt;Jadi sekali lagi Bapak Ibu, kalau saat ini cuma Anda dan suami Anda yang bekerja cari uang, mulai sekarang jangan lagi ada anggapan bahwa cuma Anda berdua yang bisa bekerja mendapatkan uang. Tapi juga uang Anda bisa 'digerakkan' untuk mendapatkan uang lagi. Kalau Anda terus yang harus bekerja untuk cari uang, capek dong Bu! Jadi, jangan biarkan cuma Anda sendiri yang bekerja cari uang. Libatkan juga uang Anda untuk bisa cari uang juga. Bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2847288168451626604?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2847288168451626604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2847288168451626604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2847288168451626604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2847288168451626604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/banyak-diantara-anda-dari-dulu-hingga.html' title=''/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-1339751029459061424</id><published>2008-06-27T07:24:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T19:04:16.549-07:00</updated><title type='text'>Pemakain Komputer Yang Nyaman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT5lHpOwVI/AAAAAAAAAAg/RpdPHuUdDto/s1600-h/computer7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT5lHpOwVI/AAAAAAAAAAg/RpdPHuUdDto/s200/computer7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216568684504334674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komputer, Ergonomi dan Kesehatan Kerja&lt;br /&gt;Kehidupan berkomputer kita saat ini tentunya sudah jauh berbeda dibandingkan dengan 7 hingga 10 tahun yang lalu di mana populasi kepemilikan komputer masih belum setinggi ini. Bila kita lihat saat ini, hampir semua aspek pekerjaan baik di sektor bisnis &amp;amp; perkantoran maupun industri dan manufaktur telah memanfaatkan dukungan teknologi dan perangkat komputer dengan karakteristiknya masing-masing. Nilai tambah berupa efisiensi, kemudahan, kecepatan, ketersediaan dan validitas yang mendorong kita untuk seakan semakin berlomba memanfaatkan teknologi komputer dalam berbadai aspek kehidupan termasuk juga entertainment atau hiburan dan edukasi.&lt;br /&gt;Di sisi industri komputer atau IT sendiri, pengkajian dan pengembangan teknologi terus dilakukan untuk menghasilkan teknologi yang semakin powerfull, mudah digunakan, kaya fitur, dan ekonomis. Dengan kecepatan perubahan teknologi, menjadikan kita seolah-olah tidak akan pernah mendapatkan perangkat yang bisa disebut teknologi “terbaru”, karena ketika kita beli ketika itu pula telah muncul teknologi yang lebih baru lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk waktu-waktu mendatang, “keakraban” kita dengan perangkat komputer dipastikan semakin meningkat dan akan menjadi rekan kerja yang tak terpisahkan. Frekuensi dan durasi/ waktu interaksi kita dengan komputer-pun akan semakin bertambah. Frekuensi dan durasi interaksi tentunya ditentukan juga dengan jenis pemakaiannya, pekerjaan atau profesi dari pemakai komputer tersebut. Seorang yang bekerja sebagai typist atau sekretaris misalnya, akan memiliki frekuensi dan durasi pemakaian komputer lebih lama daripada seorang staf penjualan yang hanya memanfaatkan komputer berkala untuk membuat laporan saja. Lebih ekstrim seorang yang memang dalam bekerjanya “harus” menggunakan komputer seperti para programmer / software developer, animator, graphics designer, tentunya frekuensi dan intensitas mereka di depan komputer jauh lebih tinggi. Berdasarkan suatu survey di Amerika baru-baru ini mendapatkan fakta bahwa rata-rata waktu kerja yang digunakan untuk bekerja dengan komputer adalah 5,8 jam per hari atau 69% dari total jam kerja mereka.&lt;br /&gt;Semakin meningkatnya interaksi kita dengan perangkat komputer di satu sisi menggembirakan karena tentunya ada nilai-nilai efisiensi dan efektivitas yang akan kita peroleh, tetapi di sisi lain ada aspek yang membahayakan yang juga akan meningkat dan perlu segera kita antisipasi yaitu : kesehatan kerja. Walaupun kesehatan kerja dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi bagi orang yang memiliki intensitas pemakaian komputer tinggi, komputer menjadi faktor penyebab gangguan kesehatan yang paling tinggi.&lt;br /&gt;Karakteristik gangguan kesehatan yang disebabkan oleh intensitas pemakaian komputer cenderung pada gangguan atau cidera tingkat rendah yang muncul lambat-laun setelah proses salah yang lama dan berulang (repetitif) ketika menggunakan komputer. Walaupun muncul secara evolusif, hasil akhir tetap sama berupa gangguan kesehatan yang serius seperti gangguan saraf, gangguan penglihatan, cidera otot dan pergelangan, dll. Gangguan tersebut rata-rata diakibatkan oleh kurangnya aliran darah serta ketegangan di bagian tubuh tertentu secara terus-menerus dan berulang. Hal ini bisa berlangsung bertahun-tahun sebelum gangguan itu muncul sebagai suatu cidera yang serius.&lt;br /&gt;Apabila anda termasuk seorang yang memiliki intensitas pemaiaian komputer tinggi baik dalam pekerjaan maupun di luar pekerjaan maka sisi kesehatan ini penting untuk anda perhatikan secara serius mulai saat ini. Dan pemakaian komputer tidak harus ketika anda bekerja di kantor, tetapi ketika anda bermain game, browsing internet, memutar film, dll termasuk di dalamnya, sama-sama berpotensi mendapatkan gangguan kesehatan.&lt;br /&gt;Dengan artikel ini saya ingin mengajak para pengguna komputer berpaling sesaat dari hingar-bingar pembahasan di sisi teknologi komputer yang seakan tiada habisnya. Kita perlu mulai menelaah dan mengkaji potensi-potensi gangguan kesehatan yang tidak kita sadari yang mungkin muncul dan mengganggu produktivitas kita.&lt;br /&gt;Karena penting dan seriusnya, maka masalah gangguan kesehatan kerja semakin menjadi perhatian publik dengan menempatkannya sebagai suatu kajian ilmu tersendiri yaitu : ergonomik. Ergonomik adalah suatu ilmu terapan yang mengkaji metode atau pola kerja dan bagaimana meningkatkannya. Ergonomik akan mengkaji dan berusaha mencari kesesuaian antara kondisi fisik pekerja, lingkungan kerja dan jenis aktivitasnya. Hasilnya dapat berupa desain kerja yang lebih baik dari metode kerja, perangkat kerja, tempat kerja, dll. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan ergonomi yang tepat di tempat kerja akan meningkatkan produktivitas kerja hingga 25%. Memang ergonomi sangat luas, karena semua jenis dan bentuk pekerjaan akan membutuhkan ergonomi, demikian pula dengan pekerjaan yang memanfaatkan komputer.&lt;br /&gt;Ergonomi yang baik dan tepat sangatlah penting diterapkan ketika anda menggunakan komputer, untuk menghindari ketidaknyamanan dalma bekerja. Ini artinya bahwa perangkat dan tempat kerja haruslah diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan dan jenis pekerjaan yang anda lakukan. Beberapa panduan berikut akan membantu anda meminimalisir ketidaknyamanan secara fisik yang selanjutnya akan dapat mengakibatkan postur tubuh dan gerakan berulang yang salah dalam bekerja.&lt;br /&gt;Gangguan Kesehatan&lt;br /&gt;Secara garis besar gangguan kesehatan akibat pemakaian komputer yang salah dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu :&lt;br /&gt;• Gangguan pada bagian mata dan kepala&lt;br /&gt;• Gangguan pada lengan dan tangan&lt;br /&gt;• Gangguan pada leher, pundak dan punggung&lt;br /&gt;Gangguan pada bagian mata dan kepala kita sering disebut dengan computer vision syndrome, mulai dari nyeri atau sakit kepala, mata kering dan iritasi, mata lelah, hingga gangguan yanglebih serius dan lebih permanen seperti kemampuan fokus mata menjadi lemah, penglihatan kabur (astigmatisma, myopi, presbyopi), pandangan ganda, hingga disorientasi warna.&lt;br /&gt;Gangguan pada bagian lengan dan telapak tangan mulai dari nyeri pada pergelangan tangan karena gangguan pada otot tendon di bagian pergelangan, nyeri siku, hingga cidera yang lebih serius seperti Carpal Tunnel Syndrome yaitu terjepitnya syaraf di bagian pergelangan yang menyebabkan nyeri di sekujur tangan. Cidera ini harus segera diatasi sebelum terlambat, karena pada stadium lanjut tindakan operasi terpaksa harus dilakukan.&lt;br /&gt;Kelompok gangguan lainnya berupa nyeri pada bagian leher, pundak, punggung dan pinggang. Nyeri di bagian ini sering pula mengakibatkan gangguan nyeri di bagian paha dan betis.&lt;br /&gt;Berkomputer Secara Ergonomis&lt;br /&gt;Berkomputer dengan menerapkan prinsip-prinsip ergonomis merupakan cara jitu dalam menghindari ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti yang dijelaskan di atas. Berikut beberapa panduan cara kerja dan pengaturan tempat maupun perangkat kerja yang akan mampu menghindarkan anda dari ketidaknyamanan berkomputer.&lt;br /&gt;Tempat kerja&lt;br /&gt;Bagaimana anda mengatur elemen atau komponen tempat kerja anda sehingga sesuai dengan kebutuhan merupakan faktor paling penting untuk mendapatkan kondisi kerja yang nyaman. Luangkan waktu beberapa menit sebelum anda berkerja, pikirkan dan tentukan bagaimana layout dan posisi terbaik perangkat kerja anda (komputer, telepon, dll) dan bagaimana tempat kerja anda dapat dimanfaatkan secara efektif. Langkah ini akan dapat menghemat waktu dan tenaga anda dalam menyelesaikan pekerjaan.&lt;br /&gt;Pastikan bahwa :&lt;br /&gt;• Cukup tempat di meja anda untuk menata posisi yang paling nyaman untuk cpu, monitor, keyboard, mouse, printer, penyangga buku, dan piranti lainnya seperti telpon, dll&lt;br /&gt;• Atur meja anda dengan mempertimbangkan bagaimana perangkat itu akan digunakan. Perangkat yang paling sering digunakan seperti mouse dan telepon, tempatkan di posisi yang paling mudah dijangkau.&lt;br /&gt;• Atur pencahayaan ruang kerja anda secara optimal, cahaya yang terlalu kuat mengakibatkan tampilan monitor tidak tajam, cahaya rendah potensi menyebabkan gangguan pada mata anda. Hindari lampu yang menyorot langsung ke monitor karena akan memunculkan pantulan di layar. Usahakan posisi sejajar terhadap jendela, jangan berhadapan atau membelakangi.&lt;br /&gt;• Buku, laporan, atau bahan cetakan lain yang dibutuhkan dalam bekerja dengan komputer sebaiknya diletakkan di dekat monitor. Bisa di bawah atau disampingnya.&lt;br /&gt;Kursi&lt;br /&gt;Kursi salah satu komponen penting di tempat kerja anda. Kursi yang baik akan mampu memberikan postur dan sirkulasi yangbaik dan akan membantu menghindari ketidaknyamanan. Pilih kursi yang nyaman, dapat diatur, dan memiliki penyangga punggung.&lt;br /&gt;Aturlah kursi sebagai berikut sehingga :&lt;br /&gt;• Paha anda dalam posisi horisontal dan punggung bagian bawah atau pinggang anda terdukung. Tanpa ini, punggung dan pinggang anda berpotensi mendapatkan gangguan.&lt;br /&gt;• Bila kursi kurang dapat diatur, bagian bawah punggung dapat dibantu dengan diberi bantal.&lt;br /&gt;• Telapak kaki anda harus dapat menumpu secara rata di lantai ketika duduk dan ketika menggunakan keyboard. Apabila tidak dapat maka kursi anda mungkin terlalu tinggi dan anda dapat manfaatkan penyangga kaki.&lt;br /&gt;Kadang-kadang ubahlah posisi duduk anda selama bekerja karena duduk dalam posisi tetap dalam jangka lama akan mempercepat ketidaknyamanan.&lt;br /&gt;Keyboard&lt;br /&gt;Sebagai perangkat input, perangkat ini mutlak diperlukan dan selalu kita pegang ketika kita bekerja dengan komputer. Untuk pemakaian yang nyaman usahakan dalam posisi sebagai berikut:&lt;br /&gt;• Posisikan keyboard sehingga lengan anda dalam posisi relaks dan nyaman, dan lengan bagian depan dalam posisi horisontal&lt;br /&gt;• Pundak anda dalam posisi relaks tidak tegang dan terangkat ke atas.&lt;br /&gt;• Pergelangan tangan harus lurus, tidak menekuk ke atas atau kebawah.&lt;br /&gt;• Ketika mengetik tangan harus ikut bergeser kekiri kanan sehingga jari tidak dipaksa meraih tombol-tombol yang dimaksud.&lt;br /&gt;• Jangan memukul tombol, tekan tombol secara halussehingga tangan dan jari anda tetap relaks.&lt;br /&gt;• Perimbangkan untuk memanfaatkan keyboard ergonomik yang dirancang untuk dapat diatur sesuai ukuran jari dan posisi lengan.&lt;br /&gt;• Manfaatkan fitur shortcut dan macro untuk melakukan suatu aktivitas di komputer. Misal ; Ctrl+C untuk menyimpan. Shortcut / macro akan mampu mengurangi aktivitas penekanan tombol.&lt;br /&gt;Seperti penjelasan di atas, postur dan posisi yang salah dalam pemakaian keyboard maupun mouse potensi menyebabkan gangguan Carpal Tunnel Syndrome.&lt;br /&gt;Mouse&lt;br /&gt;• Tempatkan mouse dekat dan di permukaan yang sama dengan keyboard sehingga anda dapat meraih dan menggunakannya tanpa harus meregangkan tangan ke posisi yang berbeda&lt;br /&gt;• Pegang mouse secara ringan dan klik dengan tegas. Gerakkan mouse dengan lengan, jangan hanya dengan pergelangan anda. Jangan tumpukan pergelangan atau lengan bagian depan di meja ketika anda menggerakkan mouse&lt;br /&gt;• Untuk jenis rolling-ball mouse ,bersihkan mouse secara periodik karena mouse yang kotor akan mengganggu pergerakan kursor dan menyebabkan pergelangan menjadi tegang.&lt;br /&gt;• Pertimbangkan untuk menggunakan scroll-point mouse, sehingga gerakan scrolling di layar dapat lebih mudah dilakukan.&lt;br /&gt;• Gunakan optical mouse untuk memperoleh gerakan kursor yang lebih presisi. Pekerjaan di bidang Cad/grafis sebaiknya menggunakan mouse jenis ini. Usaha untuk mengarahkan kursor secara presisi akan cenderung meningkatkan ketegangan di otot lengan dan bahu.&lt;br /&gt;Monitor&lt;br /&gt;• Posisi layar monitor sedemikian rupa sehingga dapat meminimalisir pantulan cahaya dari lampu, jendela atau sumber cahaya lainnya. Apabila tidak memungkinkan untuk mengatur posisi layar monitor, pertimbangkan untuk memasang filter di depan layar monitor&lt;br /&gt;• Untuk kenyamanan, atur monitor sehingga mata anda sama tingginya dengan tepi atas layar, sekitar 5-6cm di bawah bagian atas casing monitor. Monitor yang terlalu rendah akan menyebabkan leher dan pundak anda nyeri.&lt;br /&gt;• Atur posisi sehingga jarak anda dan monitor berkisar 50cm – 60 cm. Monitor yagn terlalu dekat mengakibatkan mata anda tegang, cepat lelah, dan potensi gangguan penglihatan&lt;br /&gt;• Posisi monitor tepat lurus di depan anda, jangan sampai memaksa kepala anda menoleh untuk melihat layar.&lt;br /&gt;• Sedikit tengadahkan monitor sehingga bagian atas monitor sedikit kebelakang.&lt;br /&gt;• Atur level brightness dan contrast monitor senyaman mungkin. Jangan terlalu redup jangan terlalu terang. Ketika kondisi cahaya di ruang anda berubah, sesuaikan lagi brightness dan contrast monitor&lt;br /&gt;• Bersihkan layar monitor secara periodik. Layar yang kotor akan menimbulkan efek pantulan dan tampilan buram.&lt;br /&gt;• Apabila anda mengalami kesulitan untuk melihat tampilan layar dengan jarak 50-60 cm, coba besarkan tampilan atau resolusi layar. Apabila resolusi 1024x768 terlalu kecil, ubah ke 800x600. Juga atur warna dan ukuran font apabila perlu&lt;br /&gt;Cara Berkomputer&lt;br /&gt;• Variasilah dalam bekerja dan istirahat atau break secara periodik. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan kelelahan dan ketidaknyamanan. Ikuti aturan 20/20/20, yaitu : setiap 20 menit bekerja, break selama 20 detik, dengan alihkan pandangan ke jarak ± 6m&lt;br /&gt;• Mengambil napas merupakan fungsi yang otomatis, tetapi ketika kita berkonsentrasi di depan layar monitor cenderung sering menahan napas, terlebih apabila pekerjaan kita diburu waktu. Ambil beberapa detik untuk menarik napas panjang.&lt;br /&gt;• Jangan lupa kedipkan mata anda saat memandang layar komputer. Ketika memandang layar monitor, kita cenderung akan lebih jarang berkedip daripada ketika kita bekerja dalam jarak dekat lainnya , misal : menulis surat di kertas, dll. Berkediplah dengan dengan penuh dan sering. Bisa dipertimbangkan juga untuk memasang reminder atau pengingat di layar.&lt;br /&gt;• Jangan lupa untuk memeriksakan mata anda secara rutin, ukurlah jarak pandang anda dan lakukan konsultasi ke dokter mata anda&lt;br /&gt;Kebisingan dan Radiasi&lt;br /&gt;Perangkat komputer merupakan perangkat elektronis yang telah didesain untuk digunakan di lingkungan perkantoran yang tenang (quiet office environtment). Standar kebisingan yang aman untuk pemakaian perangkat elektronik adalah 40-45 dB di jarak 1 m dari sumber. Untuk perangkat komputer saat ini, sumber kebisingan utama lebih pada CPU. Di waktu lalu, monitor CRT memegang peran penting sebagai sumber kebisingan, tetapi saat ini monitor hadir dengan sweep rate frekeuensi tinggi (30 Khz atau lebih) hingga monitor LCD yang lebih tenang dan ramah. Kebisingan dari CPU sebagian besar disebabkan suara colling fan baik cooling fan power unit, processor, display adapter dan piringan harddisk.&lt;br /&gt;Langkah antisipasi tentunya adalah pemilihan perangkat yang memenuhi standar kebisingan yang ditetapkan. Khususnya untuk perangkat CPU rakitan, perlu dicermati aspek ini. Untuk perangkat yang telah kita miliki, dapat dipertimbangkan untuk menata letak CPU sehingga dapat mengurangi tingkat kebisingannya.&lt;br /&gt;Radiasi dari perangkat komputer lebih pada komponen VDT atau Visual Display Terminal dalam hal ini monitor. Seperti halnya televisi, radasi berupa gelombang elektromagnetik dihasilkan dari monitor, dari bagian CRT (Cathode ray tubes) dan komponen elektronis lainnya. Tetapi berdasarkan riset, kontribusi radiasi baik jenis ionizing maupun no-ionizing dari pemakaian perangkat VDT (monitor) selama rata-rata 8 jam/hari sangatlah kecil dibandingkan dengan kontribusi radiasi dari consumer product lainnya (reff:www.lenovo.com).&lt;br /&gt;Karena telah ditetapkannya standar internasional untuk emisi radiasi yang aman, maka pemilihan perangkat komputer harus memperhatikan apakah telah mengikuti dan sesuai dengan standar radiasi yang berlaku, khususnya untuk perangkat monitor.&lt;br /&gt;Sekali lagi, masalah kesehatan berkomputer saat ini masih kurang atau belum mendapat perhatian dari para pengguna komputer. Kita masih terlalu asyik pada tahapan bagaimana memiliki perangkat komputer, bagaimana memanfaatkan komputer, apa teknologi tercanggih yang harus dimiliki, dll. Apabila kesadaran ini tidak segera digugah dan dimunculkan, maka di kurun waktu 3 – 5 tahun kedepan dampaknya pasti akan dirasakan oleh para pengguna komputer termasuk kita. Dan yang perlu kita beri perhatian khusus adalah anak-anak dan para remaja yang saat ini semakin akrab dengan komputer. Kesadaran berkomputer secara sehat akan menghindarkan mereka dari keharusan menggunakan kacamata secara dini, kelainan pada postur tubuh, cidera berkepanjangan, dll&lt;br /&gt;Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-1339751029459061424?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/1339751029459061424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=1339751029459061424' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1339751029459061424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/1339751029459061424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/pemakain-komputer-yang-nyaman.html' title='Pemakain Komputer Yang Nyaman'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGT5lHpOwVI/AAAAAAAAAAg/RpdPHuUdDto/s72-c/computer7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-2446754787214793856</id><published>2008-06-26T20:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T19:04:56.435-07:00</updated><title type='text'>Permainan Lucu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGRknLQI0vI/AAAAAAAAAAU/PmvSFWxXMJ4/s1600-h/laugh-baby.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGRknLQI0vI/AAAAAAAAAAU/PmvSFWxXMJ4/s200/laugh-baby.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216404892600029938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Psikotest dari Jepang.... you'll be surprised&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dear all, untuk mencairkan sedikit suasana di forum ini (Habis kebanyakan topik yg berat2 )  maka, gw posting psikotest dari Jepang yg di terjemahin ke Bahasa Indonesia, coba deh di isi sebentar, hasilnya cukup fun loh... kebetulan hasilnya juga banyak yang bener pas gw coba, bagaimana dengan anda ? Janji jangan lihat jawabannya ya, .. dan jangan kelamaan mikirnya, cukup tulis yg pertama terlintas dibenak anda. That's the whole point...here it goes :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama siapkan bolpen dan kertas.&lt;br /&gt;Waktu memilih nama, anda harus memilih orang&lt;br /&gt;yang anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir,&lt;br /&gt;tulislah apa yang ada di kepala anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;INGAT : Maju satu paragraf per paragraf...&lt;br /&gt;Kalau anda membaca kelanjutannya, Permohonan&lt;br /&gt;anda tidak akan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas dikertas anda secaravertikal(atas ke bawah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.. Tulis angka yang paling kamu senang (antara 1-11) disebelah angka No.1 dan 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang kamu&lt;br /&gt;kenal, masing-masing di No.3 dan No.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.. Tulis 3 nama orang yang kamu kenal di No.4, 5,&lt;br /&gt;dan 6. Disini kamu boleh menulis nama orang di&lt;br /&gt;keluarga, teman, kenalan. Siapapun OK. Cumaharus yang kamu kenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.. Di no.8, 9, 10 dan 11 kamu tulis nama judul&lt;br /&gt;lagu yang berbeda-beda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.. Terakhir, tulis kamu punya permohonan.&lt;br /&gt;(Kamu minta permohonan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah???...... kalau sudah semua, coba lihat dibawah hasilnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN HASILNYA ADALAH .... :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.. Anda harus memberitahu ke orang yang anda&lt;br /&gt;tulis di No. 7 tentang psi kotest ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.. Orang yang anda tulis di No.3 adalah orang&lt;br /&gt;yang kamu cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.. Orang yang anda tulis di No.7 adalah orang&lt;br /&gt;yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.. Orang yang anda tulis di No.4 adalah orang&lt;br /&gt;yang anda rasa paling penting bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.. Orang yang anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti tentang anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.. Orang yang anda tulis di No. 6 adalah orang&lt;br /&gt;yang membawa keberuntungan pada anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.. Lagu yang anda tulis di no. 8 adalah lagu yang&lt;br /&gt;ditujukan untuk orang No.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.. Lagu yang anda tulis di no.9 adalah lagu yang&lt;br /&gt;ditujukan untuk orangNo.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.. Lagu yang anda tulis di no.10 adalah lagu yang&lt;br /&gt;melukiskan apa yang ada di hati anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.. Terakhir, lagu yang anda tulis di No.11 adalah&lt;br /&gt;agu yang melukiskan hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANA APAKAH CUKUP JITU ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-2446754787214793856?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/2446754787214793856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=2446754787214793856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2446754787214793856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/2446754787214793856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/permainan-lucu_26.html' title='Permainan Lucu'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_-BJU_lCfDaI/SGRknLQI0vI/AAAAAAAAAAU/PmvSFWxXMJ4/s72-c/laugh-baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9189324089537336670.post-5841030668599779194</id><published>2008-06-26T20:16:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T19:11:56.578-07:00</updated><title type='text'>“Mimpi Indah” Pendidikan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di setiap tahun, tepatnya di setiap tanggal 2 mei, bangsa ini terlebih khususnya bagi yang peduli dengan yang namanya pendidikan selalu memperingati yang namanya Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), rasanya di sini kita perlu kembali merenung, apakah selama ini arti penting pendidikan masih terpancang kuat atau justru telah tergeser jauh ?….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut muncul karena dalam realitas empiris sangat tampak fenomena pengembangan pendidikan yang paradok. Di satu sisi, memang tampak upaya keras untuk memajukan pendidikan dengan menerapkan sistem yang dipandang representatif dan mutakhir. Namun, di sisi lain, secara tersadari atau tidak, tampak juga pengingkaran terhadap semangat pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kilas historis, pemikiran pendidikan yang dulu pernah dilontarkan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara tampaknya kini semakin pudar. Misalnya saja, generasi kita kini sepertinya semakin asing dengan satu pemikiran tokoh itu, yakni ing ngarsa sung tuladha, ing madya mbangun kersa, tut wuri handayani. Padahal, di dalam untaian kata tersebut tersirat nilai kebijaksanaan pendidikan yang tak hanya berarti kepandaian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mangunwijaya juga pernah menyatakan, pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memerdekakan manusia. Ada juga yang menyatakan bahwa pendidikan bertujuan mendewasakan, menghasilkan manusia sebagai agent of change. Tentu masih banyak pemikiran bijak pendidikan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, berbagai pemikiran tentang pendidikan itu tampaknya belum cukup kuat untuk menghadang arus besar yang memosisikan pendidikan sekadar sebagai wahana guna mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan uang. Akibatnya, indikator keberhasilan pendidikan yang digunakan kemudian hanyalah indikator hasil dan mengabaikan indikator proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah tes, misalnya, jika jawaban terakhirnya salah, hasilnya salah semua dan tidak dapat nilai, tak peduli bagaimana prosesnya. Padahal, ada proses yang seharusnya juga dihargai dalam penilaian. Mengapa proses? Sebab, dalam proses, dapat diketahui kemampuan konkret proses-proses menjadi (becoming). Contohnya, tentu menjadi sulit saat guru tak diberi otonomi dalam penilaian siswa. Padahal, gurulah yang senyatanya sehari-hari mengetahui tingkat kemajuan siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pro-kontra atas pelaksanaan ujian nasional (UN) juga masih berlangsung. Sementara itu, penilaian benar-salah dengan teknologi komputer masih mendominasi sehingga menghilangkan peran guru dalam melaksanakan penilaian utuh kepada siswanya. Penilaian dengan komputerisasi memang praktis, tapi sekaligus membuat guru tak dapat melihat sisi-sisi kemanusiaan siswa dalam proses pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, pendidikan bukan hanya perkara bisa atau tidak, benar atau salah. Tidak hanya sebatas itu, pendidikan harus dapat membina dan menghasilkan manusia unggul (man of excellent) yang tidak hilang kemanusiaannya. Yakni, manusia yang pintar, kreatif, inovatif, dan bijak. Dengan kata lain, pendidikan holistik (holistic education). Pendidikan holistik tersebut menuntut pertimbangan perkembangan psikologi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang ideal tentu saja tidak instan, melainkan yang proses pendidikannya sesuai dengan perkembangan psikologinya. Misalnya, anak yang sejak kecil terjejali oleh pelajaran yang tak sesuai dengan perkembangan kepribadiannya bisa mengalami dampak traumatik. Itu dapat membuat anak antipati untuk menempuh pendidikan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu anak yang setiap hari terbebani penuh untuk belajar dan les-les dapat menghilangkan kesempatan anak dalam mengalami dan menikmati masa kanak-kanaknya. Karena itu, perlu dipikirkan manajemen pendidikan anak yang humanis sehingga mereka enjoy dan menikmati proses pendidikan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat pendidikan memanusia adalah pendidikan yang mencerdaskan dan membijaksanakan. Pendidikan yang menjadikan anak pintar sekaligus memiliki personality baik. Pendidikan yang memberikan kesempatan secara proporsional untuk bertumbuh-kembangnya kemanusiaan anak. Karena itu, proses internalisasi primer dan sekunder yang pasti dialami oleh setiap anak manusia juga harus dilalui dengan wajar dalam pendidikan tersebut dan jangan sampai terjadi secara tak wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakwajaran yang terjadi dalam proses pendidikan mungkin dapat menghasilkan manusia-manusia pintar. Tapi, hal tersebut akan melenyapkan keberadaan dirinya sebagai manusia yang memanusia. Jika bangsa ini semakin dipenuhi dengan individu-individu pintar namun tak memanusia, tak memiliki personality baik, tak memiliki jiwa kebangsaan, dan seterusnya, pendidikan tak akan mampu membangun peradaban bangsa yang baik juga. Itu hanya akan terhenti sebagai artefak cita-cita utopis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengingat lagi pemikiran para tokoh pendidikan seperti Dewantara, Freire, dan Mangunwijaya, aspek pendidikan jelas memberikan sumbangsih terbesar bagi terbangunnya peradaban sebuah bangsa (nation). Tak ada satu pun bangsa beradab di dunia yang dibangun tanpa pendidikan bangsanya. Tak ada bangsa maju di dunia yang mengabaikan peningkatan pendidikannya. Setiap bangsa maju pasti ditopang oleh pendidikan berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jika sebuah bangsa kurang memperhatikan peningkatan pendidikan, bangsa tersebut pasti terbelakang. Dengan demikian, peningkatan pendidikan menjadi harga mutlak. Dalam bangsa, kita memang harus senantiasa mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan, baik secara top-down maupun bottom-up.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9189324089537336670-5841030668599779194?l=dunia-inspirasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/feeds/5841030668599779194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9189324089537336670&amp;postID=5841030668599779194' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5841030668599779194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9189324089537336670/posts/default/5841030668599779194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-inspirasi.blogspot.com/2008/06/mimpi-indah-pendidikan-indonesia.html' title='“Mimpi Indah” Pendidikan Indonesia'/><author><name>Keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06440797694620099278</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
